Di Paksa Menikahi Teman Baikku

Di Paksa Menikahi Teman Baikku
Ide Di Pagi Buta.


__ADS_3

Setelah melakukan bermain yang di katakan Rizki, mereka langsung memutuskan untuk tidur sakin capeknya. Hingga makan sate yang sudah mereka beli pun tak sempat.


Namun Rizki sebelum tidur dia sudah sempatkan untuk memberi tahu Bibi Sum terlebih dahulu untuk memakan punya mereka dan menyimpan dua bungkus sate tersisa untuk berjaga-jaga jika Melodi nanti akan menanyakan sate pesanannya itu.


Dan benar saja, Melodi terbangun pada pukul empat subuh karena perutnya yang terus berbunyi.


"By.." Panggil Melodi pada Rizki yang sedang memeluk tubuhnya yang sudah berpakaian, dia pastikan jika Rizki yang memakaikan itu padanya. Karena setahunya semalam dia tak sempat berpakaian sakin capek dan mengantuk yang bersamaan.


"Dady, bangun Mami lapar nih." Ucap Melodi lagi sambil terkekeh pelan dengan ucapannya sendiri.


"Dady.." Ucap Melodi terpotong dengan Rizki yang mengecup pipinya.


"Ayo sayang, Dady temenin. Anak Dady lapar yah?" Ucap Rizki sambil mengelus perut Melodi.


"Iya Ded, lapar banget. Dady sih ajak main Mami sampai ketiduran dan lupa makan kan." Ucap Melodi membuat Rizki terkekeh, karena Melodi menirukan suara anak kecil.


"Hehehe, maaf yah." Jawab Rizki dan setelahnya dia langsung mengajak Melodi untuk keluar kamar.


"Satenya gimana Ded, apa masih bisa di makan?" Tanya Melodi yang masih mengigat satenya.


"Masih sayang, kan bumbunya untung Dady minta pisah. Ada di macrowave, Dady minta Bi Sum letakan di sana biar kita tinggal panaskan saja." Jelas Rizki saat keduanya sudah sampai di dapur.


"Syukurlah." Sahut Melodi lega.


"Duduk saja, biar Dady yang panaskan satenya." Ucap Rizki dan langsung di turuti Melodi..


Rizki langsung beranjak untuk memanaskan sate mereka, setelah itu dia langsung membuat susu buat Melodi dan menyiapkan piring untuk keduanya.


"Minum ini dulu sayang." Ucap Rizki sambil memberikan segelas susu yang dia buat untuk Melodi.


"Makasih Dady." Ucap Manja Melodi karena jika mereka berdua inilah yang akan terjadi, semenjak hamil dia selalu terlihat manja sekarang. Berbeda dari sebelumnya yang biasa saja.


"Manis banget sih." Ucap Rizki sambil mencium pucuk kepala Melodi sakin gemasnya. Setelah itu dia kembali melihat Sate yang dia panaskan.


"Ini dia Satenya." Ucap Rizki saat kembali dengan Sate di atas nampan yang di bawa bersamanya..


"Terima kasih." Ucap Melodi setelah itu dia beranjak berdiri, membuat Rizki bingung.


"Mau kemana?" Tanya Rizki saat Melodi hendak pergi.


"Mau ambil hp Dady, sebentar." Jawab Melodi sambil tetap melangkah.


Tak lama kemudian Melodi kembali dengan ponsel yang berisik di tangannya.

__ADS_1


"Kita nonton ini yah." Ucap Melodi sambil menaruh ponselnya di hadapan piringnya dan Rizki, entah kenapa dia suka sekali menonton akhir-akhir ini..


"Ini film apa yang." Tanya Satria sambil menaruh lontong dan sate di piring Melodi.


"Bukan film Ded, tapi vlog orang." Ucap Melodi sambil serius tatapan matanya pada Ponsel..


Rizki hanya manggut-manggut mengerti.


Mereka pun makan dengan tontonan yang Melodi pilih sebagai teman mereka makan pagi ini.


Saat Melodi memakan sate tak sengaja saus kacangnya menempel di pipi hingga ujung bibirnya membuat Rizki gemas.


Di tariknya wajah Melodi hingga menatapnya, membuat Melodi bingung.


"Kenapa Dedy?" Tanya Melodi bingung.


"Makan kamu belepotan." Ucap Rizki membuat Melodi hendak langsung ingin membersihkannya, namun di cegah Rizki..


"Biar Dady saja." Ucap Rizki dan dia langsung mendekatkan wajahnya ke arah Melodi, tanpa jijik Rizki langsung membersihkan pipi melodi dengan mulutnya. Saat hendak sampai di sudut bibir Melodi, Rizki ingin melanjutkan dengan sedikit ciuman namun deheman Bibi Sum menghentikan niatnya itu.


"Maaf Bu Bapak, mengganggu kalian. Bibi haus, mau ambil minum." Ucap Bibi Sum merasa bersalah sudah mengganggu aktifitas kedua majikan mudanya itu.


Sebenarnya dia ingin kembali ke kamarnya saat melihat keduanya, namun karena haus jadi beliau tetap melanjutkan saja langkahnya.


Mendengar itu Bi Sum langsung menganggukkan kepalanya melanjutkan langkahnya ke arah tempat air.


"Nanti baru lanjut Lagi yang, kamu harus tidur." Ucap Rizki saat makanan mereka habis dan Melodi hendak menonton Vlog yang lainnya lagi.


"Baiklah." Ucapnya mengerti.


Setelah itu mereka kembali ke kamar setelah Bibi Sum mengatakan jika beliau saja yang akan membereskan tempat makan mereka.


Sesampainya di kamar, mereka tak langsung tidur lagi sebab Melodi terus saja mengajak Riski berbicara.


"Dady, hari ini kan libur. Gimana kalau kita liburan ke villa, aku pengen By." Ucap Melodi sambil memainkan rambut Rizki.


"Baiklah, tapi tidur yah." Ucap Rizki mengiyakan permintaan Melodi, karena tak ada salahnya juga jika mereka pergi liburan.


"Yey, makasih Dady." Teriak Melodi dan dia langsung menghujam Rizki dengan ciumannya di seluruh wajah suaminya itu.


"Kamu ini sayang, tidur yuk." Ucap Rizki lagi.


"Iya Dady, nanti aku ajak Saga Gerald juga Bang Bima boleh?" Tanya Melodi sebelum mereka kembali tidur.

__ADS_1


"Boleh, boleh Mami sayang." Kata Rizki dan dengan gemas dia membenamkan wajahnya di ceruk leher Melodi membuat istrinya itu kegelian.


"Ah Geli Dady, nakal ih." Keluh Melodi.


"Makanya tidur Mami." Ucap Rizki dan Melodi langsung menutup matanya saat di tatap gemas Rizki, membuat pria itu terkekeh melihat tingkah sang istri.


***


"Sayang kamu di sini, aku cariin juga." Ucap Rizki sambil memeluk Melodi dari belakang.


Tadi saat dia terbangun, Rizki langsung mencari Melodi saat wanita itu tak ada di sampingnya. Dan ternyata dia menemukan Melodi di taman belakang saat bertanya pada Bibi Sum di dapur tadi.


"Lagi ngapain sih?" Lanjutnya lagi bertanya.


"Habis telfon Gerald sama Saga Dad, ngajak ke villa sore nanti." Ucap Melodi.


"Emang jadi yah ke villanya?" Tanya Rizki jahil.


"Yah jadi lah, kan kamu udah ngijinin Dad. masa lupa sih." Gerutu Melodi.


"Hehehe, iya iya. becanda doang Mami, serius banget sih." Ucap Rizki sambil mencium gemas pipi Melodi.


"Dady sih. Oh yah, tinggal Bang Bima nih yang belum aku hubungi." Ucap Melodi sambil mengotak atik ponselnya kembali.


Rizki hanya mengamati saja dari belakang Melodi sambil sesekali dia mengecup tengkuk istrinya itu.


"Ded, geli ih." Protes Melodi dan itu membuat Rizki terkekeh.


"Halo Kak" Sapa wanita dari seberang sana yang Melodi kenal.


"Hay, Gadis. Kebetulan sekali kamu yang angkat. Kita ke villa yuk, besok minggu sore baru balik. Nanti aku kirim lokasinya. Sore kita berangkat, bilang bang Bima juga aku nggak nerima penolakan." Ucap Melodi panjang lebar sambil satu tangannya memegang bibir Rizki yang mengganggu tengkuknya sejak tadi.


"Tapi.." Ucap Gadis langsung di potong Melodi, sebab dia tak mau ada penolakan yang dia dengar.


"Nggak pakai tapi-tapian Gadis, bayiku yang minta ini. Babay Kakak ipar." Ucap Melodi dan langsung memutuskan panggilan mereka sebab tak tahan dengan tindakan Rizki yang terus saja mengganggunya.


"Dady ih, nanti lengket tahu. Aku kan sudah mandi." Gerutu Melodi sambil menjauhkan dirinya dari Rizki.


"Siapa suruh mandi nggak ngajak-ngajak coba." Ucap Rizki sambil hendak memeluk Melodi kembali saat istrinya itu mengurai pelukannya.


Namun Melodi sudah telanjur menghindar darinya.


"Siapa suruh, bangunnya telat. Sana mandi Dady bau ta.." Ucap Melodi terpotong saat dia melihat ada seorang wanita yang berjalan ke arah mereka.

__ADS_1


__ADS_2