
Rama Bersama dengan Nadia,tengah mengatur beberapa tamu
undangan di gedung dalam rangka memberikan pernikahan yang layak pada istrinya
itu.
Semua berjalam dengan lancar, sampai dirinya melihat
seseorang di ujung pagar yang sedang memakai pakaian serba hitam dan topi serta
masker yang mennutupi wajahya,dan terlalu sulit untuk di kenali.
Hm sepertinya memang ada yang tidk beres bukan..!
Rama mengangguk lalu mendekat pada orang itu,sementara Nadia
yang memperhatikan dari kejauhan segera menghubungi seseorang.
Berbalik dari keduanya di mana posisi Luis sekarang bersama Maira
tengah mengalami tabrakan. Astaga apa yang sudah terjadi.
Seseorang keluar dari dalam mobil. Saat itu posisi Maira masih
berada di dalam mobil. Luis membantunya.
Langkah itu mendekat. Sepatu hitam mengkilat kemudian suara
korek api berbunyi. Disana seoarang laki laki yang tengah berjalan dengan
menghisap sebatang rokok.
“Maira,kamu harus keluar.” Kata Luis cemas.
“Masih yakin mencemaskan orang lain.” Ucap Bian dengan asap
rokok yang mengebul dari mulutnya.
Luis menatapnya dengan tajam.
Ucap Bian begitu santainya menghisap rokok.
“Hai.” Sapa Bian pada Maira dengan sedikit membungkuk “Lama
tak jumpa.” Lanjut Bian berkata.
“Good job Alen.” Kata Bian tersenyum.
“Aakkkahhh.” Teriak Luis Ketika merasakan sesuatu yang
mengantam tubuhnya.
Tatapan Luis tajam namun tak ada daya selain pasrah di sana.
Yah seseorang menancapkan stun gun, (alat setrum) pada Luis hingga tak sadarkan
diri.
__ADS_1
Langkah Bian mendekat ke arah pintu mobil, di sana dia masuk
kedalam mobil. Lalu membawanya.
Rokoknya yang masih setengah itu di buang keluar.
Luis di tinggalkan seorang diri dan tergeletak di jalanan.
Apa yang terjadi apakah ini bagian dari rencana.?
Di tempat lain di mana acara yang akan di mulai semuanya
tengah menunggu. Dari lantai atas Gaara tengah berada di jendela kamar menunggu
kabar dari Tuis tentunya.
Gaara berdiri tak tenang,Omar duduk dengan santai dengan sebatang rokok. Nevan teerus menerus
menatap layer ponselnya.
Keheningan kamar itu di buyarkan oleh asistenya Nadia.
Tok
Tok
Tok
Nevan menatap mata Gaara yang tak memberi respon. Sampai Nevan
membukanya.
melihat Gaara yang khawatir,sementara melihat Nadia datang membuat Nevan tahu
kalau sang boss memberi izin.
Creak.
Pintu dibuka, Nadia
menatap Nevan sebelum berjalan mendekat dengan memberi jarak tentunya
Gaara tak menoleh sedikit pun. Nadia bicara.
“Dia pergi meninggalkan tempat acara,setelah seseorang menemuinya.”
Kata Nadia
Omar menatapnya.
“Mobil mereka mendekat.” Kata Nevan,Ketika melihat dari maps
di leptop miliknya.
“Mari menyambut pesta.” Gaara berkata. Dirinya melangkah
keluar. Dengan sebuah benda yang di masukan kebagian belakang celana.
__ADS_1
Benda apa itu.?
Nevan dan Omar saling
menatap. Sebelum keduanya mengikuti Gaara.
Berdiri dengan gagahnya menjadi pusat perhatian meskipun ini
sering di rasakanya. Namun kali ini Gaara berdiri di dampingi oleh ibunya yang
datang Bersama dengan beberapa perawat, setelah menyambut Laura ibunya keduanya
saling bergenggam tangan.
Dekorasi yang bernuasanya putih itu benar benar menajdikan
momen pestanya terasa. Semuanya tak sabar menunggu kedatangan mempelai
wanitanya.
Mobil yang membawa pengantin Wanita itu sampai tepat di
depan pintu masuk. Semua mata tertuju
pada mobil yang baru saja mendarat itu.
Gambaran indah yang ada di memori Gaara akan indahnya berumah
tangga membuatnya tersenyum dengan mata sedikit haru.
Kaki sang gadis keluar dari dalam mobil menjadi pusat
perhatian. Karena dekorasi yang di hiasi Bunga gantung itu membuat sosok
laki laki yang menyambut tangan Maira di
kira adalah Malik.
Semua tersenyum pada awalnya namun hal itu tak berlangsung
lama Ketika mereka menyadari kalau Malik saat ini tengah mengawasi Rama.
Gaara memberi kode pada perawat untuk membawa Laura kekamar.
Sepasang kaki itu mendekat setelah semua terlihat jelas di
mana untuk kedua kalinya Gaara harus merasakan sakit yang begitu pahit.
Gaara terlihat sangat kesal. Dirinya bahkan terbawa emosi.
Beberapa saat kemudian suara para tamu bersahutan
Apa yang terjadi, apakah acaranya kacau hingga membuat
mereka menjerit atau para tamu bersorak Bahagia atas pernikahan sang bos.
Jangan lupa comen dan like yah,votenya juga. selamat membaca guys maaf baru upload
__ADS_1
rindu kaliaan