
Pagi menyapa hangat kedua sejoli itu masih
memeluk satu sama lain dengan mesra.
“Pagi sayangku, istri yang paling aku cintai bahkan melebihi
nyawaku.” Sapa Gaara di pagi hari. Demi apapun pagi ini terasa berbeda bagaikan
mimpi di siang saja.
“Aku merasa kita seperti sepasang suami istri yang baru
menikah.” Sahut Maira dengan alis bertaut.
“Aku akan membuat hari mu saat bersama ku seperti hari baru.
Yah hari baru untuk setiap hari.” Kata Gaara menekankan.
Oh astaga kedua orang yang tengah di rasuk asmara itu benar
benar merasa dunia miliknya.
“Sebentar.” Kata Maira. Di letakan tanganya di dahi milik Gaara.
“Ada apa.” Gaara bertanya.
“Kau terlihat seperti orang normal saja.” Ucap Maira tak
percaya.
“Heh maksud kamu apa.” Sorot matanya tajam.
“Kau seorang pasien, seharusnya kau jangan banyak bergerak
atau bicara dulu.” Ucap Maira.
“Dari mana mulut manis ini belajar. Hm.” Tatapnya pada bibir
yang penuh.
“Apanya.” Sudut matanya menatap tak tentu.
“Jangan memangil ku dengan sebutan kau kau dan kau. Heh enak
saja.” Gaara berada di atas Maira sekarang.
“Panggil aku dengan sebutan sayangku, cintaku, atau Gaara
suamiku tersayang.” Ucapnya dengan penuh penekanan. Tangan nya mengelus lembut
wajah Maira.
Wajah Maira merona mendengar ucapan manis itu. itu adalah
__ADS_1
perintah terindah dari ulut Gaara.
“Suamiku kau sangat berat.” Ucap Maira meledek.
“Hm hm.” Gara menggeleng.
“Jangan ada kata kau.” Ucapanya lagi. “Seharusnya sayangku
tubuhmu begitu berat.” Gaara menggesekan hidung nya pada hidung bangir milik Maira.
Astaga tanpa di sadari dari balik jendela ada sepasang manusia melihat dengan
tatapan monoton.
“Apa kau tahu sifat bucin bos mu yang satu ini Luis.” Tanya Malik
sorot matanya menatap langit langit.
“Diluar dugaan, aku bukan istrinya apalagi kembarannya mana
aku tahu seorang pemilik Wiliam grup sebucin itu.” kata Luis berbalik tak
percaya.
“Kita Kembali saja dulu, aku rasanya ingin memuntahakan isi
perutku.” Kata Malik.
“Benar, seharusnya aku tidak sarapan tadi.” Timpal Luis.
di rawat.
3 hari berlalu Gaara di nyatakan boleh Kembali, dengan izin Ali.
Garra terlihat sangat segar. Mantan orang sakit jiwa ini Kembali terlihat
tampan dan penuh sinar. Heh tubuh Gaara terlalu stabil merespon keadaan.
Selama perjalan Kembali ke Brescout Gaara tak melepaskana
genggaman tanganya dari Maira.
“Ada apa..” tanya Maira.
“Aku terlalu takut. Sewaktu kita masih menjadi suami di
istri di awal awal aku sangat jarang memperlakukan mu dengan istimewa. Maafkan
aku Maira.” Kata Gaara menyesal.
“Suamiku.” Ucap Maira. “Mari kita buka lembara baru Kembali
dimana kisahanya hanya kita berdua saja.” Ujar Maira tersenyum mengelus
__ADS_1
pungggung tangan Gaara.
Gaara sangat protektif pada Maira. Tak membiarkan Wanita
yang tengah berbadan dua itu untuk kesusahan membawa apapun, bahkan tas milik
nya.
“Aku bisa membawa ini.” Kata Maira.
“jangan, semua yang kau lakukan harus dalam pengawasan
ku.” Kata Gaara penuh tekanan. “ Kalau
tas ini mencekalaimu akan ku pastikan di negara ini tak yang yang memakainya.”
Ancam Gaara. Astaga dia begitu posesesif.
Hari kerja Kembali di lalui Gaara. Dia saat bekerja Maira
selaku istrinya di tempatkan di salah satu posisi penting pengawasan dalam
penanganan gaun. Benar benar royal Gaara ini.
Hanya saja, itu sekedar status, sebeb pekerjaan Maira hanya
berada di samping Gaara selama mereka berada di kantor.
“Demi apapun rasa sangat bosan.” Gumam Maira kesal.
Jelas saja terasa sangat membosankan karena Maira akan
berada di kamar istrirahat Gaara selama dirinya ada tamu.
Apalagi ini tengah hangat hangatnya kembalinya sang
pemimpin. Semua para kolega menghadiri rapat pimpinan yang sangat mendadak itu.
“Awal bulan ini naikan gaji mereka 3 kali lipat dan beri
bonus 2% untuk yang aktif.” Ucapnya membuat para pekerjanya melongo tak
percaya.
Gaara semakin royal.
“Apa otakanya bos mu tidak ada keretakan atau cacat.
semacamnya.” Tanya Nadia pada Rama.
“Jujur saja aku merasa begitu, atau mungkin servis nona Maira
tepat.” Kata Rama tersenyum kikuk.
__ADS_1
Semakin mengkhawatirkan saja perilaku Gaara.
Jangan lupa lahan parkirnya di bab in yah,terimakasih. ig pzaima