
Pagi ini jam 9 di rumah Naya..
Semilir angin membuat daun-daun menari pelan. Ada beberapa kupu-kupu yang menari nari di atas bunga,, mencari bunga mana yang akan di hisap madunya. 😅
"Bun,," Ucap ku seraya duduk di teras rumah bersama dengan bunda sambil membawa sisir dan ponsel.
"Kenapa?" Tanya bunda, saat aku menyodorkan sisir pada bunda.
"Hehehe, sisirin terus kepangin bun." kata ku sambil nyengir kuda.
"Udah gede, udah kerja, udah bisa nyari duit sendiri, masiiiiih aja minta di sisirin, minta di kepangin pula. Kamu Nay, Nay.." Gerutu bunda,, tapi tangannya tetap memainkan sisir di rambut panjangku.
Selesai menyisirkan rambut panjang Naya dengan susah payah karna rada keket,, bunda pun langsung mengepang rambut panjang Naya.
"Kepang 1 aja bun..
"Iya bawel.. sambil mencubit pipi kanan Naya.
"Bun, Novi udah kerja apa belum ya?" Tanya ku sambil memainkan ponsel.
"Kayanya belum Nay. Kemare sore bunda ketemu sama mpok Ecih,,"
Mpok Ecih itu, ibunya Novi.
"Minta di cariin kerjaan sama kamu buat Novi malah Nay."
"Ooooooo..
"Ya uda deh, nanti abis ini Nay mau kerumah Novi."
Ting,, notifikasi pesan dari ponsel Naya.
💌 Surya
Kamu lagi apa?
💌 Naya
Lagi di kepang sama bunda. Nanti aku mau maen.
💌 Surya
Maen kemana?
💌 Naya
Rumah Novi temen sekolah dulu.
💌 Surya
Novi itu cewek apa cowok? 🙄
💌 Naya
Ya cewek lah.
"Siapa Nay yang ngirim pesan?"
"Surya bun,,
"Surya tumben ga maen Nay?
"Kan Nay pulangnya malam bun.
💌 Surya
Aku dapet panggilan kerja.
💌 Naya
Alhamdulillah, yang di jayen itu yank?
💌 Surya
Iya.
💌 Naya
Kamu seneng dong yank? Jadi apaan yank di Jayen,?
💌 Surya
Seneng tapi sedih.. Cleaning servis.
__ADS_1
💌 Naya
Sedih kenapa?
💌 Surya
Makin susah ketemu kamu.
💌 Naya
Kan aku kalo malam kerja, belom pulang.
Nanti kalo masalah ketemu, kita atur lagi. cari waktu yang kamu sama aku senggang.
Naya menghampiri bunda yang lagi berada di dalam rumah.
"Buuun, bunda dimana?" Teriak Naya saat melihat bunda tidak ada di kamarnya.
"Bunda lagi di kamar mandi Nay.." Teriak bunda dari dalam kamar mandi.
Setelah tahu keberadaan bunda, Naya langsung melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk menghampiri bunda.
Terlihat bunda baru keluar dari kamar mandi dengan wajah yang masih basah dengan air.
"Bunda abis ngapain?" Tanya Naya.
"Cuci muka..
"Bun, Nay mau kerumah Novi dulu ya..?"
"Iya Nay..
Bunda dan Naya berjalan beriringan, kalo bunda mau nemenin Apri yang lagi nonton kartun Ben 10, sedang Naya mau keluar karena ingin kerumah Novi.
"Kakak mau mana,? Tanya Apri yang melihat Naya ketika melewati kamar bunda.
"Mau kerumah temen..
"Apri mau ikut,," Ucapnya dengan semangat 45.
"Apri di rumah aja sini sama bunda." Bujuk bunda.
"Gak mau, mau sama Nay."
Akhirnya pagi itu Apri menemani Naya berjalan untuk menuju ke rumah Novi.
*****
"Assalamualaikum,, Novi.." Ucap Naya saat sampai di depan pintu berwarna coklat tua, rumah Novi.
"Waalaikum salam,," Jawaban dari dalam rumah.
Ceklek..
Pintu di buka oleh pemilik rumah, muncul ibunya Novi dari balik pintu yang dibuka.
"Naya ya?" Ucap ibu Ecih berusaha menebak namaku.
"Iya bu. Novi'nya ada bu?" Ucapku sambil mencium punggung tangan kanan ibu Ecih.
"Ada itu di kamar, tar ibu panggil dulu y..
Ibu Ecih pun langsung masuk ke dalam rumah guna memanggil Novi untuk memberi tahu ada Naya di luar.
Naya mengajak Apri untuk duduk di bangku kayu coklat, yang ada di pekarangan rumah Novi. Terasa sejuk dengan adanya pohon jambu air yang rindang dengan buah yang lebat.
"Kakak Apri mau itu,," Tunjuk Apri pada buah jambu air yang terdapat di pekarangan rumah Novi.
"Tar ya,, kita izin dulu sama yang punya pohon.." Ucap Naya.
"Yang punya pohon siapa kakak,,?"
"Gak tau si,, hehehe" Ucap ku sambil menggaruk belakang kepala yang tidak gatel.
"Udah lama Nay?" Kata Novi.
Novi berjalan menghampiri Naya dan Apri yang lagi duduk di bangku coklat yang ada di pekarangan rumah Novi.
"Kamu udah kerja ya Nay..?" Tanya Novi saat sudah duduk di bangku.
"Iya udah..
"Kakak mau,,," Rengek Apri pada Naya.
__ADS_1
"Apri mau apa Nay?" Tanya Novi pada Naya.
Belum juga di jawab pertanyaan Novi. Apri langsung menunjukkan jari telunjuk kanannya ke arah jambu air yang ada di atas pohon.
Tanpa banyak tanya lagi, Novi langsung berjalan ke arah rumahnya, dan kembali lagi dengan tangan kanan sudah membawa bambu panjang (galah).
Novi langsung mengarahkan galah itu ke arah jambu air yang berwarna merah merona,,
Apri yang melihatnya, langsung mengekor di belakang Novi.
"Apri jangan di belakang kakak Novi, Apri tunggu di situ aja,," ujar Novi sambil menunjuk sisi lain.
Apri pun langsung menurut..
"Horeee, Apri punya.." Ucap Apri sambil bertepuk tangan girang sambil meloncat loncat saat Novi berhasil memetik buah jambu air.
Novi langsung memberikan jambu air yang tadi ia dapat pada Apri.
Apri pun langsung menerimanya dengan senang hati.
"Kakak,,
"Iya, sini.." Naya langsung membersihkan jambu air dari semut yang ada dan membelah menjadi 2, membuang biji kecil yang ada di dalam jambu air.
Apri langsung memakan buah jambu air dengan lahap.
"Ini Nay,, nanti di bawa pulang aja sekalian.." Ucap Novi sambil menyerahkan sekantong kresek plastik hitam berisi jambu air yang ia petik.
"Banyak amat Nov,," Naya menerima kantong plastik yang di berikan Novi.
"Iya, nanti sekalian buat bunda.."
"Oh iya Nov, mau kerja gak?" Tanya Naya.
"Ya mau lah,, kerja dimana Nay?" Ucap Novi sambil menyimpan kembali galah yang tadi di gunakan untuk memetik jambu air.
"Kerja di sektor 9, di tempat aku Nov. Tapi pulangnya malam."
"Emang Naya kerja apaan?" Tanya Novi lagi.
"Waitres di Dapur Bebek.. Yang ada di belakang McDonald's itu loh Nov.
"Novi kesana kapan Nay? Bawa lamaran gak Nay?" Tanya Novi antusias.
"Tar jam 3 sore Novi kesana, soalnya resto baru buka jam 4, jadi kita priper dulu. Bawa lamaran Nov.. Nanti pake kemeja putih sama celana hitam bahan ya,, sama pake harnet buat rambut." Naya pun menjelaskan panjang lebar pada Novi.
"Kemeja putih,, Novi gak punya Nay." Kata Novi tak bersemangat.
"Kemeja putih yang waktu kita sekola Nov. Pake itu aja, bet sekolahnya di lepas pake silet kalo gak gunting." Usul Naya.
"Kakak pulang.." Rengek Apri sambil menarik tangan kanan Naya.
"Ya udah Nov, makasih jambu air'nya ya.. Jangan lupa nanti datang ya..!" Ucap Naya.
"Takut Novi gak di terima kerja nih Nay." Kata Novi ragu.
"Di coba aja dulu Nov. Kalo belum di coba, mana tau hasilnya. Kayanya lagi butuh karyawan banyak Nov." Naya menyemangati Novi.
"Ya deh. Sampe ketemu nanti sore ya Nay."
"Oke, salam buat ibu ya.." Kata Naya.
"Ayoooo kakak pulang..." Rengek Apri lagi.
"Iya Apri,, ayo pulang.." Sambil menggendong tubuh mungil Apri.
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
bersambung.......
maaf yaa baru update 😊😊😊
terima kasih sudah mau mampir untuk membaca karya receh author,,
ayo mohon 🙏🏻🙏🏻🙏🏻 dukung author 😊😊
dengan....
----> 👍 like
------> komen
-------> vote, karya receh author
__ADS_1
------> tambahkan ke daftar favorit ♥️ biar gak ketinggalan cerita'nya.