Dinikahi Bos Posessive

Dinikahi Bos Posessive
Kenyaatan pahit lagi


__ADS_3

Di ujung jalan memasuki ruangan, Nadia sudah menunggu kedatangan nyonya Garra dengan sabar, sampai melihat sosok yang membuatnya berdiri hingga bosan itu menampakan kan diri.


“Nyonya Garra, anda sudah di tunggu di dalam.” Sapaa Nadia memberi tahu.


“Terimakasih yah, tadi ada sedikit kendala makanya lama.” Sahut Maira melangkah masuk ke dalam ruangan.


 “Pintar sekali dia bersandiwara, pantas saja tuan Garra seperti itu.” Gumam Nadia menatap kagum pada Maira.


Memasuki ruangan yang di penuhi  sorotan camera dan mic serta para wartawan yang


haus akan informasi. Semua berkumpul  memenuhi isi ruangan.


“Maira akhirnya kamu datang juga.” Sapa Sasha melambaikan tangan ke udara


“Maaf, di jalan tadi  ada sedikit kendala” sahut Maira duduk di samping Sahsa.


“Hmpt alasan yang sama.” Gumam Nadia  mendengar ucapan Maira.


Garra memperhatikan manik mata maira, wajahnya menampilkan senyuman tapi matanya tentu saja tidak. Pantulan kristal yang  ada di manik mata Maira membuat Garra yakin

__ADS_1


gadis ini habis menangis.


“Maaf apakah sudah bisa di mulai sesi tanya jawabnya, berhubungan ini hanya memakan waktu 1 jam.” Jelas salah satu wartawan.


Anggukan kepala dari ketiganya membuat sesi tanya jawab pun di mulai.


“Tuan Garra, apakah media EMS sekarang yang berada di bawah naungan wiliam sudah lama anda rencanakan. Dalam artian itu adalah target anda” Ujar Sarkas salah satu  wartawan.


“Hahaha, rumor macam apa itu, media EMS itu hanya perusahaan kecil sebenarnya banyak perusahaan yang besar aku ingin akuisisi hanya saja karena keutuangan dari saham dan kebetulan media EMS yang hampir bangkrut  tidak salah bukan mengembil alih sepenuhnya.” Jelas Garra  dengan santai.


“Seperti rumor yang beredar, apakah itu kerena istri anda yang rahasia itu bekerja di perusahaan tersebut.” Pertanyaan yang membuat Garra dan Maira tersentak  kaget. Ucapan seorang wartwan yang mulai menguliti  kehidupan pribadi Garra wiliam.


Astaga. Astaga bagaimana bisa mereka tahu.


“Siapa yang menyebarkan rumor murahan kayak gitu, istri aku juga gak mungkin aku tega  membuat dirinya bekerja di perusahaan seperti media EMS. Tapi, berhubung sekarang media


EMS di  bawah naungan wiliam grup  kalau istri aku mau bekerja pun gak masalah juga.” Ujar Garra dengan tatapan tajam pada seorang wartawan yang bertanya


Maira menunduk. Bahkan situasi seperti ini, Maira mengharapkan sesuatu. Tapi entah apa itu.

__ADS_1


“Hubungan anda dengan istri anda saat ini apakah semua berjalan seperti semestinya.” Lanjut wartawan lainya


Menanggapi pertanyaan pertanyaan dari berbagai pertanyaan dari wartawan bukanlah hal mudah apalagi mereka punya segudang informasi tentang orang yang akan  di jadikan berita utama untuk beberapa saat.


Garra lelaki yang tenang dengan pembawaan dingin tengah mengeraskan rahangnya, mengenai pertanyaan yang baru saja dilontarkan oleh seorang wartawan .


“Menurut kalian hubungan seperti apa yang semestinya” Garra berkata. “hubunganku dengan istriku adalah hubungan yang sudah seharusnya terjadi.”


Sasha melirik Garra


“Oh ia, aku mau mengatakan kalau semua para media di undang dalam ulang tahun aku nanti semua boleh datang. Dan untuk konsepnya aku akan bincang dengan maira karena ini ada hubungan nya dengan gaun nya nanti.” Menatap dengan senyuman pada Maira.


 Maira membalasnya dengan senyuman khas miliknya juga.


Semua berjalan lancar hingga selesai di mana Maira sungguh terkejut dengan tanggal ulang tahun Sasha yang sama dengan nya.


“20 juli itukan sama dengan tanggal lahirku juga, cuman dia dengan denganku beda 4 tahun yah.” Gumam  Maira berjalan di belakang Garra dan Sasha yang saling merangkul mesra.


 Maira mengembungkan pipinya sebelum melihat adegan mesra keduanya hingga rasa kesal di  dadanya membuat mata nya berkaca kaca.

__ADS_1


Maira membuang lirikan mata dengan arah yang tak menentu, kadang menatap langit


langit, lalu melemparkan pandangan nya ke objek baca atau lukisan yang mereka lewati, dan akhirnya  jatuh menatap lantai. Asal tidak melihat adegan mesra keduanya.


__ADS_2