Derita Istri Kontrak

Derita Istri Kontrak
Ep 73: Rencana Dito Berhasil


__ADS_3

"Apa Benar Lelaki ini Tuli Dan bisu?" Gumam Bima Menatap Ke arah Samping Lelaki muda Yang Masih Duduk di Sampingnya.


"Sebaiknya Segera perintahkan dia Pergi dari Sini Mila, Ayah tidak mau Melihat dia masih berada di Apartemen ini!" pangkas Bima Menatap tajam pada Mila.


"I--iya. Ayah, Nanti aku suruh dia pulang." Jawab Mila


Mendengar kalau Bima sudah Mau mengusirnya. Pemuda itu langsung berpura-pura Pinsan Lagi di depan Bima dan Juga Istrinya.


"Ada apa dengan Lelaki ini, Apa dia sedang sakit?" Tanya Arista Menatap Suaminya.


"Sebaiknya segera bawah Di keluar. Jangan sampai terjadi apa-apa dengannya." pinta Bima.


"Tapi ayah. Jika kita mau Membawah dia dalam keadaan seperti ini. Maka Orang akan Melihat kalau kita telah Menyakitinya." ujar Mila


"Mila benar pa, Sebaiknya kita tunggu dia sampai sadar baru Kita suruh dia pulang,"


"Terserah. Kalian saja!" Ucap Bima Langsung Berdiri dan Pergi memasuki kamarnya.


Sementara Arista dan Mila masih Duduk Menjaga Lelaki itu. Dito Merasa Kewalahan untuk Mencari cara agar bisa masuk ke Kamar mereka. Ia Belum bisa membukakan Matanya Selama kedua wanita itu masih berada di sampingnya.


"Apapun yang Akan terjadi aku harus bisa Masuk ke kamar mereka," Gumam Dito Dalam Hatinya.


Tidak lama kemudian Mila Merasa ngantuk dan ia pun tertidur di sofa sementara Ibunya Langsung masuk ke kamar. Karena ia merasa Ngantuk Juga setelah melihat keadaan sudah aman. lelaki itu dengan cepat Bangkit dan mencari kamar Gadis itu. karena ia sangat yakin pasti ia akan menemukan Apa yang ia cari di kamar gadis itu.


"Bagaimana caranya aku bisa masuk ke kamar Kedua Orang tua itu, Sementara mereka sedang berada di Dalam sana." Ucap Dito kembali dalam hatinya.


Ia pun Kembali Membuka Pintu Kamar Bima dan Arista secara perlahan. agar tidak membangunkan Pasangan Suami-istri itu. Langkah kakinya semakin ia pelankan agar Tidak di dengarkan oleh Bima dan juga istrinya.


"Ini dia. Akhirnya aku berhasil mendapatkan Berkas ini." Batin Dito lalu ia segera keluar dari Kamar itu Dan berjalan dengan cepat menuju pintu Depan. karena Mila masih tertidur di sofa samping pintu.


Setelah ia berhasil keluar dan membawah berkas Yang sudah ia ambil dari kamarnya Bima dan Arista. lelaki itu langsung berlari menuju mobil milik Dion juga verry yang Sudah lama Menunggunya sejak tadi.


"Bos. Itu bukannya Dito?" lirik Verry Menatap pemuda yang sedang berlari mendekati mobil mereka.


"Iya Ver, itu dito." Jawab Dion

__ADS_1


Lalu Dito Segera masuk ke dalam mobil itu dan Menyuruh Verry agar segera meninggalkan tempat itu secepatnya karena ia Merasa khawatir kalau Mila akan Menyusulnya.


Dalam perjalanan Pulang. Dito Memberikan Berkas pada Dion.


pemuda itu merasa Terkejut Melihat apa yang sudah di berikan oleh dito kepadanya itu.


"Bagaimana bisa kamu mengambil berkas ini Dari wanita Licik itu To?" tanya Dion


Lelaki itu hanya tersenyum Menatap Dion. lalu ia menulis di buku Yang sudah ia bawah kemanapun ia pergi.


"Berkas ini Aku temukan di dalam kamar Kedua Orang Tuanya." Ucap Dito Dalam Lembaran kertas itu.


"Orang tuanya Mila? Tapi kedua orangtuanya tidak ada di Sini. mereka Lagi Berada Luar negeri." Jawab Dion.


Dito Menggelengkan kepalanya. Lalu kembali menulis.


"Itu bohong. Kedua orangtuanya ada di Dalam apartemen itu. Sepertinya mereka sudah merencanakan hal ini sebelum mereka datang ke Indonesia." Ucap Kembali Dito.


"Jika memang kedua orangtuanya Mila ada di sana. Lantas kenapa mereka mau Mengambil ahli Perusahaan Milik ayahku?" ucap Dion Menatap Dito dan verry.


"Kamu harus berhati-hati Dari Keluarga Gadis itu. Karena ada sesuatu yang belum kalian ketahui tentang keluarga mereka." Ucap Dito Kembali menulis


"Maksud kamu? Semacam apa itu yang belum aku ketahui tentang Keluarganya Mila?" Menatap Dito.


"Aku sendiri juga tidak tahu. Tapi aku sangat yakin Mereka sedang merencanakan Sesuatu hal yang Bisa membuat Keluargamu Kehilangan Segalanya. Karena yang aku tahu sekarang Keluarga Bima sudah bangkrut."


Setelah membaca isi tulisan yang Dito tulis itu. Dion Hampir Saja tidak percaya. Akan tetapi Dito Memberikan sebuah Bukti Dimana Keluarga Bima Pratama sudah mengalami Kebangkrutan Sejak Setahun yang lalu.


"Jadi mereka masuk ke dalam keluarga aku, Karena Ingin menipu kedua orang Tuaku!" Ucap Dion dengan sangat Marah.


Dan di Anggukan Oleh Dito.


Hari sudah semakin Sore. Kirana merasa cemas Karena Dito Belum juga kembali.


"Kenapa mereka sangat lama ya?" Gumam Kirana Menatap ke luar halaman rumah.

__ADS_1


"Apa den Dito, dan juga Dion Belum kembali?" Tanya Fatma Dengan Lembut


Dan Gadis itu hanya menggelengkan kepalanya dengan pelan.


"Mungkin mereka masih dalam perjalanan Non," ucap Kembali Fatma.


"Iya Bi," Singkat Kirana.


"Apa Dion, Verry Dan Dito Belum Kembali Bi?" Tanya Siska.


"Belum Bu." Jawab Fatma


"Kemana mereka. Kenapa sudah Jam Segini Belum juga kembali," Ujar Siska. lalu terdengar suara klakson Mobil dari luar sana. Dengan cepat Kirana dan Fatma Berlari keluar untuk Membukakan Pintu pagar depan.


Dan mobil itu Kini Melaju dengan mulus ke halaman rumah Keluarga Yudianto.


"Selamat sore. Bi, Kirana." ucap Dion.


"Sore juga den, Kenapa kalian Baru Pulang Sejak tadi Bu Siska sangat Cemas, Apa lagi Non kirana." Ucap kembali Fatma Tersenyum pada ketiga pemuda itu.


"Ceritanya panjang Bi. Nanti kami jelaskan di Dalam saja." ucap Dion. lalu ia segera masuk kedalam rumah dan Di ikuti oleh Verry dan juga Dito.


Setelah mendengar semua cerita Dion. Yudianto bersama istrinya merasa sangat Terkejut dengan apa yang sudah di lakukan oleh Dito untuk menyelamatkan Perusahaan Milik mereka. Yudianto juga merasa Bingung dengan apa yang sudah terjadi pada keluarga Bima. hingga Harus Mencuri dokumen milik perusahaannya.


"Terimakasih banyak Nak Dito, Kamu sudah berhasil Mengambil Berkas ini Dari tangan Orang-orang yang tidak bertanggungjawab seperti Mereka itu." Ucap Yudianto.


"Pa, Sebaikanya kita harus lebih berhati-hati pada keluarga Mila, Karena Mungkin Setelah kejadian ini mereka akan mencari cara untuk bisa kembali Masuk ke dalam perusahaan kita." Ujar Dion.


Menatap ayahnya dengan Serius.


"Apa yang dikatakan Dion Itu ada benarnya juga Om, Mungkin saja Saat ini Om Bima, dan Tante Arista sudah Tahu Kalau Berkas ini sudah tidak ada dirumahnya. Mereka pasti sudah curiga dengan kedatangan Dito ke dalam apartemen itu." sambung Kirana.


"Untuk Sementara Dito jangan dulu Kemana-mana, Saya khawatir Mila akan Menyuruh Orang untuk mencari Tahu Tentang Dito." ucap Yudianto.


Dan kembali di anggukan Kirana dan Dito.

__ADS_1


__ADS_2