Derita Istri Kontrak

Derita Istri Kontrak
Ep:140: Kebahagiaan Keluarga Pranata.


__ADS_3

Seminggu Kemudian Caca Dan Ayahnya Kembali ke Jakarta Bersama dengan Dion dan juga Verry. Heru Sangat Berterima kasih kepada putri Semata wayangnya Yang Sudah mempertemukan Ia Dengan saudara-saudaranya. meskipun pertemuan mereka Terlalu singkat Namun Bagi Heru Itu sudah membuat hatinya merasa lega dan Bahagia.


Caca Merasa Sangat mual ketika Mereka sampai di Rumah. Membuat Heru Merasa khawatir dengan Keadaan Putrinya yang Sedang hamil Muda. Heru sangat Bahagia ketika mendengar Kabar bahwa Caca Sedang mengandung anak ke dua Dari Dion.


"Sayang, Apa kamu Tidak apa-apa?" Tanya Dion. Sambil menggosok Minyak Angin di punggung sang istri.


Caca hanya menggelengkan Kepalanya.


"Kita Ke Dokter Saja ya," Ajak Dion. Namun Caca Menolak.


"Tapi aku takut sayang, Jika Terjadi sesuatu Dengan Kandungan mu," ulang Dion Kembali.


Tanpa Sengaja di Dengar oleh Siska dan Yudianto yang sedang berada di depan Pintu.


"Apa. Caca Hamil Lagi?" Ucap Siska Lalu ia segera Berjalan Mendekati Caca.


"Caca, Apa benar yang di katakan oleh Dion. Nak?" Ulang kembali Siska. dengan Penasaran.


Lalu Caca Mengangguk.


Siska langsung Memeluk Caca Dengan penuh kasih sayang. Ia Sangat Bahagia ketika mendengar Menantunya hamil Lagi.


"Mama Sangat Senang, Karena Sebentar lagi Keluarga kita ini akan Kembali kedatangan Tamu Kecil," ucap Siska.


Caca hanya Menatap mertuanya lalu ia Menundukkan Wajahnya.


"Pa, Pasti kali ini Anak Mereka Perempuan Pa," Ucap Siska. Menoleh pada Suaminya.


"Iya ma. Demo saja," Sahut Yudianto.


Kini Keluarga Yudianto merayakan hari Kehamilan Caca yang kedua. Bagi mereka Caca Adalah pembawa Keberuntungan dalam Kehidupan mereka.


Namun disisi lain Yudianto dan Siska Merasa Sedih atas Kepergian Bi Fatma yang Sudah di ambil oleh putranya pada Kemarin sore. Caca Dan Dion Belum Mengetahui apa yang sudah terjadi di dalam Rumah mereka.


"Bi Fatma Kok Nggak ada ma?" Tanya Dion. Yang merasa Bingung ketika Melihat Bi Fatma tidak bersama Dengan mereka.

__ADS_1


"Dion, Sebenarnya ni Fatma Sudah pergi Sejak Kemarin Sore. Dia Sudah di jemput oleh Anaknya," Jawab Siska Tanpa Semangat.


"Pergi? Kok Bi Fatma tidak pernah Menceritakan apa-apa Sama kita, Bahkan Aku juga tidak pernah mendengar kalau bi Fatma mempunyai Seorang anak," Ucap Dion Kembali.


"Ketahuilah Dion. Pembantu yang selama ini bekerja di rumah kita ini, Ternyata adalah CEO Dari Perusahaan Bima Sakti. Yang sangat terkenal itu." Ujar Yudianto Menatap serius pada Dion.


Caca Dan Heru Saling bertatapan Dengan Penuh Kebingungan. Sementara Dion Juga Tercengang ketika mendengar Bi Fatma Adalah pimpinan Dari Perusahaan Bima Sakti.


"Apa?? Bi Fatma, Seorang CEO Di Perusahaan Bima Sakti. Tapi kenapa Bi Fatma Bisa Bekerja Di rumah Kita ma?" Menatap ibunya dengan Kebingungan.


"Karena Bu Fatma Kecewa Pada Anak Tertuanya yang sudah Mengusirnya dari Rumah mereka. Makanya Bu Fatma mencari pekerjaan,"


"Ini Rasanya Sangat Membingungkan Tapi Kenapa Bi Fatma Tidak pernah jujur sama Kita, Apa Dia Tidak Ingin kita mengetahui Latar belakangnya ya,"


Yudianto hanya Mengerutkan dahinya.


"Sekarang Rumah ini Terlihat Sangat Sepi tanpa Adanya Bi Fatma," Ujar Dion.


Tidak lama kemudian Suara mobil Memasuki halaman Rumah Keluarga Yudianto.


Seorang wanita Keluar dari Mobil Ia Berjalan menuju Pada Pak Yanto yang sedang Berdiri di depan Teras rumah.


"Selamat Siang. Pak Yanto," Sapa wanita dewasa itu Yang tidak lain adalah Bu Fatma. yang kini sudah Berpakaian Bersih dan Terlihat sangat mewah.


"S--siang Bu," Jawab Pak Yanto Bertele-tele.


Bu Fatma hanya tersenyum Menatap Pak Yanto.


"Pak Yanto, kenapa jadi Gugup Seperti itu. Saya Datang ke Sini untuk menemui kalian semua," Ucap Bu fatma. Sembari tersenyum Lalu Ia Langsung masuk ke dalam Dan Membuat Suasana Terlihat canggung ketika Kedatangan Bu Fatma. Caca Menatap Penampilan Wanita itu Dari ujung kaki hingga Rambut. Caca Merasa Sangat Terkejut Dengan Penampilan Baru Dari Bu fatma. yang selama ini Ia Ketahui Hanyalah Seorang Wanita Biasa-biasa Saja.


"Bi Fatma, Eh.. Bu Fatma." ucap Dion


"Den Dion, Ternyata kalian sudah kembali ya," Tersenyum Menatap Dion.


Namun Dion masih Menatap Tanpa berkedip mata ketika Melihat Bi Fatma yang kini Sudah Berpakaian Rapi Dan Mewah di depan mereka.

__ADS_1


"Bu Fatma, Maafkan kami jika Selama ini kami tidak pernah tahu Tentang Latar belakang Keluarga Dari Bu Fatma," Ujar Dion


Bu Fatma hanya Tersenyum Hangat Menatap pemuda itu.


"Tidak Usa memanggil saya Dengan Sebutan Ibu, Karena Saya sudah merasa Nyaman dengan Cara kalian memanggilku Dengan Sebutan Bibi," Ujar Bu fatma. Membuat Dion dan Caca Saling bertatapan.


"Maaf Bi," Singkat Dion.


Lalu Rehan Masuk Menemui ibunya yang sedang berada di Dalam Rumah Yudianto. Kedatangan pemuda itu Membuat suasana Semakin Bertambah Sulit untuk di pahami. Selama ini Caca Sangat Mengenal Rehan Tapi mereka tidak pernah Mengetahui Siapa Ibunya Rehan.


"Rehan?" ucap Dion dan Caca Secara bersamaan.


Rehan Juga terkejut ketika melihat Dion bersama Caca sedang duduk Di Samping ibunya.


"Caca, Dion?" kenapa kalian bisa berada di sini?" Ucap Rehan Penuh Kebingungan.


"Harusnya aku yang tanya, Bukan Kamu." Sambung Dion.


"Oh, Maaf. Aku ke sini Bukan Untuk Mencari masalah dengan Kalian, Tapi aku Kesini Karena bersama Ibuku," Ujar Rehan Kembali lalu ia Segera Duduk Di Samping Bu Fatma.


"Jadi Rehan ini Adalah anaknya Dari Bi Fatma ya?" Ucap Caca.


dan Di anggukkan oleh Fatma.


"Astaga. Selama ini Kami adalah teman dekat Bi, Bahkan Mas Rehan Sering membantu aku, Sejak aku pertama kali Sampai di rumah ini." Ucap Caca.


"Oya? Lalu kenapa Non Caca Tidak pernah cerita sama Bibi, Kalau kalian Sering bertemu," Timpal Fatma. Dion hanya Menatap Penuh Rasa Malu pada Pemuda itu. karena sebelumnya ia sering Memarahi Rehan Saat bertemu dengan Caca Waktu dulu.


"Semua ini terjadi karena berkat Kamu nak, Kamu Memang Menantu yang paling baik di dalam Keluarga kami ini," Sambung Yudianto. Seraya Tersenyum Pada Caca.


Kini Keluarga Yudianto Dan juga keluarga Fatma Berkumpul dikediaman Yudianto pranata. Kedua Keluarga itu menjalin hubungan Kekeluargaan Untuk Saling mendukung Dalam Setiap Pekerjaan mereka.


Fatma sangat bersyukur bisa mengenal keluarga Yudianto Karena ia Bisa mendapatkan pengalaman yang Jauh lebih baik dari apa yang selama ini ia Miliki. Bagi Mereka Keluarga itu Lebih penting dari segalanya.


*****

__ADS_1


Dengan kehadiran Sang buah hati dari Dion dan Caca. Keluarga Yudianto pranata Semakin Lengkap dengan kehadiran seorang Putri cantik yang sangat mirip dengan Caca. Dan Kini Caca dan Dion Hidup bahagia Bersama dengan keluarga Yang sangat menyayangi mereka.


__ADS_2