
"Kenapa kau selalu memperhatikan mereka.. ohh atau mungkin kau mau menginginkannya juga ,hmm..",Riko menyeringai penuh arti.
"Mak..maksud mas Riko apaan sihh,Vita nggak ngerti",jawab Vita gelagapan.
"Ohh.. ya... bahkan kau sudah pernah melakukannya kan,hmm..."goda Riko sambil menaik turunkan alisnya.
"ihh.. apaan sihh mas Riko nggak jelas banget",ucap Vita kesal,bukan kesal hanya saja ia terlalu malu saat itu.
Riko terkekeh melihat ekspresi Vita yang terlihat kesal karenanya.
Sementara dibelakang sana sepasang makhluk Tuhan sedang saling bercumbu,m3Lum@t dan bersilat lidah serta saling bertukar Saliva,mereka saling melepas kerinduan yang mendalam.
Fahri bahkan sudah melepaskan dua kancing atas baju Kirana,menyusupkan tangannya ke dalamnya,dan meremas benda kenyal favoritnya.
"stop.. sayang... jangan disini..ahhh..",ucap Kirana dalam d3s@h@nnya.
Tapi Fahri tak menghiraukannya,ia tetap melancarkan aksinya,Ketika tangannya ingin masuk ke dalam rok Kirana,Kirana mencegahnya,ia menggelengkan kepalanya pelan dengan wajah memelas.
"Sayang.. please.. disini kita tidak berdua..",pinta Kirana.
Fahri akhirnya mengalah,ia menarik tangannya dan membantu Kirana merapikan pakaiannya,mengancingkan bajunya,ia mencium kening Kirana.
"Maaf sayang.. aku kelepasan...",ucap Fahri.
Kirana hanya mengangguk dan tersenyum,sambil membenarkan rambutnya yang sudah acak-acakan akibat ulah Fahri.Setelah dirasa suasana sudah kondusif,Fahri membuka tirainya yang digunakan sebagai pembatas.
"Riko siapkan tiket untuk kita ke joga besok..",ucap Fahri tiba-tiba.
"buat apa bos.. kita sedang tidak ada proyek disana kan??",tanya Riko.
"bodoh.. aku ingin melaksanakan honeymoon yang tertunda,lagian Kirana sudah lulus sekolah kann..".
"ohh.. okee.. siap boss".
"Mas Fahri kok mendadak sekali..",tanya kirana.
"Sayang.. kan kamu kemarin pernah bilang ingin kepantai,dijogja juga ada pantainya kokk.. kita liburan disana sekalian honeymoon",ucap Fahri sembari memainkan ujung rambut Kirana dan sesekali menciumnya.
"Mass... bagaimana kalau kita ajak Vita juga,kan rame-rame lebih seru..",ucap Kirana manja.
"Ehh.. kok jadi sama aku sihh,nggak usah..aku nggak ikut nggak apa-apa",elak Vita.
"hmm... boleh jugaa... biar Riko ada temennya,kasihan kan kalau dia ngintilin kita teruss,dia kan jomblo akut nggak ada pasangannya..",cibir Fahri menggoda Riko.
__ADS_1
"heii.. sembarangan biarpun gue jomblo juga jomblo berkualitas, seenaknya aja sih bos..", sela Riko.
"Iyaa mas.. lagian kan kalian honeymoon baiknya kan berdua saja biar lebih romantis gitu",timpal Vita.
"makanya kamu tuh aku ajak biar bisa nemenin Riko,masak iya saya romantisan dianya nelen ludah kan kasihan",ledek fahri sembari melirik Riko.
"sialan bener-bener bos nggak ada akhlak.. awas aja si boss..",batin Riko.
"kau sedang mengumpatku ko!!",delik Fahri
"ehh.. hhaa.. mana mungkin boss,hahah",Riko tersenyum kecut bisa-bisanya Fahri bisa menebak isi fikirannya.
"kurang ajarr.. bagaimana bos bisa tau isi otakku",
"Kau mengumpatku lagii,hahh..", selidik Fahri.
"hahah.. boss ngomong apa sihhh.. oke jadi kita berangkat kapan??", lagi-lagi Riko seperti orang tertangkap basah ia segera mengalihkan pembicaraan.
"besok pagi untuk empat orang",ucap Fahri
"oke,deal..",jawab Riko.
"deal..",ucap Fahri
krikk..krikk...krikk..
hening..tidak ada yang merespon pertanyaan Vita.
"Heii... benar-benar kalian semua",geram Vita.
"Kirana...", Vita melirik kearah Kirana,tapi Kirana malah tersenyum sembari mengangkat kedua tangannya.
"heii..ini benar-benar pemaksaan!!",sungut Vita.
🍁🍁🍁
keesokan paginya,mereka berempat menuju ke bandara bersama,kelihatan Fahri dan Kirana sangat bahagia dengan perjalanannya kali ini,sementara Riko masih dengan muka datarnya yang sulit sekali di tebak,Vita.. jangan ditanya lagi dari tadi dia menekuk wajahnya, bagaimana bisa ia dijemput paksa dari rumahny sendiri.
Bukannya ia tidak mau diajak liburan,siapa sih yang tidak mau diajak liburan gratis,hanya saja dia terlalu canggung kalau harus bersamaan dengan Riko.Jujur dalam hatinya sebenarnya dia juga senang bisa bersama dengan Riko,Tapi entahlah perasaan apa itu..mereka sama-sama gengsi dengan perasaan keduanya.
Dan saat ini mereka baru saja melakukan pendaratan,mereka sekarang sudah berada di bandara Adi Sucipto Yogyakarta.Setelah dari bandara mereka menuju villa yang sudah disewanya,mereka lebih menyukai untuk menyewa villa dari pada hotel,dan Riko juga sudah menyewa mobil untuk digunakannya selama seminggu dijogja.
Sesampai di villa,mereka menurunkan barang-barang mereka dan menaruhnya dikamar mereka masing-masing,Riko sudah memberi tahu kamar mana yang harus ditempati Fahri dan kirana,sementara kamar Vita dan Riko bersebelahan.
__ADS_1
"Hari ini kita istirahat dulu yaa capekk bangett..",ucap Kirana.
"iya sayang.. ",ucap Fahri.
Fahri melingkarkan tangannya di pinggang Kirana, menuntunnya untuk ke kamar.
Tinggal Vita dan Riko di ruangan itu.Vita melihat Riko yang dari tadi menatap ke arahnya .
"apa lihat-lihat..",sungut Vita.
Riko berdiri dari duduknya,ia berjalan mendekati Vita.tampak ia mensejajarkan wajahnya dengan wajah Vita.Ia mendekatkan wajahnya.
"bahkan aku sudah pernah mencicipi ini...",tangan Fahri mengelus lembut bibir ranum milik vita dengan ibu jarinya.
"dan juga ini...",Riko menyeringai nakal,meremas sedikit benda kenyal yang berukuran sedikit lebih besar daripada punya gadis sebayanya pada umumnya.
Vita nampak terbuai, setelahnya ia membelalakkan matanya mendapatkan salah satu aset berharganya diremas oleh Riko.Vita merasa tidak terima ia berlari mengejar riko dan menghadangnya ketika ia ingin membuka pintu kamarnya.Riko mengernyitkan dahinya tidak mengerti apa yang diperbuat gadis didepannya.
"Minggirlah..",Riko menyingkirkan tubuh Vita kesamping
"Mas riko.. aku tidak terima!!!",ucap Vita kesal.
Riko menghentikan langkahnya.
"Kau selalu memperlakukan ku seenakmu.."sungut Vita.
"kau yang memulai duluan..",ucap Riko
"aku??",Vita menunjuk dirinya sendiri.
"mana mungkin.. kau yang tiba-tiba me...",Vita tidak melanjutkan perkataannya,ia malu mengatakannya.
"ahh.. lupakan.. kalau kau berbuat macam-macam lagi,aku tidak akan tinggal diam",sungutnya dan bergegas pergi meninggalkan Riko,lalu memasuki kamarnya.
Riko terkekeh pelan melihat tingkah gadis itu, benar-benar ia seperti menemukan lagi sosok untuk mengisi kekosongan hatinya yang sudah lama ia tutup rapat-rapat.
Dulu ia pernah menjalin kasih dengan seorang wanita yang sangat ia cintai dari SMA,4 tahun hubungan keduanya seperti tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain,dan akhirnya pada suatu hari ternyata wanita itu meninggalkannya tanpa pamit dan alasan yang jelas,riko sudah mencarinya selama bertahun-tahun tapi tidak pernah mendapatkan hasil dan pada akhirnya ia lebih memilih mengikhlaskan dan merelakan wanita tersebut.mungkin wanita tersebut sudah berbahagia dengan pilihannya,fikir Riko.
TBC dears.
maaf kemarin author tidak up
happy reading dears 🤗😘
__ADS_1