
Siang itu Garra bersama Rama sudah berada di kota Z di mana mereka akan melakukan kudeta dengan tambang minyak yang seharusnya murni dikelola di bawah saham Wiliam grup.
Perjalanan mereka menempuh jarak 5-6 jam dari city Flescot.
Perjalanan mereka menggunakan pesawat yang di bawah naungan saham wiliam grup. Sampainya di sana Garra bergegas ke lokasi tambang minyak, melihat langsung situasinya. Dan benar saja laut yang menjadi penghasil minyak bumi itu sebagian telah di kelola oleh pt xeone.
"Sialan, mereka ini benar benar menguji kesabaran ku." Berdiri di atas gedung minyak memandangi dari atas. wajahnya sama sekali tak bersahabat setelah ia melihat begitu banyak tonk yang tidak terisi
Wajah Garra yang terkena sinar matahari langsung menambah ketampanan nya, seperti melihat sang dewa.
Kedatangan Garra bukan tanpa alasan , ia ke kota Z karena ingin melakukan perundingan dengan pihak pencuri minyak milik nya.
Di sebuah ruangan Garra duduk dengan kaki yang melipat, tatapan nya tajam pada seorang utusan dari PT. xeone yang bernama Bian.
Rama berdiri di samping kursi Garra sang bos dengan mata elang nya . Sementara Bian duduk di kursi depan Garra dengan beberapa pengawal yang berdiri dengan senjata api di belakangnya.
__ADS_1
"Ternyata kau tahu juga, cara berbisnis." menatap ke para pengawal yang berdiri sigap dengan senjata api di belakang Bian.
"Aku tidak mau mati konyol, mendapat undangan dari mu ada sebuah penghormatan, namun itu bukan lah kabar baik. Mereka hanya untuk jaga jaga saja."
"Setelah kau mencuri, kau ingin membunuh sang pemilik." tanya Garra tanpa basa basi.
"Bisa tolong jelaskan di mana letak kesalahan ku." sahut Bian santai.
"Kau pikir semua pengawal mu bisa menembakan peluruhnya pada ku, bahkan aku ragu jika itu hanya untuk bulu di badan ku saja." memajukan bahunya mendekati wajah Bian dengan kedua tangan menopang di atas meja.
Memandang sejenak dengan intes tanpa berkedip memperhatikan type senjata yang sedang di pegang oleh beberapa pengawal Bian. "Senapan type 88 Korut serupa dengan AK-74 era Uni soviet, namun popornya lebih pendek." Terperinci Rama menjelaskan type senjata yang tengah di pegang oleh pengawal Bian.
Garra melirik dengan tatapan ngeri sebelum ia menunduk lalu mengambil sesuatu di bawahnya dan ia letakan di atas meja depan Bian." Night hawk costom. kau tahu apa artinya ini. ? menyeringai halus.
Wajah Garra semakin dekat dengan wajah Bian yang mulai terlihat tertekan membisikan sesuatu yang hanya Bian yang dapat mendengarnya. " Itu artinya aku yang memimpin." tawa klise Garra pun meledak sesaat di barengi dengan suara tembakan lurus di samping telinga Bian.
__ADS_1
"hahhaha hahhha hahhhahaha." duarrrrr.""""
Lirirkan mata Bian dengan jelas melihat laju peluruh yang lewat beberapa inci saja dari bulu wajahnya bahkan ia menggores sedikit telinga Bian karena panas peluruh.
Bian bersusah payah menelan salivinga nya, ia tercengang dengan Garra seorang bos tanpa takut hukum , karena pemasukan besar di negara itu adalah seorang Garra wiliam bos posesif.
Sesaat sebelum Bian benar benar menguasai diri , para pengawalnya todongkan senjata pada Garra dan Rama. Sayangnya satu jentikan jari Rama membuat mereka semua harus menurunkan senjata karena mereka telah di kepung dengan 100 orang pasukan khusus.
"Aku hanya mengambil apa yang menjadi bagian ku. " ujar Bian kalah telak meninggalkan gedung itu dengan pengawal nya.
Garra menatap tanda tangan Bian di secarik kertas perjanjian antar wilayah, di mana Bian harus mengembalikan pemasukan pada olah minyak sebesar 40% dari pemasukanya mulai bulan depan. hanya dengan begitu Bian dan seluruh keluarganya akan aman
__ADS_1