
Pukul 16.35 WIB
Brifing awal sebelum melakukan aktivitas, kebetulan resto masih sepi.
"Angga, kamu bagian jus. Untuk cara penyajian sudah di beri tahu kan kemarin sama Bu Leni?" tanya Pak Aziz.
Sebelumnya kemarin itu Angga sudah di ajarin sama Bu boss, Bu Leni untuk takaran simple syrup (air gula), dan buah yang akan di buat jus.
"Iya Pak, sudah." jawab Angga.
"Apa ada yang kamu tidak mengerti?" tanya Pak Aziz.
"Untuk jus alpukat, apa harus pake susu kental manis coklat Pak?" tanya Angga.
"Kalo untuk soal itu, biasanya tergantung dari selera customer itu sendiri, Angga." jawab Pak Aziz, "Tohir, untuk saat ini kamu harus bisa buat bebek dan ayam asap. Kalo ada yang tidak di mengerti, kamu langsung tanya aja sama A Awan." kata Pak Aziz lagi.
"Iya, Pak." jawab Tohir.
"Bu Rani, ada yang mau di tambahkan?" tanya Pak Aziz.
"Jika ada teman kalian yang mau kerja, boleh di ajak ya sekalian. Resto masih membuka kesempatan untuk yang ingin melamar kerja." kata Pak Aziz.
"Cewek apa cowok Pak?" tanya Angga.
"Cewek atau pun cowok, boleh. Nanti lamaran nya boleh di serahin ke Bapak atau Bu Rani ya! Lebih bagusnya lagi, anak yang mau melamar kerja datang sendiri menyerahkan lamaran kerja, biar bisa langsung di interview. ucap Pak Aziz.
Lagi sedang asik di brifing, ada dua orang bapak-bapak yang sedang menaiki sepedah berhenti di depan pagar pembatas resto. Bapak yang berbaju merah berkumis, sedangkan bapak yang satunya lagi botak dengan baju hitam
"Permisi Pak, udah di buka atau belum ya restonya?" tanya si bapak berbaju merah yang masih duduk di atas sepedahnya.
"Sudah pak," jawab Pak Aziz.
Setelah memastikan resto sudah di buka, para pesepedah itu pun langsung turun dari sepedah yang tadi mereka kendarai.
"Ayo semuanya bangun, kita mulai aktivitas. Inget bagian masing-masing." kata Pak Aziz menyudahi brifing sore itu.
Setelah acara brifing selesei, kami pun langsung berjalan menuju bagian kami masing-masing.
Mulai dari A Awan dan Tohir yang berjalan menuju tempat pengasapan, yang berada di belakang resto.
Sedangkan Angga dan Ipul berjalan ke arah dapur.
Ka Tika dan Bu Rani berjalan ke arah kasir.
"Fi, kamu yang maju. Sekalian kasih contoh buat Novi." perintah Pak Aziz.
"Beres, Pak." ucap Fifi dengan semangat 45.
Fifi berjalan menghampiri dua orang bapak-bapak pesepedah tadi, yang saat ini sudah duduk di meja nomor 15.
Sebelum di brifing, tadi sudah di arah kan oleh Pak Aziz, jika buku menu tetap di letakkan si atas meja. Lebih efisien dalam pelayanan, jadi waitres gak perlu lagi tuh yang namanya bolak balik cuma buat ambil buku menu yang di letakkan di meja panjang.
Baru saja Fifi berdiri di depan meja 15, dengan sigap memegang buku kecil dan pulpen untuk mencatat setiap pesanan, Bapak berbaju hitam angkat suara..
"Mbak, bebek asap ini apa ya?" tanyanya. Sambil memperhatikan setiap menu yang ada di dalam buku menu.
"Bebek yang di asapi Pak, dengan tambahan bumbu asap. Pokonya enak deh Pak." kata Fifi menjelaskan.
__ADS_1
"Daging bebeknya alot gak nih, Mbak?" tanya si bapak yang berbaju merah sambil memainkan kumis tebalnya.
"Daging bebek disini empuk kok Pak, karena sudah melewati proses ungkep selama 3 jam." jawab Fifi dengan gaya centilnya.
"Saya mau coba dong bebek asap paha ya, Mbak." ujar si Bapak berbaju merah.
"Kalo saya, bebek goreng dada aja deh Mbak." kata Bapak berbaju hitam.
"Sambil di perhatikan ya Nov, cara Fifi menawarkan makanan." kata Pak Aziz.
"Iya Pak, ini juga lagi di perhatiin." ucap Novi.
Sambil mengikuti arahan Pak Aziz 'perhatikan' . Naya dan Novi berdiri di depan meja kasir. Sambil memperhatikan Fifi yang sedang menawarkan apa yang akan di pesan dari dua orang bapak-bapak pesepedah.
"Pake nasi gak nih, Pak?" tanya Fifi.
"Pake lah, Mbak." kata Bapak berbaju merah.
"Untuk minumnya apa nih Pak?" tanya Fifi.
"Es teh manis." kata Bapak berbaju merah.
"Kalo saya teh tawar panas." kata Bapak berbaju hitam.
"Untuk cemilan nya gak nih Pak ?" tanya Fifi.
"Cumi tepung, boleh tuh Mbak." ucap Bapak berbaju hitam.
"Ada lagi Pak, pesenan nya?" tanya Fifi memastikan.
"Udah itu aja, Mbak." kata Bapak berbaju merah.
"Saya ulangi dulu pesanannya ya Pak." Fifi pun menyebutkan lagi setiap pesanan yang tadi di ucapkan oleh si Bapak.
" 1 bebek asap paha, 1 bebek goreng dada, 2 porsi nasi, 1 porsi cumi tepung, 1 es teh manis, 1 teh tawar panas. Itu aja ya Pak pesanannya?" tanya Fifi memastikan..
"Iya udah, itu aja Mbak." kata bapak berbaju hitam tidak sabaran.
"Di tunggu pesanannya y, Pak." kata Fifi dan berlalu pergi meninggalkan ke dua bapak-bapak pesepedah.
"Ini ka." kata Fifi menyerahkan kertas catatan pada ka Tika.
Ka Tika pun langsung mengambil kertas catatan dan menempel nya pada ciler bagian belakang.
"Order ya. Makan disini. 1 bebek asap paha, 1 bebek goreng dada, 2 porsi nasi, 1 es teh manis, 1 teh tawar panas, 1 porsi cumi tepung." kata ka Tika.
A Awan langsung mengajari Tohir untuk mengasapkan bebek asap bagian paha, pesenan si bapak.
Ipul langsung mengambil potongan bebek goreng dada yang sudah tidak beku lagi, karena sudah di diamkan di atas lemari pendingin, hingga kini Ipul hanya perlu menungguu minyak gorengnya panas.
Sedangkan Angga langsung menyajikan segelas teh tawar panas dan segelas es teh manis.
Pak Aziz sendiri, langsung membantu membuatkan cumi tepung.
Angga yang hanya membuat minuman yang tidak terlalu ribet, langsung menaruh dua gelas yang sudah selesai di buat ke atas meja panjang.
"Ka, minuman udah beres." seru Angga.
__ADS_1
Ka Tika langsung memindahkan dua gelas ke dalam nampan, "Nov, kamu yang antar ini minuman ya!!!" perintah ka Tika.
Novi pun langsung mengambil nampan yang berisi dua gelas minuman yang berbeda suhu, yang satu bersuhu panas, dan yang satunya bersuhu dingin.
"Angga, sini perhatiin Bapak cara buat cumi tepung." kata Pak Aziz.
Angga pun langsung menuruti perintah dari supervisor nya itu.
Pak Aziz langsung mengarahkan Angga, dan mengajari Angga dari tahap ke tahap hingga sampai pada masa menggoreng cumi tepung.
.
.
bersambung.........
.
.
terima kasih sudah mampir untuk membaca karya receh author 😊😊😊😊
.
.
.
.
ayo mohon 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻 dukung karya receh author 😊😊 dengan cara...
*
*
--------> like 👍👍
*
*
------> komen ✍️✍️
*
*
--------> vote 🌹🌹🌹🌹
*
*
----------> ⭐⭐⭐⭐⭐
*
__ADS_1
*
-----------> jangan lupa untuk menambahkan karya receh author ke dalam list ♥️ favorit kalian,,,, biar gak ketinggalan cerita selanjutnya