Derita Istri Kontrak

Derita Istri Kontrak
Ep 135: Keanehan pada caca


__ADS_3

Sepulangnya dari Rumah Arya. Caca Langsung masuk ke dalam Kamar untuk membersihkan Tubuhnya di kamar mandi. Seharian ini Ia Merasa Sangat Lelah.


Ketika melihat istrinya yang Sudah masuk kedalam Kamar mandi Dion Langsung Membuatkan Teh hangat untuk istrinya. Lelaki muda itu Mulai Terlihat sibuk di dapur Ia membuatkan sarapan untuk Mereka Bertiga. Karena Dion Melihat Istrinya Sedang kecapean Sehingga ia Membantu Pekerjaan di dapur Sana.


Usai Mandi Caca Langsung menemui Dion yang sedang berada di dapur. Wanita Muda itu Berdiri sambil menatap Suaminya yang Tengah sibuk memasak Mie instan Dan juga nasi.


"Kamu sedang Masak apa Mas?" Tanya Caca Sambil Duduk Di Samping Meja makan.


"Eh Sayang, Kamu sudah selesai Mandi ya. Aku lagi Buat Mie instan sayang. Untuk Sarapan Sore kita." Sahut Dion.


Caca Hanya mengerutkan Dahinya Lalu Meneguk Segelas teh hangat yang sudah di Buatkan Oleh Dion.


"Mas Verry Kemana mas."


"Mungkin dia sedang Mandi sayang," Ucap Dion Sambil Membawah Mie instan yang sudah ia Masak itu Ke meja makan.


Ketika melihat Mie Instan yang Sudah di masak oleh suaminya. Caca Tiba-tiba Merasa mual dan Ia Segera Menutup Matanya dengan kedua Tangannya. Dion Merasa Bingung dengan Istrinya yang tiba-tiba Merasa aneh ketika melihat Mie instan yang ia hidangkan di Depan Caca.


"Ada apa denganmu Sayang. Apa kamu tidak suka Dengan makanan ini?" Menatap Istrinya.


Caca Hanya Menggelengkan Kepalanya sambil menutupi Wajahnya dengan Kedua tangannya.


"Apa yang salah dengan mie Ini ya. Perasaan ini mie Enak kok, Kenapa kamu Mala Jijik Seperti ini," merasa heran.


Namun Caca terus menggelengkan Kepalanya.


Karena melihat istrinya yang tidak suka dengan Masakannya itu. Dion Segera memindahkan Mie itu Dari meja makan.


"Udah sayang. Aku Udah Bawah ke dapur," Ucap Dion Dengan sedikit Cemas.


Ketika melihat Mie itu sudah tidak ada di Meja makan. Caca baru Membuka Kedua Matanya.


"Kamu Kenapa si sayang. Kenapa tiba-tiba Jadi seperti Itu, apa kamu tidak mau makan Mie itu ya?"


"Aku juga tidak tahu mas. Tiba-tiba aku Merasa Mual Ketika melihat Mie itu," Jawab Caca.


Dion Menggaruk kepalanya yang Tidak Terasa Gatal.


"Kalau bagitu kita makan Di luar saja ya. Lagian Di sini kita belum ada persediaan untuk makan malam Nanti," Ajak Dion. Dan Caca Mengangguk Dengan antusias.


"Verry." Suara Dion Memanggil.


Tidak lama kemudian Pemuda itu keluar dari kamarnya Dan Berjalan Mendekati Dion dan Istrinya.


"Iya bos, ada apa." Berdiri di samping Dion


"Kita keluar untuk cari makan yuk, Di sini Belum ada Makanan yang Masak." Ucap Dion.


Di anggukan Oleh Verry. Lalu mereka bertiga Segera Pergi untuk mencari Restoran Terdekat di Kota itu.


Kini Mereka sudah tiba Di Sebuah restoran. Dion dan Caca Segera duduk dan Memesan makanan Untuk mereka bertiga. Tidak lama kemudian Pelayan di Restoran itu Kembali sambil membawakan Pesanan Dion dan Juga Caca.


Kini Makanan yang Mereka Minta Sudah tersedia di meja makan.


"Makanlah sayang. Aku Udah Lapar," Ucap Dion


Namun lagi-lagi Caca Merasa mual Kembali Ketika Melihat Makanan Yang Berada di atas meja.


Dion dan Verry Bertatapan Dengan penuh Kebingungan. Mereka bahkan tidak mengerti apa yang terjadi pada Caca Saat ini.


"Kamu kenapa lagi Sayang. Ini kan Sudah tidak ada Mie Instan lagi, Tapi Kenapa Mual Lagi." Menatap istrinya Dengan Kebingungan.


"Aku tidak bisa makan Di sini mas. Aku Tidak bisa." ujar Caca. kembali menutup wajahnya.


"Ada apa Dengan Kamu non Caca. Apa Non Sedang sakit?" Tanya Verry. yang Juga merasa Kebingungan.

__ADS_1


"Sebaiknya aku tunggu di mobil saja mas." Ucap Caca. lalu ia segera Berlari Keluar dari dalam restoran itu.


Dion Hanya Menatap Kepergian istrinya yang tiba-tiba Aneh Sore ini.


"Ada apa dengan Caca ya. Kenapa dia tiba-tiba menjadi seperti itu," Gumam Dion dalam hatinya. Lalu Mereka Berdua segera menikmati Makanan mereka karena Dion Memang sudah sangat Lapar. Usai makan Kini kedua lelaki itu segera keluar dari restoran itu.


Tiba-tiba Verry melihat Caca Sedang memakan Roti Bekas dari seorang anak kecil yang Sudah ia buang ke tempat sampah. Verry Merasa Heran Dengan istri Dion yang tiba-tiba Aneh Dan Memungut Roti yang sudah berada di Tong sampah.


"Bos. coba lihat Itu!" Ucap Verry.


Dion Mengalihkan pandangannya ke arah Wanita yang sedang Berjongkok sambil menikmati Roti yang Sudah Kotor itu.


"Caca?" Ucap Dion Lalu ia segera berlari Menuju ke arah Istrinya.


"Sayang, Kenapa kamu Memakan Roti yang sudah kotor Seperti ini Si Sayang?" Dion Merasa Bertambah Heran.


Sementara Verry hanya menatap Tanpa Berkata apa-apa.


"Sini Rotinya sayang, Biar aku Belikan yang baru untuk kamu," Ucap Dion Kembali. Sambil Mengambil Roti di tangan Istrinya. namun Seketika Caca menjadi sangat Marah ketika Suaminya ingin Mengambil Roti itu darinya.


"Apa yang terjadi sama kamu sayang? kenapa kamu tiba-tiba menjadi seperti ini,"


Lalu Dion Segera Mengajak Istrinya ke mobil Dan Verry Hanya mengikuti mereka dari belakang.


Setibanya di dalam Mobil. Dion masih menatap Istrinya yang sedang memakan Roti itu. Sesekali Dion melirik ke arah Verry.


Ia masih Bingung dengan Perubahan Istrinya yang tiba-tiba Aneh Seperti Itu.


Suasana malam Di kota Surabaya Cukup ramai Banyak orang yang lalu lalang di jalanan.


Melihat Keindahan di kota itu Caca meminta Verry untuk menghentikan Mobilnya Tepat di depan Taman.


Dan Atas perintah Dari Caca. Verry Segera Menghentikan mobil mereka Lalu Caca Segera Keluar.


"Kita kesana Yuk mas," Ajak Caca.


Lalu ia Mengikuti kemauan Istrinya untuk pergi ke taman.


Setelah Sampai di taman itu. Dion Hanya menatap Istrinya yang sedang Berdiri Sambil Menikmati Suasana di tempat itu.


"Duduk saja sayang, kita lihat Cahaya bulan Dari sini." Ucap Dion. Sambil menatap cahaya bulan yang sangat Terang di atas langit.


Namun Caca Tidak mendengarkan Suara Suaminya yang sedang Memanggilnya.


wanita muda itu Berjalan ke arah Tempat duduk yang berada di Sebelah sana. Ketika melihat istrinya Dion segera Mengikutinya.


"Sayang Kamu mau kemana." Panggil Dion


Namun Caca Terus Berjalan Tanpa Menghiraukan Suaminya.


"Ini dia." Ucap Caca Dengan sangat senang Ketika melihat Sisa makanan yang Mereka buang Ke Bawah Kolong tempat duduk Itu.


"Sayang. Cukup!" Ucap Dion Dengan Tegas.


Membuat Caca Terkejut Dan Menoleh ke arah Suaminya.


"Sebenarnya apa yang terjadi sama kamu. Kenapa kamu jadi seperti ini Sayang." Dion Langsung Menarik tangan Istrinya Ketika ingin Memakan Makanan itu.


"Sayang, Itu sisa makanan milik orang sayang. Kenapa kamu menjadi seperti ini!" Ucap Dion.


Ketika Verry tiba di Dekat Dion dan Caca. Lelaki itu kembali Tercengang Seketika melihat Caca yang sedang Memungut Sisa makanan milik orang lain yang sudah mereka buang.


Keanehan Caca membuat Dion dan Verry Semakin Bertambah Bingung.


"Sebenarnya apa yang terjadi Kepada non Caca Ya, Tuan. Kenapa non Caca tiba-tiba Menjadi Seperti itu." menatap Dion

__ADS_1


Dion hanya menggelengkan kepalanya. Karena ia sendiri juga tidak Memahami dengan apa yang terjadi kepada istrinya itu.


Keanehan Caca membuat Dion dan Verry Semakin Bertambah Bingung.


"Sebenarnya apa yang terjadi Kepada non Caca Ya, Tuan. Kenapa non Caca tiba-tiba Menjadi Seperti itu." menatap Dion


Dion hanya menggelengkan kepalanya. Karena ia sendiri juga tidak Memahami dengan apa yang terjadi kepada istrinya itu.


Hal yang Sama Terus terjadi ketika Caca Melihat Makanan di meja makan Pasti ia akan Merasa mual. Dion yang sudah tidak Tahan dengan Keadaan Istrinya yang semakin Aneh Langsung mengajak Caca pulang akan Tetapi Caca menolak ketika ingin kembali ke Rumah orang tua mereka.


"Kenapa kamu tidak mau pulang sayang. Aku Udah nggak Tahan Melihat Sikap kamu Yang Tiap Hari hanya memakan makanan sisa di Pinggiran Jalan," Ucap Dion. Mencemaskan keadaan Istrinya.


"Bos. Sebaiknya saya Cari Tukang Berobat di daerah Sini. Siapa Tau ada yang Bisa Mengobati Non Caca," Usul Verry. Dan Segera Di Setujui oleh Dion.


Jam dinding sudah menunjukkan pukul tiga sore. Dion masih menjaga istrinya yang Sedang Memakan Sisa makanan yang sudah Busuk. Dion Semakin Bertambah cemas dengan apa yang Sudah terjadi pada Istrinya itu.


Tidak lama kemudian Verry datang bersama dengan seorang Pria Tua memakai Pakaian yang Serba hitam. Seketika Dion Merasa Gugup ketika melihat Pria tua itu.


"Siapa dia Ver. Kenapa Wajahnya sangat menakutkan Seperti itu." Bisik Dion


"Hehehe. Dia ini adalah Dukun Terhebat di Daerah sini bos," Jawab Dion. sambil tertawa


Dion hanya Tersenyum Sambil Menatap Pria tua itu.


"Dimana Istrimu?" tanya Pria tua itu. Menatap pada Dion


Lalu Dion Menunjukan Tangannya ke arah Caca yang sedang Duduk Sambil memakan makanan yang sudah Busuk.


Lalu pria tua itu Pergi Mendekati Wanita yang sedang Duduk sambil makan Di teras rumah.


Lalu ia segera Memegang pundak Caca dengan Perlahan.


Sehingga membuat Caca Menatap Ke arah pria Tua itu dengan Sangat Terkejut.


"Siapa kamu!" Ucap Caca Menatap dengan Sedikit ketakutan.


"Tenanglah. Saya Seorang Tabit di sini," Jawab Pria tua itu.


"Saya hanya ingin tahu Keadaan kamu, bisakah saya Memegangi Telapak tanganmu?" tanya Pria tua itu.


Dan Caca Mengangguk Pelan. lalu Ia mengulurkan Tangannya ke Depan Pria tua itu dan Pria tua itu Segera Memandangi Telapak tangan caca Satu demi satu.


Setelah usai melihat telapak tangan Caca. pria tua itu Hanya Tersenyum Tipis Menatap wajah Caca.


"Apa yang terjadi dengan istriku, kek?" tanya Dion.


"Kamu tidak perlu takut dengan perubahan pada Istrimu itu. karena itu sering terjadi pada Setiap wanita," Jawab pria tua itu. Sembari tersenyum


Membuat Dion dan Verry Bertambah Penasaran.


"Maksud kekek Bagaimana ya. Aku benar-benar tidak paham kek," Ujar Dion Kembali.


"Saat ini Istrimu sedang mengandung. Dan itu hal yang wajar Ia lakukan Ketika pembawaannya Yang Sudah tidak bisa Ia Tahan Lagi." Ungkap pria tua itu kembali.


Seketika Dion Melirik ke Arah istrinya Dan Kembali Menatap Verry dan Kakek itu.


ia Sangat Bahagia dengan kabar itu. sementara Caca Tersenyum melihat Wajah Suaminya yang terlihat sangat Senang ketika mendengar ia sedang Hamil.


"Apakah Itu benar kek. Kakek tidak salah Kan?"Ulang Dion.


Dan pria tua itu hanya mengangguk


Lalu ia segera Pergi Meninggalkan Rumah Dion


Sementara Dion Segera Memeluk Istrinya dengan Rasa Bahagia. Karena Caca kembali Hamil.

__ADS_1


"Aku sangat senang sayang. Karena kamu Hamil lagi dan Dede akan segera punya seorang adik," Ucap Dion. Sambil menciumi Dahi kening istrinya.


"Gimana kalau sore kita langsung Priksa ke dokter saja. Agar aku tidak terlalu penasaran lagi." Dan segera di anggukan oleh Istrinya.


__ADS_2