Dinikahi Bos Posessive

Dinikahi Bos Posessive
adegan dalam bahaya


__ADS_3

Gaara bisa di katakan memiiliki banyak asupan yang


berlebihan,bisa bisanya setelah seharian penuh tanpa istrirahat dirinya masih


tetap fit dan terlihat sangat bugar saat menghadiri acara yang besar dalam


hidupnya.


Jas berwarna biru menyala melekat di tubuhnya dengan


pas,karena itu memang di jahit khusus untuknya haha.


Sementara menghadiri acara yang sakral setelah seharian


menghadapi pertemuan padat dari para kolega bisnis.


Acara yang sudah lama di nantikan sang bos, yaitu mengadakan


acara untuk calon anaknya namun terkhusus adalah istrinya yang Kembali padanya.


Menatap dekorasi yang indah lewat ponselnya yang sudah di


kirim oleh Nadia membuat senyuman Gaara penuh maksud di matanya yang mulai


berair.


“Pastikan semuanya berjalan sebegaimana mestinya.” Gaara membalas


sebuah foto dengan perintah.


Dengan cekatan Gaara,Kembali menghubungi Luis.


“Bagaimana.” Kata Gaara.


“Dalam perjalanan.” Ucap Luis melirik wajah cantik Maira,yang


sebentar lagi akan menjadi istri sahabatnya itu.


“Dengan Nevan.” Nada penuh penekanan.


“Diam mengawasi.” Ucap Luis,dengan nada kesal.


“Bagus,usahakan semua berjalan dengan rencana dan kalau bisa


berlebihan tidak apa apa.” Perintah Gaara.


Wajah Luis terlihat sengat menyebalkan.


“Aku percaya padamu.” Ucap Gaara setelah menghembuskan nafasnya


kasar.


Di balik ponsel itu luis dengan erat menggengam strir mobil


lalu melaju bagaikan hembusan angis.

__ADS_1


Jari telujuknnya berkutik 3 kali,sebelumm mengijak rem


mendadak hingga Maira menjadi sangat panik.


Kemudi yang di putar 180  derat itu berkali kali membuat keduanya tak  bisa seimbang.


Ada apa? Apa yang sedang terjadi?


Mobil yang di kedarai Luis menghantam bahu jalan,terlihat


noda darah di bagian kepala. Luis terluka.


Segera laki laki yang bertubuh tegap itu keluar dari dalam


mobil dengan sedikit goyah.


“Aku mendengar,kalau malam ini seseorang akan melamar


kekasihku.” Suara dendam laki laki  yang


terdengar begitu familiar.


Luis menyeringai. “Shit.” Menyeka darah yang mengalir jatuh


ke pipinya.


Lirikan Luis mengerah pada rencana mereka di mana akan menangkap


Bian yang mana rencananya karena sudah mengancam Maira.


Di saat semua berakhir setelah Maira bicara dengan Bian,semua


bertanya tanya dalam hati bagaimana mungkin,apa yang telah di sepakati oleh Maira


agar Bian melepaskan mereka waktu.


Bukan Luis jika hanya diam tanpa menggerakan para


gengtersnnya.


Karena sangat penasaran akhirnya dalam waktu 5 bulan Luis


berhasil mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi,bagaimana mungkin mereka di


lepas hanya dengan pukulan ringan dari Bian.


Mengarahkan semua gangsternya dan mengumpulkan beberapa


bukti akhirnya Luis speak up pada Gaara. mengumpulkan Nevan dan Omar begitupun Rama


dan juga Malik.


Berdiskusi layaknya membicarakan sesuatu yang teramat


rahasia.sampai akhirnya ide gila Omar membuat Gaara murka bahkan sempat

__ADS_1


menghajar Omar kala itu.


Sayang nya dari semua ide hanya ide Omarlah yang masuk akal


agar membuat sang predator keluar dari sarangnya. Dengan membuat diri Maira


berada dalam bahaya.


Suami mana yang tak akan menentangnya,ditambah Maira sendiri


tengah hamil 7 bulan dan itu cukup mengkhawatirkan janin nya.


Waktu yang selama 5 bulan untuk membuat Bian keluar dari


sarangnya,benar benar membuahkan hasil. Perdebatan yang terus terjadi kala


mereka memikirkan rencana lainya sayang sekali semuanya malah menjadi tanggapan


monohok dari beberapa belah pihak yang turut andil.


Dalam waktu yang singkat Luis di bantu oleh Omar dan Nevan


mengumpulkan beberapa gengters yang berada di negara tersebut. Bahkan ada yang


dari luar sebagai kenalanya datang untuk membantu entah apa yang di janjikan


oleh Luis pada kenalan nya dunia gelap itu.


Waktu lalu di undur beberapa minggu kebelakang.


“Harus dalam scenario yang matang.” Kata Omar menyeruput


kopi.


“Apa kau pikir otakku tidak bekerja dengan baik.” Kata Luis,mengamati


beberapa stigma di depanya.


“Aku rasa ia,kau bahkan menyukai gadis dari sang bos. Coba


kau pikir Kembali bagaimana kalau waktu itu kau di jadikan sate.” Ujar Omar


malas.


“Dia tak akan melakukan itu.” sela Luis kesal.


“Sebentar,kolega bisnis bos Gaara yang Bernama Ibrahim


tercatat datang tanpa memasukan di lits data penerbanganya, seprtinya orang


terdekat tuan Gaara yang berkhianat sudah tertangkap.” Kata Nevan heboh.


“Cari daftar kunjunganya,dengan siapa dan dimana. Selanjtnya


itu urusanku.” Ujar Omar menegguk kopinya seketika.

__ADS_1


__ADS_2