
Lima bulan kemudian..
Tepat hari ini adalah satu bulan kelahiran anak laki-laki Melodi dan Rizki. Putra pertama yang mereka beri nama Dia Sky Putra Kasatria Gunawan sesuai dengan nama yang sudah Rizki siapkan sejak lama saat dia mengetahui Melodi mengandung.
Arti nama dari Dia adalah bentuk kepemilikan kedua orang tuanya dan Sky yang artinya langit sementara Kasatria Gunawan adalah nama tengah dan belakang dari Rizki sendiri.
Adapun nama perempuan yang Rizki siapkan, namun berhubung anak mereka berjenis kelamin laki-laki maka nama perempuan yang sudah mereka siapkan akan di simpan untuk anak selanjutnya jika nanti berjenis kelamin perempuan.
"Happy one month Baby Sky tembemnya Mami, Anak tampan anak gantengnya Mami." Ucap Melodi sambil mencium gemas pipi cabi putranya yang nampak masih tertidur pulas, karena semalam lebih memilih begadang di banding tidur.
"Dady juga mau lihat Mi, lihat kan Baby Sky nya sayang." Pinta Rizki.
"Makanya pulang Dady, siapa suruh perginya lama banget." Jahil Melodi tetap tak mengarahkan ponselnya pada Baby Sky. Dia malah meletakan ponselnya begitu saja di samping Sky yang sedang terlelap. Sementara dirinya sibuk mencium dan mentoel toel pipi putranya sakin gemesnya.
"Sayang Ayolah, Mami ko kamu tega sih. Dady kangen Sky tahu. Lagian ini kan tugas sayang, kalau nggak juga nggak mungkin Dady pergi tanpa kalian berdua." Ucap Rizki lagi, sebab sudah seminggu ini dia tak bertemu dengan Melodi juga Sky karena dirinya yang kini sedang menjalani mata kuliah KKN nya di salah satu pedesaan yang cukup jauh dari kediaman mereka.
Sementara Melodi dia masih mengambil cuti, karena memang dia yang belum biasa meninggalkan Sky sendiri sampai nanti dia benar-benar mendapatkan pengasuh yang cocok untuk putranya itu.
"Hehehe, iya iya Dady sayang. Nih dia Baby gembul nya." Ucap Melodi sambil mengarahkan ponselnya pada Sky yang nampak masih terlelap.
"Uhh putra Dady, tidurnya lucu banget sih kaya Maminya emesss. Ahhh, pengen gigit Mi itu pipinya minta di gigit." Ucap Rizki girang gemes sendiri di seberang sana.
"Biar Mami wakilin yah gigit nya." Ucap Melodi dan dia hendak ingin mendekati Sky, namun terhenti karena teriakan dari belakang punggungnya.
"Kau mau apakan cucu Tante Melodi." Ucap seseorang dan Melodi langsung mengarah pandangannya ke belakang.
"Ah Tante Mia, kapan datangnya? Kok nggak ngabarin Melodi sih." Ucap Melodi sambil terlebih dahulu meletakan ponselnya dan beranjak memeluk Sang Tante.
"Baru saja sayang, nggak asik kalau ngabarin. Pasti kamu telfon terus. Tante nggak sabar tahu pingin lihat cucu Tante ini, nggak asik lihat gambarnya doang." Ucap Tante Mia sambil membalas pelukan Melodi.
Tante Mia beberapa bulan ini beliau lebih memilih menetap di negara pelariannya, setelah usahanya di sana sedikit mengalami kemajuan. Dan sekarang beliau datang karena penasaran dengan cucu pertama di keluarga mereka itu.
"Sky, ini Tante Oma sayang. Oh Gemesnya kamu nak." Ucap Tante Mia setelah mengurai pelukannya dengan Melodi dan beranjak mendekati Sky dan mendusel dusel pipinya gemes.
"Yah masih tidur yah kamu." Ucap Tante Mia lagi.
"Bangunin aja Tan, ini sudah waktunya Sky bangun. Soalnya dia juga belum nyusu pagi ini karena tidur terus." Ucap Melodi karena sesuai saran dokter jika jam delapan Sky belum juga bangun maka dia harus di bangunkan, karena memang Sky harus di mandikan juga terutama dia harus minum susu juga untuk kesehatan bayi sendiri.
__ADS_1
"Baiklah, ini part yang paling menyenangkan." Ucap Tante Mia dan mulai bereaksi membangunkan Sky dengan cara menggelitik kaki mungil tapi bengkak milik Sky dan ternyata berhasil.
Baby Sky nampak membuka matanya perlahan. Saat matanya sempurna membuka, Sky nampak mengerutkan kedua keningnya menyatu saat melihat wajah Tante Mia yang tepat berada di depannya.
"Kenapa sayang, humm. Ini Tante Oma sayang, kita sering vidio cool kan, kok nggak ngenalin Tante Oma sih." Ucap Tante Mia dan beliau sambil mencium pipi Sky gemas. membuat Baby Sky menahan wajah Tante Mia sambil tertawa kegelian.
Sementara Itu Melodi yang sadar tadi dia sudah membiarkan telfon Rizki menganggur karena kedatangan Tantenya itu. Dia segera melihat ponselnya yang nampak masih tersambung, namun Rizki nampak tak terlihat di sana.
Hingga beberapa saat barulah Rizki muncul dengan tampilan segar dan hanya memakai handuk kecil yang menutupi pinggangnya.
"Kamu mandi By?" Tanya Melodi.
"Iya sayang, habis aku di cuekin."
"Hehe, kelupaan By. Mau kemana?" Tanya Melodi.
"Mau ikut kegiatan sayang setengah sembilang sebentar lagi." Ucap Rizki dan dia langsung membuka handuknya begitu saja, sebab memang dia sendiri yang menempati kamar itu.
Melodi yang melihat tubuh polos Rizki sedikit melotot kan matanya.
"Kamu By, kebiasaan banget sih kalau ada yang lihat gimana." Marah Melodi karena kebiasaan suaminya itu, jika di kamar mereka tak masalah. Nah ini di tempat orang Rizki tetap melakukan kebiasaannya itu.
"Nggak lucu." Sahut Melodi.
"Bener? Awas yah kalau kangen aku nggak kasih lo entar." Ucap Rizki.
"Dasar mesum." Omel Melodi menanggapi kejahilan Rizki, karena pria itu berhasil membuat pipinya memerah.
"Siapa yang mesum Mel, suami kamu yah?" Tanya Tante Mia yang sekilas mendengar perkataan Melodi.
"Iya Tan, mesum banget si Rizki nya." Balas Melodi membuat Rizki terkekeh namun lain halnya Melodi dia langsung mendapat teguran dari Tante Mia.
"Nggak boleh gitu sama suami Mel, kan mesum sama istri sendiri nggak papa." Ucap Tante Mia
"Dengar tu sayang, marahin saja dia Tan. Suka ngatain aku mesum soalnya." Teriak Rizki tepat di tempat suara membuat Melodi langsung menjauhkan ponselnya sakin kencang teriakan Rizki.
"Tante kok nggak belain Melodi sih, Rizki jadi besar kepala kan jadinya."
__ADS_1
"Jangan panggil nama suamimu sayang, nanti di contoh Sky loh." Nasehat Tante Mia namun beliau tetap fokus dengan Sky yang nampak anteng dalam gendongannya.
"Hehehe, lupa." Ucap Melodi sambil tersenyum.
"Sayang, sebentar." Ucap Rizki saat kamarnya di ketuk.
Usai menemui orang yang mengetuk pintu yang ternyata adalah mama KKN pemilik rumah yang Rizki tempati, pria itu pun kembali ke ponselnya .
"Sayang Dady pamit yah, ada yang udah jemput." Ucap Rizki jujur, karena memang teman KKN samping rumahnya sudah menjemputnya.
"Iya Dady, awas yah jaga mata. Jaga hati juga jangan lupa." Ucap Melodi.
"Siap Bu negara." Kata Rizki sambil hormat.
"Ya sudah Mami tutup Yah Dad." Ucap Melodi dan langsung di iyakan Rizki.
Usai salam sayang keduanya di ucapkan, mereka masing-masih langsung mengakhiri panggilan.
"Permisi Bu." Ucap Bibi sum di depan pintu kamar yang nampak terbuka.
"Yah Bi Sum, masuk saja." Sahut Melodi.
Bibi sum langsung masuk setelah di persilahkan.
"Bu, ada tamu di depan katanya mau ketemu Ibu." Ucap Bibi Sum memberitahu tujuannya datang ke kamar Melodi.
"Siapa Bi?"
"Aduh Bibi lupa nanya namanya Bu."
"Ya sudah biar aku temui. Oh yah, tolong siapin air buat mandinya Sky yah." Ucap Melodi dan di iyakan Bibi Sum.
"Tan aku keluar dulu."
"Iya sayang, biar nanti Sky Tante yang mandiin." Tawar Tante Mia.
"Oke Tan." Ucap Melodi dan dia langsung beranjak keluar.
__ADS_1
Saat baru sampai di ruang tamu, Melodi sedikit terkejut dengan sosok yang bertamu itu..
"Maaf, ada apa yah." Ucap Melodi sedikit tak bersahabat.