Derita Istri Kontrak

Derita Istri Kontrak
Ep 68: Kecurigaan Yudianto


__ADS_3

Kini perusahaan milik Yudianto mulai menurun dan banyak mendapatkan masalah dari perusahaan yang lainnya. Yudianto hanya bisa menatap layar Laptopnya dengan Tatapan yang Sedikit bersedih Karena apa yang selama ini Ia Sudah bangun Dengan Susa payah Akan Musnah dan hancur dalam Sekejap.


Tok Tok! Suara ketukan pintu.


"Masuklah!" Ujar Yudianto dari dalam sana.


Ceklek! Pintu di buka.


"Permisi pak, Apa bapa Memanggil saya?" Ucap Seorang Lelaki muda Tinggi Memakai Kemeja putih lengan panjang Dan bawahannya Celana Panjang Hitam. Yang sedang berdiri Di Samping Pintu.


"Iya Noldy, Duduklah Dulu." Pinta Yudianto Menatap Orang yang Sangat ia percayai Di kantornya.


Lelaki Muda itu langsung menarik Kursi dan duduk.


"Ada apa Pak? Apa ada masalah yang sedang bapa Pikirkan?" Tanya kembali Noldy dengan Penasaran. Karena Baru kali ini Yudianto memanggilnya Untuk Berbicara empat mata dengannya


Yudianto Hanya Mengangguk Pelan dan Menatap lelaki muda itu.


"Perusahaan kita mengalami Konflik dengan perusahaan sebelah. Apa kamu tahu Siapa yang sudah Memalsukan dokumen penting milik Perusahaan ini?" Menatap Lelaki itu dengan serius


"Mengenai hal itu saya sendiri juga tidak tahu pak, Karena saya Baru Mendapatkan Info dari Bagian keuangan Kalau Bulan ini Kita Mendapatkan Banyak kerugian Dalam pengeluaran dana yang tidak di ketahui sumbernya."


Yudianto Sangat Terkejut Ketika Mendengar Tuturan Lelaki itu. Bakan selama ini Tidak ada Kesalahan yang terjadi di Dalam perusahaanya.


"Siapa yang sudah berani menggelapkan Uang perusahaan milik Kita? Apa Ada Karyawan yang mencurigakan Di Kantor ini!"


"Tidak ada pak, Kami semua Selalu bekerja dengan baik Dan benar. kami juga Sudah bekerja di Kantor ini Selama bertahun-tahun. Dan baru kali Kita Mendapatkan Masala seperti ini." Jawab Noldy.


"Sebaiknya Kamu selidiki Laporan Keuangan Yang Keluar pada Bulan Lalu dan Bulan Ini. Setelah itu kamu Bawah ke sini." Pinta Yudianto.


Dan di anggukan Oleh Noldy. Lalu Lelaki muda itu segera keluar dari ruangan Yudianto.

__ADS_1


"Apa ada yang sudah mulai tidak jujur Dalam Perusahaan Ini?" Gumam Yudianto yang masih Bingung dengan apa yang sudah terjadi pada Perusahaannya.


"Bagaimana? Apa semuanya baik-baik Saja?" Tanya Seorang Lelaki Yang Sejak Tadi Menunggu di Luar.


"Entahlah, Aku juga merasa Bingung dengan apa yang sudah terjadi di Perusahaan Milik pa Yudianto," Jawab Noldy. Menghembuskan Napas kasar. saat menatap Bimo, Karyawan Di Kantor itu juga.


Bimo mengangguk kepalanya dengan pelan Seakan ia Sudah mengerti dengan apa yang sudah terjadi dengan perusahaan milik Yudianto.


"Apa belakangan ini Ada Orang yang mencurigakan masuk ke ruang kerjanya Pak Yudianto?" Kembali Bertanya.


"Aku pernah melihat seorang Wanita muda. Bertubuh seksi dan Tinggi, Kelihatannya dia Adalah Orang suruhannya pak Bos," Jawab Bimo. Menatap Noldy Dengan serius.


"Wanita muda? siapa dia, Dan Bagaimana bisa Pak Yudianto tidak mengetahui kedatangannya ke kantor ini." Gumam Noldy dalam hatinya.


"Apa kamu yakin, Kalau Wanita itu adalah Suruhan Dari Pak Yudianto?"


"Aku belum Yakin si, Tapi Kalau dia bukan suruhannya pak Yudianto, Lalu Dia siapa?" Kini Kedua Lelaki itu saling bertatapan Dengan Kecurigaan Yang sama.


Beberapa Kejanggalan Mulai Terlihat oleh Noldy Dan Bimo. Saat mereka meminta Laporan Keuangan Terakhir Bulan lalu.


"Bulan lalu masih normal, Tapi Minggu kemarin Uangnya sudah di transfer ke Rekening yang tidak kita kenali." Menatap Bimo Dengan Serius


"Apa mungkin ini Ulahnya anak Dari pak Bos Ya?"


"Huttsss. Jangan sembarang Menuduh! Anaknya Bos Tidak ada di sini. Dia sedang pergi liburan bersama istri dan anaknya!" ujar Noldy.


"Kalau begitu Ini Perbuatannya siapa ya?"


Lalu mereka segera Membawah Berkas yang sudah diminta oleh Yudianto ke ruang kerjanya.


Sambil di ikuti oleh Bimo Dari belakang karena Noldy sengaja mengajak Bimo untuk Masuk bersamanya. Untuk menjelaskan Tentang Wanita yang sudah masuk ke ruang kerjanya Yudianto.

__ADS_1


"Apa ada masalah dengan Kamu, Bimo?" Lirik Yudianto ketika melihat Bimo


"Maaf pak, Saya yang telah mengajak Bimo kesini. Karena ada yang harus ia sampaikan kepada Bapa." Sambung Noldy.


Dan Yudianto menatap serius pada wajah Lelaki muda itu.


"Apa yang Ingin kamu sampaikan sama saya, Apa itu sangat Penting?" Tanya Yudianto.


"Sebelumnya Saya minta maaf Pak, Dua hari yang lalu saya Melihat seorang wanita Tinggi bertubuh seksi. Masuk kedalam ruangan Bapa, Tapi saya tidak Menegurnya Karena saya Pikir itu adalah Orang suruhan Dari bapa." Ucap Bimo. Menjelaskan apa yang sudah ia lihat pada Yudianto


"Seorang Wanita Seksi? Apa kamu Melihat Wajah Dari Wanita itu?" Ulang kembali Yudianto.


"Iya pak. Jika saya Bertemu dengannya pasti saya akan Mengenali dia Pak!" Sahut Bimo


"Baiklah. Kebetulan Saya Juga Memiliki Kerja sama Dengan Beberapa Orang Termasuk Dua orang wanita, Dan saya akan Memanggil mereka Kesini untuk Menandatangani Beberapa Lembar Kertas Kosong. agar kamu bisa Mengenali wajah mereka," ucap Yudianto.


"Baik pak, Tapi apakah kami berdua akan tetap di sini?" Tanya Kembali Bimo.


"Kalian Tetap Di Ruangan ini. Akan tetapi kalian harus bersembunyi Karena saya akan Mencari tahu Siapa yang Sedang Bermain-main dengan saya!" Ujar Yudianto Menatap Kedua Karyawannya Sili berganti.


"Siap pak." Singkat Bimo bersamaan dengan Noldy. Lalu kedua lelaki itu segera Mencari Tempat untuk persembunyian mereka. Sementara Yudianto sudah menyiapkan Beberapa Lembar kertas kosong dan Uang Yang akan Ia Berikan kepada Kedua Wanita itu. Yudianto Sengaja Menjebak Keduanya dengan uang agar mereka Bisa diketahui siapa yang Sedang Ingin Bermain-main dengan Perusahaan Miliknya.


Setelah Usai menghungi Mereka. Yudianto Sudah duduk di ruang kerjanya Menunggu kedatangan kedua wanita itu. Wajah Yudianto Terlihat Sangat Emosi karena mendengar Cerita dari Bimo Mengenai seorang wanita yang sudah berani masuk ke dalam ruangannya. Bakan Selama ini Yang bisa masuk ke ruang kerjanya hanyalah Istri dan anaknya.


Dibelakang Sofa tempat duduk di ruang kerjanya Yudianto. Dua orang lelaki sedang duduk Tanpa Bergerak sedikitpun. Karena mereka ingin Memastikan siapa yang sudah Mencuri uang milik perusahaan tempat mereka bekerja.


"Semoga Saja segera di Ketahui siapa Wanita yang sudah berani masuk kedalam ruangan pak bos," Ucap Bimo berbisik Pada Noldy.


"Iya. Karena Ini menyangkut Nama baik perusahaan ini juga." Sambung Noldy.


"Jangan berisik Karena mereka tidak lama lagi akan segera sampai kesini." Ujar Yudianto pada kedua Lelaki yang sedang bersembunyi di belakang Tempat duduk.

__ADS_1


__ADS_2