
Entah kenapa Dion merasa sedang berada di dekat Istrinya. Bakan ia sangat merasakan kalau saat ini ia benar-benar sedang berada di Sekitaran rumah dimana Caca berada.
Hari itu Dion datang ke kota dimana Caca Tinggal di sana. akan tetapi ia sama sekali tidak mengetahui bahwa istrinya sedang ada di salah satu rumah di daerah tersebut.
Dion Menatap Satu persatu rumah di sekitar jalan Yang mereka lalui. Ia dan Verry datang ke tempat itu karena ingin bertemu dengan Rekan kerjanya yang ingin bekerjasama dengan perusahaan milik ayahnya yang sedang di kelola oleh Alexa Wibowo. Sebagai tangan kedua dari ayahnya Dion,
"Ada apa denganmu, Bos? sepertinya Bos Terlihat Gelisah seperti itu?" Lirik verry dari Kaca spion di depannya.
"Entahlah. Ver, Mungkin ini hanya Perasaanku saja. kalau Caca Sedang Berada di sekitaran sini." jawab Dion. kembali menatap Rumah di sepanjang jalan yang mereka lalui.
"M'mm, Bisa jadi perasaan Pak bos itu ada benarnya juga. Siapa tahu Non Caca, memang tinggal sekitar Sini, Bagaimana kalau kita tanyakan Sama Orang-orang sini. Siapa tahu mereka pernah melihat Non Caca Berada di Sini," Usul Kembali Verry.
"Bagaimana mungkin Caca bisa Tinggal di kota ini, Kamu ini ada-ada Saja," Protes Dion sambil tertawa kecil.
"Tidak ada salahnya juga kan Bos, Sebaiknya kita tanya dulu. Baru bisa pastikan kalau Non Caca memang tidak tinggal di kota ini."
"Terserah kamu saja lah." Ucap Dion Kembali.
Setelah mereka tiba di Sebuah restoran tempat Dion ingin bertemu dengan Kliennya. Verry Segera mencari tempat untuk memarkirkan mobil mereka. Dan setelah mobil di parkir Kedua lelaki itu segera keluar dari mobil dan berjalan Menuju Restoran untuk Menemui klien di dalam sana.
"Bos. aku Tunggu di mobil saja, Sambil mencari Tahu Tentang non Caca," ucap Verry.
Dan hanya di anggukan oleh Dion.
Lalu Verry kembali ke luar sementara Dion sudah masuk ke dalam restoran itu.
"Bagaimana caranya aku Bisa menemukan Non Caca Di sini, Sementara saya tidak memiliki Foto Non Caca." Gumam Verry. sambil menggaruk kepalanya yang tidak Terasa Gatal.
Tidak lama Verry Berdiri di samping mobil. Seorang wanita Lewat dari Sampingnya sambil menatap Verry dengan Penuh keanehan.
Membuat Verry merasa Kebingungan dengan wanita itu.
"Ada apa dengannya, Kenapa Dia menatapku seperti itu!" Ucap Kembali Verry.
__ADS_1
"Oh. iya, Sebaikanya aku ambil Foto dari akun Sosial media milik bos Dion. Di sana kan ada foto-foto Non Caca Dan Bos Dion,"
Dengan cepat lelaki muda itu mengacak-acak Ponselnya dan mencari Akun Sosial media milik Dion dan Istrinya. Agar ia bisa mengambil Foto Caca.
Setelah verry menemukan Foto Caca. Ia langsung mengambilnya dan menyimpannya di ponselnya. agar bisa dengan gampang Menemukan Caca di sekitar situ.
Lalu pemuda itu Berjalan keluar dari halaman restoran untuk Mencari Istri majikannya.
Dan sudah beberapa Wanita dan juga pria. Yang sudah ia tanyai tentang Istrinya Dion. akan tetapi tidak ada satu orangpun yang pernah melihatnya di Situ.
"Mungkin memang benar katanya Bos Dion, Kalau Non Caca Memang tidak ada di sini." Keluh Verry dalam hatinya. lalu ia kembali Ke mobil untuk menunggu Dion Keluar dari dalam Restoran itu.
Sebuah Mobil Sport berwarna merah Tua. Melaju Ke arah mobil milik Verry dan Dion. kini Mobil Tersebut juga sudah terparkir di samping Mobil Verry. Dari dalam mobilnya Verry terus memperhatikan Seseorang yang baru saja keluar dari dalam mobil itu. Seorang pemuda Keluar Dari dalam mobilnya sambil Menatap ke arah mobil Verry. lalu Tidak lama Kemudian seorang wanita Cantik Bertubuh Langsing dan memakai Dres Pink pendek di atas lutut.
Dari dalam mobil Verry merasa Pernah melihat Wanita itu. akan tetapi ia masih bingung karena Penampilannya sangat jauh berbeda Dengan Istri Majikannya.
"Apa itu memang Non Caca? Tapi, Sejak kapan non Caca berpakaian seperti itu ya?" Verry Merasa bingung
Lalu ia terus memperhatikan Kedua Orang itu dari dalam mobil saja. Karena ia masih merasa Ragu untuk keluar dan Menyapa gadis itu.
Caca masih menunggu Stefan yang masih Berbicara di ponselnya.
Dari Sampingnya verry terus Menatap Wanita muda itu. ia sangat yakin kalau itu memang Caca. Akan tetapi ia juga masih merasa Bingung karena wanita itu sedang bersama seorang pemuda.
"Jika aku keluar Memanggilnya dengan nama Istri dari Bos Dion, Takutnya aku Salah Orang. Tapi jika aku tetap di sini bagaimana bisa aku Tahu kalau itu Non caca, atau bukan."
Verry Semaki Kebingungan.
"Kenapa Bos Dion Belum juga Keluar dari dalam sana Si! Pada hal kan Di luar sini ada Non Caca, Aku sangat yakin kalau itu memang Non Caca." Ungkap Verry terus-menerus Berbicara Sendiri di dalam Mobil.
"Ca. Kita Balik Yuk," Ajak Stefan. membuat Caca Tercengang karena mereka baru saja tiba di Restoran itu akan tetapi sudah mau kembali lagi.
"Memang ada apa tuan, Kok Udah mau balik Saja?" Tanya Caca Penuh Kebingungan.
__ADS_1
"Kita harus ke kantor dulu. karena ada beberapa Berkas yang harus aku tandatangani Di sana." jawab Stefan. Membuat Wajah Caca Menjadi Kesal pada pemuda aneh itu.
"T--tadi Tadi, pemuda itu memanggil Wanita itu dengan Sebutan Ca, Apa Sa. Ya?" ucap Verry lalu ia segera Keluar dari mobilnya untuk memastikan lebih dekat.
Akan tetapi Wanita itu sudah masuk ke dalam Mobil milik pemuda itu.
"Non Caca!" teriak Verry dengan sangat kuat. Akan tetapi Caca sudah tidak mendengarkan Suara Teriakan Verry. karena Mobil mereka sudah melaju kembali dengan sangat cepat meninggalkan Tempat itu.
"Aku pasti tidak salah dengar lagi. Itu pasti Non Caca."
Pada saat Verry mau Mengejar Mobil Caca dan Pemuda itu. Dion Langsung memanggilnya.
"Verry. Kamu mau Kemana?" Tanya Dion. Membuat Verry harus Menoleh kebelakang.
"Bos. tadi aku melihat Istrinya bos Di sini, Iya di sini. Bahkan Dia lebih cantik dari sebelumnya, Tapi." Sesaat Verry menghentikan Perkataannya. karena Ia tidak bisa mengatakan pada Dion kalau Caca sedang bersama seorang pemuda.
"Tapi, Tapi kenapa Verry. Dan apa betul yang kamu Lihat itu memang istriku?" Tanya Dion Menatap Serius pada Asisten pribadinya.
Akan tetapi Verry sama sekali tidak bisa mengatakan apa yang sudah ia lihat tadi.
"Verry. Ada apa dengan Caca! apa dia sedang bersama Dengan laki-laki Lain?" Kembali mengulangi pertanyaannya
Dengan terpaksa Verry menunjukkan ponselnya yang sengaja tadi Mengambil foto Caca saat berdiri di samping Mobil.
"Ini kan Caca! Dan pemuda ini siapa? Kenapa Pemuda itu bisa bersama Istriku!" ucap Dion Dengan Sedikit Marah.
"Aku juga tidak tau bos, tadinya mereka sudah mau masuk ke dalam restoran. akan tetapi pemuda itu tiba-tiba mengajak Non Caca pergi dan mereka langsung saja pergi, Tadinya aku mau mengejar mereka tapi Bos udah keburu Datang,"
Dion semakin penasaran dengan keberadaan Istrinya di kota ini. Ia bahkan tidak Mengerti apa yang sedang Caca Lakukan di kota ini. Sementara ia tidak Pernah mengajar Istrinya ke tempat ini sebelumnya.
"Kenapa dia bisa bersama dengan seorang pemuda, apa dia sudah benar-benar melupakan Kami berdua?" Gumam Dion dalam hati.
"Bos. Apa kita Masih tetap berdiri di sini. atau harus mengejar mobil yang di naiki oleh non Caca," Menatap Dion
__ADS_1
"Ya sudah. cepat kita cari mereka Siapa tahu masih bisa kita kejar." Balas Dion. lalu mereka pergi Untuk mengejar mobil Yang di Tumpangi Oleh Istrinya itu.