
“Aku benar benar suka dengan ini, sebagai ucapan terima
kasih ku nanti aku bakal, bantu kamu sampeiin teman sesama artis ku.’ Ucap
karomia puas.
“Ah, anda terlalu baik, aku senang akhirnya anda memakai
jasa desainer dari perusahaan kami.” Ucap Maira berjabat tangan.
Pertemuan pun selesai saat Maira akan kembali, siapa sangka
bertemu dengan Garra bersama dengan seorang wanita yang teramat cantic
sedang melakukan makan bersama.
“Ha, tuan Garra. Ya ampun apakah itu istri rahasianya yang
selama ini di beritakan.? Mengintip dengan rasa kagum.” Apa kau tahu Maira, dia
adalah pria terkeren abad ini. Beruntung sekali istrinya.”
“Huh, aku pikir dia bekerja berat di kantor, heh tahu tahu
dia melakukan makan romantic.” Bicara dengan teramat kesal.
“Kamu mengumpat.? Tanya snefia yang melihat wajah Maira
kesal “ ia sama angin.” Jawab asal maira
Maira yang ada di kamar setelah seharian kerja merasa
haus,ia pun ingin segera turun mengambil minuman dingin di kulkas.
“Sudah jam segini seharusnya tak ada para pekerja
lagi.”membuka pintu dan keluar.
Di luar dugaan, Garra yang berada di depan pintu langsung
mencengkram tangan Maira dan menariknya masuk ke dalam kamar.
“Mau kemana kamu pakai baju seperti ini.? Mencengkram kuat
dengan tatapan tak suka.
“Kamu udah pulang.” Melihat kearah jam di dinding. “bukanya
kamu lagi .”bergumam kecil.
“Lagi apa.? Menarik pinggang Maira.
“Aku haus, harusnya jam segini para pekerja udah gak ada kan.”
Menyampaikan pendapatnya berfikir sejenak.
__ADS_1
Usai bicara Garra meninggalkan Maira di kamar dan menutup
kuat pintu dengan bunyi yang mengagetkan Maira.
Ni orang gak jelas
banget sih, kalau marah ya pergi yang jauh sana.
Kembali ke meja kerja melanjutkan gambaran nya tentang gaun
pengantin. Pintu terbuka dan Garra terlihat membawa kaleng minuman berwarna
oren,
“kamu ambilkan aku air minum.” Mendekat lalu sebelah tangan
nya memeluk pinggang Garra.
“Ia, kurang pengertian apa aku sebagi suami.” Merasa bangga
yang langsung nyosor ke bibir Maira.
Ah, jangan di pancing
lagian dia ini monster bejat, udah abis di laur masih gak puas kah.?
“kamu gak mandi dulu, biar aku siapin air nya.” Tawar Maira
mengalihkan situasi.
aku yang sebagai istri patuh sudah seharusnya mengikuti kemauan tuan ku.
Keduanya pun mandi bersama. Aktifitas yang mereka lakukan tak
hanya di atas tempat tidur. Asalkan mereka berdua bersama apapun pasti bisa
terjadi.
Garra mengeringkan rambut Maira menggunakan hyderayer. Di
samping itu kedua nya berbincang bincang.
“Besok malam kamu siap siap tampil sebagai istri aku di
acara, ulang tahun wiliam grup.” Membelai kepala Maira.
“Aku gak mau terekspos.” Bicara dengan nada meninggi yang
langsung di tatap Garra tak suka.
“Gak mau terekspos karena hal apa.” Protes Garra kesal.
Aku bakal jadi incaran
semua orang, biar pun aman tapi aku gak bakal nyaman, orang orang bakal cari
__ADS_1
latar belakang aku, dan udh pasti mereka ngira aku nikah sama kamu demi uang
meskipun seperti itu, tapi kalo gak ada kejadian kakak, aku bahkan gak kenal
sama kamu. Dan yang lebih bakal menyakitkan adalah, kalau wanita yang ada di
hati mu nanti udah sadar aku bakal gimana, disingkirkan juga kan, makanya aku
menjaga hati biar gak cinta sama kamu karena yang menanggung semua itu adalah
aku sendiri.
“Kamu itu orang terpandang, kamu mau ekspos aku sebenarnya
mau ngapain juga yang ada aku bakal di serbu orang nanti, mendingan gak usah
yah.” Tersenyum kecut lalu mencium Garra.
Ni cewek, sebenarnya
kenapa sih, bakal terekspos yah terus kenapa malah kamu bakal punya bekingan
kuat. Jadi orang gak bakal macam macam, huh gak habis pikir aku sama modelan
cewek kayak dia. Menatap penuh amarah dan curiga.
“Itu kamu lagi ngerjain apa.” Kesal tak mau lanjut bahas yang
tadi mengalihkan pembicaraan ke kerjaan.
‘Ah itu adalah gaun pengantin, dia pake jasa aku. Termaksud
hebat gak, baru kerjaan pertama aja udah di pake sama artis.”berbangga diri di
depan Garra.
“Ia hebat. Dan suami mu ini orang yang mempekerjakan
artis,aku yang bayar mereka, dan mereka bayar kamu pake uang dari aku juga.” Telak
menampar dengan kata kata
“Istri ku emang hebat, orang pake jasa dia, sama seperti aku
beda nya aku jasa badan.” Ucap Garra menjatuhkan diri di atas tempat tidur
sambil menarik maira.
“Haha ia,” tapi kamu
mau apa lagi, kerjaan aku masih belum kelar dasar brengsek, tangan mu kenapa udah
di sana.
Itulah seorang garra wiliam yang memiliki seribu cara mesum
__ADS_1
nya untuk menggoda lawan yang lemah.