Derita Istri Kontrak

Derita Istri Kontrak
Ep 55: kembali ke rumah Besar


__ADS_3

Kembalinya Dion dan istri bersama anaknya. Membuat Rumah besar itu kembali Ramai. Bu Fatma merasa bahagia dengan kepulangan anak Dari majikannya. sementara Verry bersama ayahnya juga Sudah di Ajak ke rumah Yudianto. agar mereka bisa menjaga Keamanan di rumah Tersebut.


Caca merasa Senang kembali bertemu dengan Bu Fatma. selama ini Mereka terpisah karena adanya ancaman dari Kirana.


"Aku kangen banget sama Ibu," ucap Caca. memeluk Wanita tua itu dengan sangat senang. begitu juga dengan Fatma.


Mereka berpelukan dengan sangat erat. hingga membuat Dion Terharu.


"Bibi juga kangen sama Non Caca, Dan juga den Kecil." balas Fatma.


"Kok cuma sama Caca dan Den kecil, Bi. Lalu Bibi tidak kangen sama aku ya?" lirik Dion. Sambil tertawa di samping Kedua Wanita itu.


"Hehehe...


"Den Dion, Bibi juga kangen sama den Dion. Tapi itu tidak terlalu. karena den Dion kan Sudah dewasa,"


"Wah. Bibi ini. sudah mulai pilih kasih rupanya ya, Masa aku Sudah dewasa? trus Caca, Masih kecil ya Bi?"


mereka pun tertawa Bersama-sama. kini suasana rumah kediaman Yudianto Menjadi ribut kembali.


\*\*\*\*


Sementara di sebuah kampung yang jauh dari Kota. Kirana Merasa bosan tinggal di Gubuk kecil Dan hanya Berdinding Rotan. Wanita itu merasa sangat Benci dengan kehidupannya yang Sekarang yang sudah menjadi seperti pengemis di kampung itu.


Namun demi dan untuk keselamatan dirinya. Ia harus Tetap Memaksakan Diri untuk tinggal di rumah Kumu itu.


"Mau sampai kapan aku Harus bersembunyi seperti ini! Aku harus bisa cari cara agar aku Merasa bebas seperti dulu lagi." gumam Kirana.


Seorang pemuda datang Menghampiri wanita itu.


"Bagaimana keadaan kamu? Apa di sini kamu merasa aman?" lirik Sandro. Anaknya Fatma yang Membantu Menyembunyikan Wanita jahat itu.


"Sandro! apa tidak ada tempat lain Selain Tempat Seperti ini! saya merasa tidak nyaman tinggal di gubuk seperti ini!" menatap sandro.


"Nggak ada! di sini kamu lebih aman. Karena mereka tidak akan menemukan kamu di sini, Makanya jadi orang tu jangan terlalu jahat-jahat Amat. biar tidak menjadi buronan para polisi." Ujar Dion. Tertawa mengejek Kirana.


"Jadi kamu Mengejek aku?

__ADS_1


Sandro! Jika kamu di posisi aku, Mungkin hal yang lebih buruk yang akan kamu lakuin." Menatap sandro dengan sangat Kesal.


"Itu menurutmu. Tapi tidak menurut aku, Karena buat apa aku melakukan hal Seperti itu. jika masih ada Harapan lain yang harus aku Perjuangkan." ucap Sandro. Mengerutkan dahi keningnya.


"Ahhhh. Terserah kamu saja! Pokoknya aku mau pergi dari tempat ini! Karena di sini aku bisa mati karena nyamuk."


"Silahkan. Kalau kamu memang mau pergi dari sini, Saya juga tidak bisa membantu kamu." balas sandro.


"Kamu ini kenapa si sandro? kenapa kamu berubah kayak gini?"


"Jujur ya. Aku benci wanita yang Suka Melakukan kejahatan seperti kamu. apa lagi Yang kamu celakai itu juga seorang wanita." Menatap Kirana


"Jadi kamu membelah Wanita kampung itu! Kenapa tidak sekalian saja kamu Nikahi wanita kampung itu. Biar kamu puas." Merasa geram pada Sandro.


Plak! Sebuah tamparan mendarat di Pipi Kirana.


Sandro merasa marah ketika wanita itu merendahkannya. Ia pun segera meninggalkan Kirana di daerah terpencil itu.


"Sialan kamu Sandro! Ternyata kamu Dan Dion Sama Saja!" teriak Kirana. pada pemuda yang sudah pergi meninggalkannya.


Hingga ia bertemu dengan seorang pemuda asing yang tidak ia kenal.


"Siapa Pemuda itu?" Tanya kirana. Dalam hatinya.


Lalu ia pergi mendekati Pemuda Tersebut.


"Kamu warga sini ya?" menatap Pemuda itu.


Dan pemuda itu hanya mengangguk pelan.


"Kamu tinggal di mana?" kembali bertanya.


Namun pemuda itu hanya Menunjukkan Jarinya ke arah bawah sana.


Membuat Kirana merasa Aneh dengan sikap laki-laki itu.


"Apakah kamu tidak bisa berbicara. Kenapa sejak tadi Cuma eleng kepala dan juga Menunjuk." Ucap Kirana. dengan Tatapan yang tidak suka.

__ADS_1


Lalu pemuda itu kembali mengangguk dengan pelan.


Membuat Kirana Tercengang dan Hampir tidak mempercayai Pemuda itu. Karena yang ia lihat dari Pemuda itu sangat sempurna namun ternyata ia memiliki kekurangan pada Dirinya.


"Lalu kamu sedang apa di sini? kan di sini Tidak ada rumahnya." ucap Kirana kembali


lalu pemuda itu mengangkat buah pisang yang sudah ia bawah dari kebunnya.


"Kamu tinggal sama Orang Tua kamu ya?"


Dan hanya di angguki oleh Pemuda itu lagi.


Entah kenapa Kirana bisa mempunyai pikiran untuk memanfaatkan Lelaki itu. agar ia bisa mendapatkan tempat tinggal dari pemuda bisu tersebut


"Bisakah aku ikut dengan kamu?" Soalnya aku Tidak tahu kampung ini." Ucap Kirana dengan Kepolosonya


kemudian lelaki muda itu Mengangguk dan Segera Mengajak Kirana untuk mengikutinya. dengan cepat wanita Jahat itu mengekori Lelaki bisu itu hingga ke rumahnya.


Wanita Muda itu Berjalan Dengan perlahan di belakang Pemuda tersebut. ia bahkan tidak tahu kemana Mereka akan pergi. Setelah berjalan dengan cukup Lama. akhirnya mereka sampai di sebuah rumah Kecil yang sederhana Yang pasti rumah itu jauh lebih baik dari Tempat Kirana Sebelumnya yang Sandro Carikan untuk ia tinggali.


Walaupun perasaan Kirana tidak Senang dengan kondisi rumah tersebut. namun ia tetap memaksakan diri agar bisa Tetap Tinggal di rumah itu. hingga ia mendapatkan Cara untuk kabur dari Jakarta.


Sesampainya di dalam rumah itu. Kirana Merasa Terkejut melihat seorang Wanita tua dan juga Lelaki paru baya. Yang sedang duduk Di meja makan.


Kedua orang tua itu menatap Kirana dari Kaki hingga ujung rambutnya. Kirana merasa Takut dengan Tatapan mereka itu.


"Siapa wanita ini Dito?" tanya wanita paru baya itu pada anaknya.


Pemuda itu hanya Menggelengkan kepalanya berulang-ulang kali.


Kirana pun menjelaskan siapa dirinya pada kedua orang tua itu.


"Maaf Bu. apakah saya bisa Menumpang tinggal di sini?" soalnya saya Sengaja di tinggalkan oleh Teman-teman Saya di sini. dan saya tidak tahu Jalan pulang ke kota." ucap kirana. penuh dengan sandiwara


Kedua orang tua tersebut langsung menerima Kirana untuk tinggal bersama mereka. Rudi dan Nilam Adalah pasangan suami-istri yang sejak dulu sudah menetap di kampung. dan mereka memiliki seorang Anak yang tampan namun Anak mereka Telah Kembali kepada sang pencipta. Dan kini mereka hanya tinggal bersama Cucu mereka yang kini Sudah tumbuh besar. Dito adalah anak dari Arman dan Juga Sofia. yang tertimpa kecelakaan maut saat kembali Ke Jakarta.


Kirana merasa tidak nyaman tinggal bersama keluarga itu. Namun ia tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Karena kini hanya di rumah itulah ia Hanya bisa tinggal dan bersembunyi dari Dion dan juga Para petugas.

__ADS_1


__ADS_2