
Dasar brengsek bos
Gorilla, kenapa dia malah mengikutkan ku, siapa juga yang mau berterima kasih .umpat Maira ingin mengamuk. Berbeda dengan Snefia yang begitu terlihat senang
dan mengucapkan terima kasih pada pak Erian
“Ah , asik terimakasih pak Erian, ah Maira akhirnya cita cita
ku terkabul untuk bergabung dengan grup
raksasa." terharu
"Haha, kalau itu cita cita kamu selamat yah, cuman aku pengen
jadi pemilik perusahaan nya aja." gurau Maira
“Abis ini mau ke suatu tempat.” Tawar pak Erian.
‘Ah kayaknya gak deh pak, aku harus pulang cepat.” Tolakan Maira
halus
“Ah, Maira sekalian juga kita mampir di tempat makan Streo,
katanya makanan di sana enak dan mahal banget.” Bisik Snefia pada Maira
Maira tersenyum kecut mendengar ajak Snefia “ kayak nya lain
kali aja yah.”
“Maira pliss, kamu tahu kan sekali makan di sana gaji
setahun aku bakal abis.” Mohon Snefia
Tak tega melihat Snefia memohon Maira langsung mengiyakan
ajakan pak Erian.
“Mau berangkat sekarang.” Ajak pak Erian
Mereka bertiga pun berjalan ke luar dari tempat acara, di
pintu masuk keluar Maira di halangi oleh beberapa penjaga, mereka menyamakan
foto dan wajah Maira dan ternyata sama, 2 orang penjaga itu menahan Maira.
“Maaf nona, kamu harus ikut dengan kami.” Ucap seorang
penjaga
“Ha ada apa mayira, kamu gak berbuat salah.” Tanya Snefia
“Maaf ada urusan apa yah dengan istri saya.” Sahut Erian yang
__ADS_1
langsung mendapat tatapan aneh dari Maira dan Snefia bersamaan
“Maaf tuan, kami hanya menjalan kan perintah untuk menahan
nona ini.” Ujar penjaga yang saling mengangguk
“Gak bisa, kalau dia di bawa maka saya juga harus ikut.”sahut
Erian
Maira seketika langsung teringat dengan pesan Rama.
“Eh, maf Erian gak papa soal tadi aku udah janji dengan
seseorang.” Bohong Maira
‘Gak bisa Maira, kamu berangkatnya sama aku jadi pulang nya
juga harus sama aku.” Protes Erian
Duh gimana mau jelasnya, punya bos kenapa gini amat tuhan. Keluh
Maira
Para penjaga langsung membawa Maira pergi, tanpa membiarkan
nya berdebat lebih lama dengan Erian. “aku akan baik baik saja.”ucap Maira
Mengikuti kemana langkah para pengawal itu membawa Maira
yaitu ke mobil di halaman belakang.
“Huh, sudah pasti dia yang menyuruh dua idiot ini.” Ujar Maira
paham setelah melihat mobil yang terparkir
“Sesuai dengan perintah bos anda boleh menunggunya di dalam
mobil.” Ujar penjaga mempersilahkan Maira masuk.
Maira menatap kesal berjalan dengan malas duduk di kursi
depan , karena berfikir kalau begini pasti sedikit aman.
Sekitar 20 menit menunggu bahkan matanya sudah rapat
tertutup. Pintu mobil terbuka, lalu tertutup kembali.
Maira sadar saat itu, namun saat akan ingin terlelap ia
seperti segan, tapi kalau membuka mata akan jadi, lebih segan untung saja dirinya
duduk di kursi depan.
__ADS_1
“Hei, apakah bos mu marah.” Ucap Maira perlahan masih
menundukkan pandangan berpura pura tidur.
Menancap gas melaju dengan kecepatan full membuat Maira
langsung memegang hand grid karena takut.
“Hay Rama, apa kau gila.” Tegur Maira menatap Garra yang
terlihat emosi.
Astaga, pantas saja. Mencoba menenangkan dirinya di ujung
nyawa
Garra terus menerus tanpa henti membelok di tikungan tajam
dengan kasar. Bahkan Maira beberapa kali menelan kembali muntah nya karena
mual.
Garra sengaja melakukan hal itu, entah apa dan karena apa,
yang pasti ia ingin membuat membalas perbuatan Maira.
Maira terdiam memegang hand grid dengan mata tertutup.
Kenapa dia selalu membuat aku dalam bahaya? Oh, aku lupa dia
kan mengatakan ingin membuat ku tersiksa, haha naif sekali aku berharap apa sih
memang nya. Gumam Maira merasa sesak di dadanya
Setelah bosan membuat Maira pusing di jalanan Garra membawa
ke Brescout, menyetir dengan kasar tanpa
peduli pada Maira sama sekali.
Garra memarkirkan mobilnya di garasi dengan begitu brutal. Wajah
Maira memucat, hanya bisa terdiam. Ia kembali mengingat tatapan Garra terhadap
nya di acara penyambutan nya, terlihat seperti dia akan menguliti Maira hidup
hidup
Garra keluar dari mobil dengan membanting pintu
mobil lalu berjalan ke bagasi mobil dan mengambil
guys jangan lupa like dan comen yah vote juga donk salam author
__ADS_1