
...â â â ...
"Coba masuk situ, yuk!" seru Naya.
Naya dan Surya memasuki toko aksesoris, di sana Naya melihat-lihat dengan tangan yang masih dalam genggaman Surya.
Sedangkan tangan yang satunya, Surya gunakan untuk menenteng plastik yang berisi buku novel.
Naya berpindah- pindah, mulai dari melirik jepit rambut, ikat rambut, gelang, cincin, kalung, bando, hendset, gantungan kunci serta yang lainnya.
Naya mengambil sepasang gantungan dan memperlihatkan'nya pada Surya, "Ini gantungan apa, yank?" tanya Naya.
"Kok ada 2, yank?" tanya Naya lagi.
"Gua jawab apa ya?" batin Surya.
"Iya mungkin harus beli 2." jawan Surya asal, karena Surya sendiri gak tau kalo itu gantungan handphone couple.
Untung'nya ada SPG yang berjaga di toko aksesoris tersebut, dengan berdiri di belakang Naya dan menjelaskan tanpa di minta, "Maaf ka, itu namanya gantungan handphone couple.. lagi tren loh ka." ucap SPG.
Naya dan Surya pun memperhatikan penjelasan dari si mbak SPG.
"Oooh gitu ya, mbak!" seru Naya.
"Iya ka, silahkan di beli kaka.. yang kaka pegang itu edisi couple love kaka." tambah SPG lagi.
"Kamu suka?" tanya Surya sambil menarik tangan Naya agar melihat ke wajah Surya.
"Kamu, emang mau pake ini?" tanya Naya balik.
"Kalo kamu mau, tapi aku yang item."
"Siapa juga yang mau nyuruh kamu pake yang pink?" tanya Naya dengan jahilnya.
"Berani ngeledek ya?" ucap Surya sambil menjawil hidung Naya.
"Aduh ka, jangan mesra-mesraan di depan saya dong, saya kan jomblo.. jiwa jomblo saya meronta-ronta nih ka." batin mbak SPG.
Mbak SPG langsung berjalan mundur, menjaga jarak antara dirinya dan juga Surya.
"Ada lagi gak? yang kamu mau yank? tanya Surya.
"Gak lah, udah ini aja." tolak Naya.
"Kali ajah, kamu mau liet jepitan rambut?" tawar Surya.
"Gak, udah ini aja."
"Bisa langsung bayar di kasir ka!" seru SPG yang ternyata kini berdiri tidak jauh dari Naya.
Surya hanya senyum menanggapi arahan mbak SPG.
"Makasih ya, mbak." ucap Naya.
Naya dan Surya berjalan ke arah kasir dengan membawa gantungan handphone couple yang di pegang Naya.
"Mbak, mau bayar." seru Surya, dan Naya menyerahkan gantungan handphone couple pada mbak kasir yang duduk di belakang meja.
Surya melepas genggangan tangannya dari tangan Naya.
__ADS_1
"Berapa, mbak?" tanya Surya.
"Tiga puluh ribu, ka." ucap mbak kasir.
Surya mengeluarkan uang dari dompet dan mengambil uang lima puluh ribu rupiah lalu ia serahkan pada mbak kasir, Ini uang'nya, mbak!" seru Surya.
"Uang nya lima puluh ribu rupiah ya, ka." ucap mbak kasir, lalu menyimpan uang di dalam laci dan mengeluarka uang kembalian pada Surya.
"Kembalian nya, ka." ucap mbak kasir.
Surya mengambil uang kembalian dan menyimpannya di dalam dompet.
Si mbak kasir langsung membungkus gantungan handphone couple yang sudah di bayar oleh Surya.
"Ini ka, terimakasih sudah berkunjung." ucap mbak kasir yang langsung berdiri sambil menyerahkan plastik yang berisi gantungan handphone couple love.
"Terima kasih, mbak." ucap Naya.
Naya dan Surya pun keluar dari toko aksesoris dengan menambah belanjaan yang di bawanya.
"Mau kemana lagi, yank?" tanya Surya saat mereka sudah ke luar dari toko.
"Kesana aja yuk!" ajak Naya yang melihat anak tangga.
"Ngapain di sana?"
"Duduk bentar, terus pasang gantungannya ke hape." ucap Naya sambil berjalan dengan menggandeng tangan Surya.
"Jangan duduk di anak tangga deh, gak enak nanti ngalangin orang jalan.. kita cari bangku kosong aja dulu." usul Surya.
Naya dan Surya akhirnya berkeliling lagi, mau duduk juga bangku yang di temui selalu berpenghuni, jadi lah mereka berkeliling lagi.
"Dari tadi keliling lantai 2 gak nemu bangku kosong.. lantai 3 aja yuk!" seru Naya yang mulai lelah berkeliling.
"Ngapain dah?"
"Beli minum buat kamu lah."
"Itu kan lantai 1." ucap Naya.
"Iya emang lantai 1, sekalian beli cemilan yank." ucap Surya.
"Iya udah, beli minum dulu."
Naya dan Surya pun berjalan lagi menuju lantai 1 dengan eskalator menuju supermarket.
Surya mengambil keranjang belanjaan dan menentengnya, di susul Naya yang berjalan di belakang dengan membawa plastik berisi buku novel dan juga gantungan handphone.
"Kamu mau minum apa, yank?" tanya Surya saat sudah berdiri di depan lemari pendingin berisi aneka minuman botol.
"Teh aja."
Surya mengambil minuman botol teh pucuk, dan mengambil minuman botol root beer lalu menaruhnya di dalam keranjang yang ia bawa.
Surya mengajak Naya menyusuri lorong cemilan.
"Itu minuman apaan, yank?" tanya Naya yang asing dengan minuman yang Surya pilih.
"Itu minuman buat aku."
"Beer itu bukan nya mabok ya, yank?" tanya Naya lagi
__ADS_1
"Ini mah kaga bikin mabok.. kamu mau cemilan apa yank?" tanya Surya saat sudah berdiri di depan jejeran rak yang berisi aneka cemilan.
"Sekalian beliin Maya ya yank? kan gak enak ke rumah Maya gak bawa apa-apa." celoteh Naya.
"Iya, sekalian kamu pilih cemilan buat nemenin kita jalan nanti di jalan." usul Surya.
Naya mengambil biskuit, "Ini buat Maya ya!"
"Iya."
Naya memasukkan biskuit yang di pegangnya ke dalam keranjang. Lalu memilih sukro rasa sapi panggang yang juga ia masukkan ke dalam keranjang.
Surya mengambil sukro rasa pedas ke dalam keranjang juga. Surya juga memasukkan chiki taro ke dalam keranjang belanjaan.
"Udah yuk." ucap Naya.
"Iya."
Saat berjalan menuju kasir, Naya dan Surya berpapasan dengan seorang wanita cantik yang melewatinya.
"Cewek tadi, kenapa ya yank?" tanya Surya saat wanita itu sudah melewati mereka.
"Cewek yang mana?"
"Cewek yang tadi, dia ngelietin aku tau yank!" seru Surya yang menggebu.
"Kamu keren kali, bawain keranjang belanjaan." jawab Naya asal.
"*Yaaah, cowok gua.. angot tingkat ge'er nya kumat." batin Naya.
"Cewek tadi aja ngelirik gua, berarti gue keren." batin Surya*.
Saat sudah di kasir, kasir yang tengah menghitung jumlah belanjaan, "Sekalian rokonya dong, mbak." ucap Surya.
Kasir pun mengambilkan roko yang di minta Surya dan memasukkan nya ke dalam kantong belanjaan.
"Jadi ke lantai 3?" tanya Surya saat mereka sudah di luar supermarket dengan membawa kantong plastik berisi belanjaan.
"Yuk, yuk jadi." Naya dan Surya pun naik lagi ke lantai 3 dengan menggunakan eskalator, duduk di bangku yang ada di dekat Gramedia.
Paus-pausin deh tuh jalan berdua ngadem di moll, entar siangan jalan deh panas- panasan buat ke rumah Maya. đ¤Ŗđ¤Ŗđ¤Ŗđ¤Ŗ
Sambil duduk di bangku, Naya dan Surya memasangkan hapenya dengan gantungan handphone couple dengan hati berwarna pink di hape Naya dan hitam di hape Surya.
Di temani dengan cemilan yang tadi sudah di beli sebelumnya di supermarket, tuker cerita lagi deh, menghabiskan waktu libur.
...đšđšđšđšđšđš...
bersambung...
terima kasih sudah mampir untuk membaca karya receh author đđ
mohon đđģđđģ dukung karya receh author đđ dengan cara âŠī¸
...like...
...komen...
...vote...
...đš...
__ADS_1
...â biar gak ngantuk...
...âââââ biar terang...