Dinikahi Bos Posessive

Dinikahi Bos Posessive
strategi


__ADS_3

Tak …


“Tembak tepat di jantung, maka kaki tangan nya tak akan bisa


berguna.” Sahut Omar paham.


Di hotel tempat Garra menginap, ia memikirkan ucapan solusi


Nevan. “ Ah, itu ada benar nya, tapi, pion paman itu yang masih misteri.” Bergumam


menatap keluar jendela sambil memegang gelas minuman.


Garra  meletakan gelas


di meja, meraih ponselnya. Di layar benda pipih itu menampilkan percakapan


nya dengan Maira.


“Aku bukan masalah soal uang nya, tapi untuk apa Maira meminta


sebanyak itu.” Ucap Garra tak habis pikir.


Karena Cepek berdebat dengan diri sendiri membuat Garra


lelah, mulai tidur karena malam sudah sangat larut.


Di tempat lain, seorang pria dengan rambut yang sedikit


memutih terlihat sedang menghisap sebatang rokok di depan para beberapa orang


yang berpakaian jaz rapi. Ia adalah marcel wiliam paman dari Garra.


Paman Marcel sedang melakukan rapat secara rahasia pada


pimpinan perusahan untuk meminta saham  dari masing masing pemilik perusahan.


“mengahadapi Garra yang saat ini adalah pemilik sah dan nomor


satu di perusahaan, jajaran tinggi bukan kah itu lawan yang sangat kuat.” Ujar


salah satu pimpinan perusahaan Degymor.


“Aku punya rencana untuk menyingkirkan, lawan yang kuat.


Kesiapan ku sangat matang dan sudah pasti menang.” Jawaban terdengar serakah


itu keluar dari mulut Marcel.


“Lalu apa jaminan untuk, kami jika melakukan tanam sahan di


perusahaan mu.” Bertanya dengan cemas.


“Satu lantai untuk masing masing kalian di William grop.”


Menyeringai dengan tatapan tajam.

__ADS_1


Janji yang di ucapkan Marcel begitu menggiurkan di telinga


para pengusaha yang haus jabatan dan serakah terhadap uang. Mereka pun terbuai


dengan janji itu, padahal masih belum pasti juga bisa mengalahkan Garra. Namun,


di lihat dari ucapan Marcel tidak menutup kemungkinan sudah menyiapkan pion dan


strategi untuk menghadapi Garra untuk menguasai William group.


Usia mengadakan rapat, di mana semua orang yang hadir setuju


menaruh saham pada Marcel. Setidaknya semua yang hadir sudah jadi temeng untuk


mendapatkan kesempatan sebesar 23% untuk menguasai saham wiliam group


Marcel yang berjalan keluar dari gedung seni.yah, agar tak


mencolok maka gedung pertemuan harus tak bisa di tebak. Terlihat paman Marcel


sedang menghubungi  orang. “Lebo,


jalankan poin A, yang kemarin berjalan lancar walaupun aku tahu ini akan


ketahuan tak ku sangka akan secepat ini” berjalan ke mobil sambil menyapa orang


orang yang menatapnya hanya dengan gerakan tangan.


Tanpa sadar seorang menabrak paman Marcel yang saat itu


foto jalanan.


“Ah, maafkan saya .” merasa bersalah membungkukkan diri.


“Tidak apa apa, ini bukan masalah besar.” Ujar paman marcel


masuk ke dalam mobil.


Persiapan demi persiapan di lakukan oleh Garra, antusiasnya  dalam melakukan pemeriksaan di kota z adalah


hal mutlak untuk menghancurkan tambang minyak illegal itu.


Kecurigaan Rama tentang, persoalan tambak minyak ternyata


benar, itu adalah ulah paman nya yang melakukan pengeboran untuk mengalihkan


perhatian Garra dari hari penentuan pemilik grup wiliam yang akan di lakukan


sebentar lagi.


Bian hanya salah satu poin, paman marcel untuk mengecoh Garra.


Dan penyerangan yang ia lakukan untuk menghasut para petinggi di kota flescout


agar berpindah saham padanya.

__ADS_1


Hari ini, tepat seminggu Garra di kota z, dan ia bukan orang


yang cukup sabar untuk mengatasi orang orang serakah. Tahu situasi sedang


panas, membuat Garra kesal apalagi Rama baru mengatakan kalau semua adalah ulah


paman Marcel. Dengan emosi Garra bertindak tanpa memberi tahukan Rama apa yang


harus di lakukan selajutnya.


Garra sudah tak ingin berlama lama lagi kota z , kalau hanya


urusan tambang minyak sudah bisa ia hilangkan dalam sehari namun ada banyak


urusan yang harus Garra selesaikan selama di kota z. yang di pikir nya urusan


tambang minyak tadinya sudah selesai dengan permasalahan Bian ternyata tidak,


itu hanya sebagian kecil kejutan dari paman. Yang paling membuat Garra kesal


adalah tambang minyak miliknya di alihkan jadi illegal. Hal benar benar membuat


geram.


Tak habis pikir dengan kelakuan binasa paman Marcel akhirnya


Garra melakukan sidang atas tuduhan palsu dan itu dari perusahan yang tidak


tercatat atau sama sekali perusahaan itu tak ada, di luar dugaan Garra pun


menuntut balik paman Marcel dengan beberapa bukti yang ia selidiki atas orang


suruhan nya tanpa pengetahuan Rama.


“Kalau bukan karena Elly ingin rasanya aku hilangkan saja


nyawa nya yang tidak berguna itu.” Ucap Garra geram.


Memegang beberapa kertas yang ia dapat dari orang suruhan nya


membuat ia mengepal kan tinju.


Tok tok tok


Pintu terbuka, Rama berjalan masuk menghampiri Garra.” Semua


sudah di siapkan, kita berangkat sekarang, pesawatnya akan tiba di bandara 30


menit lagi.” Jelas Rama.


“Bagaimana keadaan di sana.” Tanya Garra bersiap.


“Nona, melakukan aktifitasnya seperti biasa. Jam nya selalu


tepat sampai di rumah.” Jelas Rama yang mendapat tatapan tajam.

__ADS_1


“Keadaan di flescout.” Ucap malas Garra.


__ADS_2