
"Apa kamu sudah Gila Kinan! Kamu tidak akan pernah Menjadi Menantu di dalam rumah ini. Sekali pun kamu ingin Berusaha dengan cara apapun Aku tidak akan pernah menerima kamu di dalam rumah ini!" tegas Siska.
"Oh. Jadi sekarang Tante mau Bermain-main' Dengan Saya. Apa Tante Tidak takut jika semua rencana Busuk Tante dan om. Akan Saya bongkar di depan semua orang?"
"Hahaha. Siapa kamu! bisa Mengancamku seperti itu. Memangnya kamu Tahu apa soal Rencana kami? Apa kamu sudah Punya bukti yang cukup kuat untuk membongkar semua Urusan kami!"
"Buktinya kan Om dan Tanteku yang kalian Pakai untuk Menjalankan rencana Kalian, Apa itu Kurang Jelas Tante? Atau Tante ingin aku Mengatakan pada semua orang Kalau anak satu-satunya Yang paling Tante sayangi Udah menghamili saya!"
"Omong Kosong apa lagi yang kamu rencanakan ini Kinan! Apa kamu tidak memiliki Rasa malu sedikitpun pada Kami?"
Lalu Wanita itu mengambil Sebuah Teskin Yang ia Sudah rencanakan sebelumnya dan Menunjukkan pada Siska.
"Apa ini kurang jelas Tante? Apa Tante mau aku segera ke dokter untuk memeriksa ulang kembali?" Ucap Kinan Dengan Pelan.
"Ia. Aku mau kamu harus menjalani tes ke dua. Jika memang Kamu benar-benar Hamil maka saya Sendiri yang akan Menyingkirkan kamu dari rumah ini. Karena sampai kapan pun Kamu tidak berhak menggantikan posisi Caca di dalam Keluarga kami!"
Kinan Merasa Kesal dan marah pada Siska. karena sudah Membuatnya semakin sulit untuk mendapatkan Dion.
"Tante pikir saya Takut sama ancaman Tante? Ingat Tante. aku Kinan Gunawarman Bisa dengan sekejap membuat Kehidupan Tante dan Om Kehilangan segalanya!"
"Terserah! Saya tidak perduli dengan
AcamanMu Kinan! dan saya minta sekarang juga kamu keluar dari rumah Ini!" bentak Siska. Sambil membuang Koper Pakaian Milik Kinan Keluar.
"Jangan coba mengusir saya dari rumah ini Tante! Karena apapun yang ingin Tante lakukan untuk mengusirku dari rumah ini. itu tidak akan pernah membuatku pergi!" melotot pada Siska dan pergi mengambil Kopernya lalu ia kembali masuk.
"Tante pikir saya akan Pergi? Tidak tante! Saya akan tetap di sini Sampai Dion Keluar dari kamarnya!" ucap Kinan Kembali lalu ia Duduk Di sofa.
Membuat Siska semakin marah pada Gadis itu.
Lalu Siska pergi ke dapur dan membiarkan Wanita Itu sendirian di Ruang tamu.
"Ada apa Bu, Kenapa Non kinan Terlihat marah-marah Sama Bu Siska?" Tanya Fatma Penasaran.
__ADS_1
"Aku Hampir Mau gila dengan Perlakuan wanita tidak tahu Malu itu Bi, dia mengaku sudah hamil anaknya Dion. dan semua itu membuatku merasa Sulit untuk menghadapi Sikap Wanita Seperti Kinan itu bi." jawab Siska penuh emosi.
"Non Kinan, hamil anaknya Den Dion? Bagaimana mungkin Bu. Kan Den Dion Belum pernah Sama-sama Dengan dia."
"Dion Menjalani hubungan dengan Kinan, Bi. Dan itulah yang membuat saya takut!"
"Apa Bu? Den Dion Selingkuh?" Ucap Fatma terkejut
dan Siska Mengangguk Pelan di depan wanita itu.
"Kasihan non Caca, Jika harus berpisah dengan den Dion. Bu, Apa sebaiknya kita segera Membawanya ke Rumah Sakit atau dokter spesialis kandungan saja. agar kita bisa segera mengetahui Kebenaran yang ada Pada Non Kinan Bu?"
"Kamu benar Bi, Sampai kapan pun saya tidak akan pernah Sudi menerima dia sebagai Menantu di rumah ini!" ucap Siska.
"Sebaiknya Bu siska Tetap Sabar untuk menghadapi Wanita Seperti Non Kinan itu Bu. Jangan mudah Terpancing oleh keadaan,"
Waktu terus berjalan Namun Dion masih saja belum keluar dari dalam kamarnya. Sementara Kinan masih juga duduk sambil memainkan ponselnya Di ruang tamu.
Lalu ia berjalan pelan ke Arah pintu kamar Yang tidak terlalu jauh dari Tangga Menuju lantai Atas.
Perlahan wanita itu Membuka Pintu kamar milik Dion dengan paksa. Lalu ia segera masuk tanpa seijin Dion.
"Sayang. Ternyata kamu Masih belum tidur ya?" Ucap Kinan penuh manja di depan Dion. Lalu ia pun segera merebahkan tubuhnya di Atas kasur empuk itu.
"Aku capek banget. Aku mau tidur bareng kamu lagi ya Sayang, Aku sangat Rindu saat Kita melakukan itu Di hotel." rayu Kinan sambil Memainkan Jemari tangannya di Tubuh Dion.
"Cukup Kinan! Keluar kamu dari kamarku!" Bentak Dion Dan Segera memaksa Kinan untuk segera bangun dari tempat tidurnya.
Akan tetapi Kinan Sama Sekali tidak perduli dengan Sikap Dion yang Sedang memarahinya.
"Kamu kok gitu si sayang, Malam itu kamu Membuat aku Terlena dengan permainan Cinta panasmu. Sekarang kamu Mala Mengusir aku dari sini, Apa kamu tidak ingin bercinta dengan aku lagi?" Rayu kembali Kinan Sambil berusaha Mendekati Dion.
"Aku tidak pernah Mencintai kamu! Dan Itu pun terjadi karena di luar kesadaran ku. bukan karena kemauanku. Kamu yang memaksaku untuk melakukannya!" Tegas Dion kembali.
__ADS_1
"Hmm. Tapi aku suka Kok dengan cara liarMu itu, Aku tidak pernah bertemu dengan pria seperti kamu sebelumnya. Dan aku sangat puas dengan permainan kita sayang," Ucap Kinan semakin mendekati Dion.
"Aku tidak akan pernah mengulanginya lagi. Sebaiknya kamu Cepat keluar dari kamarku Ini Kinan! Dan Berhenti Memaksaku untuk Mencintai kamu. karena itu tidak akan pernah terjadi lagi, karena yang aku cintai hanyalah Istriku seorang!"
"Benarkah? Lalu kenapa kamu selingkuh jika kamu memang benar-benar Mencintai Istrimu dengan tulus. Apa itukah cinta kamu sama dia?" Ujar Kinan Tertawa sinis Menatap Dion.
Membuat Dion Bertambah emosi dan langsung menarik tangan Kinan. dan membawahnya keluar namun Kinan berusaha Keras untuk lepas dari Cengkraman tangan Dion Agar ia bisa segera masuk ke dalam kamar pemuda itu kembali.
Akan tetapi tangan Dion Lebih kuat darinya sehingga itu sangat sulit baginya untuk bisa Lepas.
"Kamu pikir kamu bisa lepas dari tanganku. Kinan, Aku akan melakukan hal yang lebih kejam lagi jika kamu masih berusaha mengganguku!" ucap Dion Lalu Mendorong Wanita itu kehalaman rumah.
"Dion!" Aku pastikan kamu tidak akan pernah menyesal dengan apa yang kamu perbuat sama aku ini!" Tegas Kinan.
"Aku tidak pernah takut sama kamu Kinan, Memangnya apa yang ingin kamu lakukan sama aku?" Menatap Kinan
"Apa kamu Tahu video apa Dion? Apa kamu ingin vidio ini aku Kirim pada istrimu!" Menatap Dion dengan Sinis
"Sialan kamu Kinan! Ternyata kamu wanita yang sangat licik dari apa yang aku Pikirkan."
"Saya bisa saja melakukan ini Dengan satu kali tekan saja. maka Vidio ini akan Berhasil saya Ungga di seluruh Akun sosial media. Dan Semua Orang Pasti akan segera melihat permainan liar dari anak seorang pengusaha terkaya di Jakarta ini. Kira-kira mereka akan berkata apa ya? jika melihat Video ini,"
Wajah Dion semakin memerah dan bertambah marah ketika melihat Kinan Semakin Menjadi-jadi
"Katakan padaku. Apa mau Kamu Kinan?
"Aku Cuma ingin Kamu Bertanggung jawab atas apa yang sudah kamu perbuat sama aku, Dion!"
"Tanggung jawab? Maksud kamu apa?" mengulang pertanyaannya.
"Sekarang aku hamil anak Kamu! Apa kamu Masih Tidak Mau menerimaku dan calon anakmu Dion?"
"Hamil? Apa kamu yakin itu memang anak saya! Atau itu adalah hasil dari laki-laki lain. Dan kamu melemparkannya Kepada saya!" tegas Dion penuh amarah.
__ADS_1