Dinikahi Bos Posessive

Dinikahi Bos Posessive
karma


__ADS_3

Sementara itu  Garra sudah habis memarahi semua para direksi pimpinan dengan kata kata kasar. Bahkan tak hanya sekali Garra mengumpat dengan nada amarah yang berapi api.


Rasanya Garra ingin memecat semua para karyawannya. Gila memang kalau laki laki satu ini kalau marah.


Sekarang pun dirinya berada di rumah yang sudah porak-poranda itu di buatnya. Bahkan lebih parah waktu terakhir kali ia mengamuk.


Sekarang apa?


Garra ingin melihat dirinya. Tiba tiba saja rasa ingin bertemu dengan gadis itu sekarang.


Apakah ini yang di sebut rindu?


Perasaan dengan dorongan yang hebat bukan!


Rasa takut pun menyelimuti Gara, kenangan manis dan pahit kembali menghampiri laki laki yang tengah berselonjoran di lantai bersandarkan dinding dengan tatapan kosong. Dirinya teringat dengan sosok Maira gadis yang


menjadi istri sah tapi rahasia itu.


Dimana dia sekarang?


Sedang apa?


Apakah Maira tengah memikirkannya juga? Ya tuhan Garra seperti orang kehilangan akal saja di buatnya?


Maira jarang menangis didepannya, bahkan bisa di hitung dengan jari. Garra mulai menyesali semua perbuatan buruknya pada Maira dengan sangat.


Gadis itu selalu menampilkan senyuman padanya. Di saat dirinya pulang, atau pun akan pergi. Garra tahu kalau itu adalah senyuman


palsu. Lalu seperti apa sifat asli Maira. Sebenarnya hm.?


Sesak rasanya dada Garra memikirkan anak yang seharusnya merasakan pergaulan remaja harus tersiksa dengan perlakuan kasarnya. Garra Kembali teringat dengan dirinya 10 tahun lalu Ketika anak seusianya masih harus


merasakan kenakalan remaja sementara ia harus menanggung beban yang tidak


dirinya mengerti.


Kala itu Garra harus belajar dunia bisnis di usia 15 tahun, home schooling, privat les, setiap  hari hanya melakukan pembelajaran. Tak ada hari libur. Otaknya di cuci dengan semua


pekerjaan tentang bisnis dan saham. Sangat merepotkan. Dia anak aklerasi.

__ADS_1


Dunia anak yang kejam memang. Sialan bukan?


Oleh karena itu sifat Gara mendewasa sebelum saatnya. Kasihan sekali.


Membayangkan dirinya yang dulu, membuat Garra teringat dengan sosok Maira. Di paksa untuk menikah dengan nya karena utang! Hah, kalian semua salah. Garra melakukan itu karena untuk dirinya sendiri. Karena untuk


menjadi pemimpin sah wiliam grup syaratnya harus menikah.


Tapi siapa orang yang membuat Maira memasuki kehidupan Garra


yang tak bisa di sentuh itu?


Bahkan orang sekaya apapun juga gak bisa bertemu dengan orang seperti Garra  secara sembarangan. Kecuali ada keajaiban di sana. Dan sepertinya Maira adalah keajaiban yang di


paksa. Tapi siapa dalang di balik ini semua. Apakah kalian tidak bertanya tanya


para raiderss ku. Hm.


Tatapan Garra masih penuh dengan ambisi. Bayang bayang Maira masih melayang di antara otak dan perasaan bersalahnya. Dirinya menyesal dengan sangat.


Garra menarik setengah kaki nya lalu menopang tangannya yang


Suasana mencengkam tanpa harapan yang berada di dalam brescout itu sangat suram tanpa kehidupan. Semua barang mewah menjadi tak berharga dalam sekejap mata. Balon lampu yang tadinya menggantung indah, kini menjadi hamparan puing puing tak berharga.


 Apa artinya semua


pemberontakan ini?


Kaca tebal yang menjadi dinding untuk menikmati pemandangan


alam brescout bahkan sudah menjadi lukisan dengan tampilan menyedihkan. Retakan


karena lemparan benda yang tajam dan keras menghantam kaca tebal yang menyuguhkan


pemandangan kota yang indah. Sayang sekali sekarang itu sudah menjadi seperti


kaca yang habis di terjang gempa. Keretakan nya sangat parah. Bukankah dinding


kaca tebal itu sangat mahal. Dasar kau Garra.

__ADS_1


Mubazir sekali!


Ponsel yang di genggam erat dengan tampilan retak itu masih berfungsi dengan baik. Berharap ada seseorang siapapun menelfon nya dengan kabar kalau Maira di temukan. Atau bahkan Maira menghubunginya langsung. Itu seperti keajaiban dalam hidup Garra. Andaikan semudah itu?


“kamu di mana sekarang? Hm.” Gara bicara dengan nada lirih.


Baru mendengar Maira menghilang 1 jam lalu membuat Garra menjadi orang paling sedih di seluruh dunia di jam berikutnya. Bahkan sudah


banyak drama yang terjadi. Dari pemecatan karyawan, memarahi para direksi. Bahkan


membuat rumah menjadi seperti kapal yang di terjang ombak tsunami.


Sangat menakutkan.


“Aku menyesal Maira. Huakkk.” Garra terisak menatap layer ponsel yang menampilkan percakapan mereka memalui pesan singkat waktu itu.


Garra menatap layar retak itu. Dirinya tertawa aneh.


Gila memang. Sudah sedalam apa cintanya pada Maira?


Haha haha haha ….. air mata bercucuran sangat deras.


Laki laki tampan ini, apakah dia akan menjadi gila?


“Kenapa kau datang kalau hanya akan membuatku terluka dengan


sangat dalam. Hm.” Garra mengusap layer ponselnya. Dirinya Kembali terisak dengan


lirih.


“Aku sudah sangat jahat padamu. Aku tahu itu.” suara laki laki itu penuh dengan penyesalan setiap kosa katanya yang dia ucapkan.


“Jangan hukum aku dengan kepergian mu. Aku gak izinin buat hal itu. kamu cuman milikku. Paham.” Gara berkata lagi lagi dengan suara lebih dalam. “Kamu gak berhak tinggalin aku Maira.”   Huakka . terisaklah Garra ini  memang


hukuman untukmu.


 Dertss dertss dertss ..Air mata itu di seka seperti anak kecil di beri hadiah. Disaat dering ponselnya berbunyi. Apakah Maira yang menelfon nya seperti harapannya tadi?


10 comentar aku up doble. kalo gak nyampe tunggu besok yah ..

__ADS_1


__ADS_2