
"Ahh Rajaaaa." Ucap Melodi langsung berlari memeluk Pria itu membuat Rizki kaget seketika.
Yang mau tahu siapa Raja bisa baca kembali episode Tembok Mesum.
"Kebetulan sekali ketemu lo di sini Mel, tadinya aku mau ke apartemen kamu sore nanti." Ucap Raja sambil membalas pelukan Melodi.
"Sejak kapan kamu kesini." Ucap Melodi setelah melepas pelukan mereka.
"Kemarin, siapa Mel?" Ucap Raja saat melihat Rizki yang menatapnya dengan tatapan tak suka.
Belum sempat Rizki menjawab pertanyaan Raja, Saga dan Gerald sudah lebih dulu menyela obrolan mereka.
"Dari mana sih kalian, di cari-cari juga." Ucap Gerald ketika menyambangi Melodi dan Rizki yang sedang mengobrol dengan orang yang tak mereka kenal itu.
"Bantuin bawain ini barang." Ucap Rizki sambil menunjuk belanjaan Melodi di tangannya.
"Hey guys, kenalin Raja Sahabat aku." Ucap Melodi pada Ketiganya.
"Ja, ni kenalin mereka ini sahabat aku di kampus." Ucap Melodi beralih pada Raja.
"Raja." "Gerald."
"Raja." "Saga."
"Rizki." "Raja."
Mereka pun saling sapa dan berkenalan, setelah itu Melodi beralih untuk bertanya pada Raja.
"Sama siapa ke sini Ja?" Tanya Melodi.
"Tuh sama Mama." Ucap Raja sambil menunjuk mamanya yang agak jauh dengan mereka, karena kebetulan dirinya melihat Melodi maka dia berjalan ke sini.
"Kalian bayar saja dulu, aku pamit sebentar ke Mamanya Raja." Ucap Melodi langsung menggandeng tangan Raja dan membawanya menuju tempat Mama Raja berada.
Ketiga lelaki itu pun melongo melihat Melodi, yang langsung pergi begitu saja meninggalkan mereka.
"Coba sekarang ada si Anzas bucin, pasti udah di marahin tu Melodi. Main gandeng gandeng cowok aja." Ucap Gerald sambil melihat kepergian Melodi yang terlihat sangat bahagia itu.
"Asal lo tahu Ger, di sebelah lo ada yang lebih panas lagi nggak bisa ngapa ngapain." Batin Saga sambil melihat Rizki yang terlihat nampak sangat marah saat ini, bahkan Pria itu sampai mencengkram kuat baju yang sedang dia tahan.
__ADS_1
"Ayo, ke kasir saja." Ucap Rizki dingin dan berlalu meninggalkan Saga juga Gerald begitu saja, pria itu terlihat begitu sangat kesal saat ini di mata Saga.
Saga dan Gerald pun berjalan mengikuti Rizki di belakang pria itu sambil sekilas sekilas melihat ke arah Melodi .
"Mama Ami." Panggil Melodi ketika mereka hampir mendekati wanita paruh baya itu.
"Hey sayang, kamu disini juga yah. Mama kangen sayang." Ucap Mama Ami sambil berjalan memeluk Melodi.
"Aku juga kangen Mah, apalagi masakan Mama wih langsung ngiler aku Mah." Ucap Melodi sambil membalas pelukan Mama Ami.
Raja yang melihat sahabat dan Mamanya saling peluk pun dia tersenyum melihatnya.
"Kamu sama siapa sayang?" Ucap Mama Ami sambil melepas pelukan mereka.
"Sama teman-teman Mah, mereka lagi di bagian kasir." Ucap Melodi.
"Sayang, makan bareng yuk. Sudah lama kan kita nggak makan sama-sama, iya kan Ja?" Ucap Mama Ami.
"Iya Mel, mau yah makan sama-sama. Ajak teman-teman kamu juga." Ucap Raja setelahnya tersenyum hangat pada Melodi.
"Boleh Mah." Ucap Melodi.
"Sekarang aja kalau gitu, Mama juga belum dapat pakaian yang sesuai soalnya." Ucap Mama Ami.
Persahabatan Melodi dan Raja begitu dekat, bahkan Mamanya Raja sampai menganggap Melodi seperti Anaknya sendiri karena sakin seringnya Melodi di ajak Raja ke rumah mereka. Itu sebabnya Mama Ami begitu dekat dengan Melodi, namun sayangnya mereka harus berpisah karena studi lanjutan mereka yang berbeda.
Berhubung Ketiga temannya itu yang masih antri, Melodi lebih Memilih untuk menunggu mereka sambil melihat-lihat baju untuk Rizki. Setelah mendapatkan yang cocok menurutnya, Melodi langsung membawanya dan memberikan baju itu pada Rizki yang sedang antri.
"Ini juga ya Ki." Ucap Melodi dan memberikan baju itu pa Rizki, pria itu hanya mengambilnya tanpa berkata apapun pada Melodi.
Melodi kembali berjalan menuju Mama Ami dan Raja karena antrian Rizki dkk masih lama menurutnya.
"Mama tunggu sebentar yah, soalnya mereka masih antri. Mama pilih dulu pakaiannya sambil tunggu teman-temanku." Ucap Melodi.
"Baiklah sayang." Ucap Mama Ami.
"Mel, duduk situ yuk." Ucap Raja sambil menarik lengan Melodi menuju bangku yang tersedia di tempat itu.
"Kapan naik gunung lagi?" Tanya Melodi ketika mereka Telah duduk.
__ADS_1
"Seminggu lagi, tapi bareng teman kampus aku. Kamu mau?" Tanya Raja.
"Boleh, entar kabarin aja." Ucap Melodi.
Setelahnya mereka mengobrol banyak, karena lama tak jumpa. Hingga kini Rizki, Saga, dan Gerald telah berjalan mendekati mereka karena telah usai dari antrian pembayaran.
"Asik banget Mel." Ucap Saga karena melihat Melodi tertawa lepas sambil berbicara dengan Raja.
"Sudah selesai." Tanya Melodi tanpa menjawab ucapan Saga barusan.
"Gini amat Mel rasanya jadi suami kamu. Baru juga kita baikan Mel, udah buat aku kesal lagi aja kamu." Batin Rizki melihat kebahagiaan yang terpancar di raut wajah Melodi saat wanita itu sedang tertawa bersama Raja.
Hampir sebulan menikah dengan wanita itu, dirinya tak lagi melihat tawa seperti tadi dari Melodi. Padahal saat belum Menikah, mereka sering menghabiskan waktu tanpa sedikitpun tawa yang terlewatkan.
"Udah, ayo lanjut." Ucap Rizki yang sudah tidak betah melihat kedekatan Raja dan Melodi.
"Kita makan bareng Raja dan Mamanya yah, mau yah." Ucap Melodi sambil menatap Rizki, Saga dan Gerald bergantian.
"Boleh." Jawab Gerald, sedangkan Saga dan Rizki hanya diam saja tanpa menanggapi permintaan Melodi. Setelahnya Melodi beralih untuk memanggil Mama Ami.
"Tunggu sebentar, aku panggil Mama Ami dulu." Ucap Melodi sambil beranjak dari mereka.
Kini tibalah mereka di restoran yang berada dalam Mall itu.
"Duduk sini saja Mel." Ucap Raja sambil menarik Melodi untuk duduk di sebelahnya. Lagi-lagi Rizki tak tahan melihat hal itu, namun dia berusaha untuk sabar saat ini. Pria itu tak mau membuat suasana di sana menjadi tengang kalau sampai dirinya kelepasan cemburu terhadap Melodi.
Rizki pun memilih duduk tepat berhadapan dengan Melodi, dirinya hanya ingin agar lebih leluasa mengamati Melodi.
Setelahnya mereka pun memesan makanan dan makan setelah pelayan mengantarkan pesanan mereka. Terkadang Saga dan Gerald terlibat obrolan dengan Raja mengenai hobi bergunung Raja, sampai dengan masalah kuliah. Namun tidak dengan Rizki pria itu nampak memperhatikan obrolan meraka tanpa mau masuk dalam obrolan itu.
"Makannya yang benar Mel." Ucap Raja kemudian mengambil tisu dan langsung membersihkan sekitaran bibir Melodi dengan tisu di tangannya.
Mama Ami yang melihat itu hanya bisa menampilkan senyum hangatnya saja pada Raja dan Melodi. Namun tidak dengan Gerald, Saga dan Terutama Rizki. Ketiganya di buat terkejut dengan sikap Raja pada Melodi.
Melodi yang di tatap mereka semua pun jadi salah tingkah sendiri, kemudian dia langsung mengambil tisu itu dari Raja.
"Biar aku saja Ja." Ucap Melodi.
"Yang sabar Ki." Batin Saga sambil melirik Rizki.
__ADS_1
"Aku pamit duluan yah, ada urusan penting soalnya. Permisi Tan." Ucap Rizki seketika sambil sengaja melihat ponsel miliknya.
"Sag, tolong bawain belanjaan Melodi." Ucap Rizki lagi sambil meletakan tentengan belanjaan di samping Saga, setelahnya dia langsung meninggalkan tempat itu.