Dinikahi Bos Posessive

Dinikahi Bos Posessive
Membujuk sang ratu


__ADS_3

Gaara terkapar lemah di ranjang rumah sakit yang kelas vvip.


Dirinya tak memiliki niat untuk hidup lagi, bagaimana mungkin ini bisa terjadi


oh astaga.


“Ini adalah jenis mental illness.” Ali berkata iba.


“Dia benar benar mengalaminya.”Rama bertanya dengan rasa tak


percaya. Nadia mendengar percakapan itu bergidik ngeri.


“Karena kondisinya mempengaruhi pikiran, perasaan, suasana


hati atau perilaku seseorang. Aku harap ini hanya kondisi ringan, yang artinya


hanya sekali saja. Kita tak punya waktu lama. Hanya Maira obatnya.” Ali bicara


dengan serius.


“Sebaiknya hubungi Omar, dia adalah penyebab lain di


baliknya.” Nada tegas Ali membuat Rama bertindak sesukanya.


“Beri aku perintah atas tuan Gaara, tuan muda kedua.” Rama


dan Ali bertatap dengan serius akan masalah ini.


Sejak kejadian di jalan raya di mana Gaara yang ingin


menabrakkan diri, di saat itu mentalnya down. Dirinya merasa sudah di tabrak


mobil nyatanya mobil itu memang nyaris menabrak tubuh Gaara andaikan sopirnya


tak menyadari proses bunuh diri itu mungkin saja laki laki bermata biru itu sudah berada di alam yang


berbeda dengan manusia.


Tumbangnya Gaara karena mental membuat hormon laki laki itu


mengalami delusi yang cukup parah. Oh astaga seorang bos kini membutuhkan


mental healthy.


Berbagai carra dan upaya di lakukan Rama dan Ali agar

__ADS_1


seorang di balik kekacauan ini bisa segera mempertemukan mereka.


2 minggu berlalu Rama berusaha dengan sekuat jaringan yang


ada mengarahkan Sebagian orang dan mengambil alih kekuasaan Gaara dalam


menjadi bos di dunia nya membuat nya mendapatkan secercah mengenai keberadaan


Maira.


Masih di kota yang sama ternyata Maira berada di kediaman


Luis. Ya tuhan apakah yang sudah terjadi.


Rama dan Nevan setelah mengetahui keberadaan Maira mereka


bergegas menuju tempat itu dan tanpa basa basi kini mereka sudah saling


bertatapan satu dan yang lainya.


“Luis kau terlalu pandai berakting, ku pikir Marisa hanya


pengecoh ternyata memang benar yang diucapkannya kalau kau memang ada niat


“Jangan menuduh ku yang tidak tidak. Itu perbuatan yang tidak


terpuji.” Kata Luis menyangkal. Padahal jelas Maira berada di kediamannya saat


ini.


“Oh ayolah Luis, kau ingin di katakan seperti apa


sementara istri orang ada padamu.” Nevan bicara to do poin.


“Dan selamat atas kehamilan mu nona Maira, tuanku sedang


sekarat dengan ilusinya bersama kamu entah dia akan mati besok atau sebentar


lagi. Sayang sekali wanitanya tengah mengandung anak orang lain tak lebih


adalah sahabatnya sendiri.” Nevan menyinggung pedis.


“Aku yakin mereka akan di kubur di lubang yang sama.”


Nevan menimpali.

__ADS_1


“Oh astaga pemikiran kalian terlalu jauh. Ini anak tuan


Gaara.” Maira bicara dengan kesal.


Saat ini gadis remaja itu tengah mengandung, perutnya sudah


agak nampak. Kedua laki laki yang menuduh itu saling bertatapan tak percaya


bagaimana mungkin?


“Apa aku akan jadi paman.” Nevan terlihat senang. Sebelum


dirinya berfikir karena di tatap Rama.


“Jadi kau akan jadi ayah yang bukan dari benih mu,  ya tuhan kalian berdua tengah berkhianat.”


Nevan menatap tajam pada Luis.


“Aku selalu mendengar kabar dari tuan Gaara, setiap hari


tapi setelah surat cerai itu aku tanda tangani dunia ku hancur karena itu. Aku


bahkan tak berniat membesarkan anak ini. Kalau bukan asisten Luis yang menyelamatkan


aku bisa saja aku bertemu dengan tuan mu di dunia lain.” Maira berkata dengan


sorot mata yang penuh dendam.


Penjelasan Maira membuat ke tiga laki laki itu terdiam dan


menyimak ucapan Maira. Demi apapun mereka terlihat seperti anak yang di beri


hukuman dari seorang ibu.


Ada air mata setiap kali Maira menjelaskan garis besarnya di


sana. Dan mereka yang mendengarkan itu menjadi lebih sedikit paham dengan


perasaan Maira yang selama ini cukup tertekan. Di tambah sosok lain yang


mendengarkan itu penuh rasa bersalah. Malik berdiri di balik dinding dengan


nafas berderu dirinya merasa bersalah.


Jangan lupa comentar yah ..

__ADS_1


__ADS_2