Dinikahi Bos Posessive

Dinikahi Bos Posessive
BAYAR JANJI


__ADS_3

“Ah, maaf bos semua terkendali seperti yang anda ingin kan.” Hah aku kira bertanya tentang nona Maira.


“Kamu dapat bonus 10%.” Berjalan lebih dulu meninggalkan Rama


Pagi itu Garra terbang kembali ke kota Fleskot dan langsung


menuju wiliam grup untuk melakukan rapat. Semua orang dari berbagai kepala


divisi hadir dalam rapat itu dengan cukup tegang, menunggu kehadiran Garra.


Cuaca yang baik membawa mereka dengan cepat ke sampai di


bandara kota Flescot. Dan dari bandara Gara dan Rama segera lanjut menaiki


hellycopter menuju grup wiliam. Mendarat tepat di atas perusahaan wiliam grup


yang langsung menuju ruangan rapat.


Kehadiran Garra membuat banyak kepala divisi sesak nafas


soal saham yang akan mereka berikan pada Garra dari masing masing perusahaan.


“Sebelum membahas soal saham, aku ingin bertanya soal proyek


pembangunan Menara kota Flescot.” Bertanya dengan tatapan tajam.


“Ah, soal itu maaf bos,sepertinya harus di tunda, karena


kontraktornya mengalami kecelakaan tunggal dan masih di rawat di rumah sakit.”


Jelas salah satu kepala divisi yang bertanggung jawab.


“Berapa lama.” Aura tak senang.


“2 bulan bos. Sesuai standar kesehatan dari dokter.”


Menjelaskan terasa seperti nyawanya tercabut.


“2 minggu semua harus sudah rampung.” Jelas dan singkat mengatakan dengan tatapan mengunci.


Ah, gila 2 minggu rampung para pekerja buruh bisa mati. keluh


kepala divisi.


Selanjutnya rapat nya membahas soal saham, berapa kubu yang


ada di pihak Garra dan berapa  kubu yang


ada di pihak paman? Rapat yang cukup panjang membuat Garra hampir memarahi


setiap para pekerja yang ada di kantor.

__ADS_1


“Dalam 3 jam, anda akan mendapatkan semua hasil dari rapat


kali ini.” Beritahu kepala divisi.


“Sekarang bubar.” Rapat itu pun berakhir selanjutnya Garra


harus menjumpai pertemuan dengan kepala bidang pembangunan daerah. Makan malam


untuk membicarakan nya pun berlangsung cukup lama. Dan setelah nya Garra baru


bisa kembali ke Brescout.


Malam sudah menunjukkan pukul sebelas malam, Garra yang


diantar oleh Rama sampai depan pintu, setelah memastikan Garra masuk barulah


Rama pergi ke apartemen miliknya.


Memasuki rumah yang sunyi, dan hanya ada pak Marta yang


menyambutnya.


“selamat datang kembali tuan Garra.” Sambut pak Marta.


“Maira ada di rumah.” tanpa menoleh ke pak marta dan langsung menuju kamar


“Tentu saja tuan, dia berada di kamar.” Memberi hormat pada


Garra yang sudah berlalu.


apapun.


Garra tak melihat Maira , ia memeriksa sekeliling dan balkon


kamar ruang ganti tak menemukan Maira. Dan tempat terakhir yang menjadi tujuan


Garra selanjutnya adalah kamar mandi. Berjalan mendekat lalu memutar gagang


pintu kamar mandi.


Syur ….tubuh Gara tersiram air. Garra menatap bajunya


yang basah lalu kembali melihat Maira sambil membuka jaz di badannya.


“Gak sopan.”menatap maira yang sedang berdiri kaku.


*Astaga sejak kapan dia datang? *


“Aku kira kamu orang yang akan berbuat mesum, aku


ketakutan.” Mencari alasan

__ADS_1


“Lagian kamu gak bilang bakal pulang, tahu gitu aku pasti


sambut kamu.” Memakai jubah mandi.


“Aku mau kasih kamu kejutan, kamu malah siram aku.”menarik


jubah mandi Maira.


“Hey, apa yang kamu lakukan.” Berteriak keras.


Tangan mu sangat tidak sopan. dasar brengsek


“Menagih janji pada orang yang berutang.” Tangan nya tolong


di kondisikan.


“Maksud kamu apa.” Spontan lupa ingatan


“Kemarin malam ada orang yang menggadaikan jasa badan, mala


mini aku mau menagih nya.”perjelas Garra.


Ah, benar! Kenapa aku lupa. mulai pasrah dengan ulah Garra


“siapa bilang lupa, aku sedang mempersiapkannya tahu.”


Memeluk Garra dengan erat.


Gadis yang penurut.


“Emm bisakah kau pelan, ini adalah pertama kalinya bagiku.”


Tolong tangan mu jangan di sana


“wah, beruntung nya kau, mendapat orang yang tepat.” Memulai


aksinya.


Ah, ini terlalu lembut. Kata orang orang sakit tapi , ini


bahkan menggairahkan.


Malam pun berlalu dengan begitu indah di ranjang, hanya


mereka yang paham selanjutnya author masih 18 tahun, tidak paham wkwkwk artikan


saja sendiri yah hahha


Garra berada di ruangan kerja, ia sedikit gusar


menyelesaikan beberapa laporan yang tadi di berikan kepala di divisi. Bayangkan

__ADS_1


maira saat berada di bahanya selalu terbayang, dan itu membuat garra tiba tiba


tersenyum sendiri.


__ADS_2