
Fahri sudah kembali bekerja di perusahaannya yang ada di Jakarta.Hubungannya dengan Kirana juga sudah jauh lebih baik bahkan semakin baik.Kiranapun juga sudah kembali seperti dulu,kembali ceria dan sudah sembuh dari rasa trauma nya.
Saat ini kirana sedang senang-senangnya memasak,ia memilih menyibukkan diri dengan mencoba resep-resep baru dan mempraktekkan di dapurnya dan hasilnya selalu terasa enak di lidah Fahri.
Fahri sangat menyukai istrinya yang sekarang ini,rasa cintanya semakin bertambah untuk Kirana dari hari ke hari.Kirana itu wanita yang sempurna Dimata Fahri,selain cantik,ia juga pintar memasak.Kirana selalu bisa memanjakannya dalam urusan dapur dan kasur,itu yang membuat Fahri semakin mencintai istrinya tersebut.
Laras dan Doni juga lebih sering mengunjungi Kirana ke rumah nya atau kadang sebaliknya Kirana dan Fahri yang bertandang ke rumah laras dan Doni.Sebagai kakak,Laras tidak ingin Kirana mengalami depresi seperti sebelumnya.Apalagi Kirana adalah adik satu-satunya dan keluarga satu-satunya yang dimiliki oleh Laras saat ini.
Seperti sekarang ini,Laras dan Kirana sedang berjalan-jalan di suatu pusat perbelanjaan.Mereka sedang berada di baby shop,mereka ingin membeli keperluan sehari-hari Arka.
"Kak,bajunya lucu-lucu yaa...",ucap Kirana tiba-tiba.Kirana sedang melihat-lihat baju anak-anak perempuan yang terlihat lucu.
"iya Kii..ih,kakak jadi pengen punya anak lagi..",jawab Laras sambil terkekeh.
"Ya sudah bikin lagi sama,Arka biar sama aku aja..",sahut Kirana.
"ehh..kalau bikinnya mah udah tiap hari kali,hanya saja kakak masih belum siap kalau hamil lagi..",ujar Laras sembari tertawa.
Kirana ikut tertawa mendengar perkataan Laras,lalu keduanya kembali melanjutkan acara shoping mereka tentunya mereka tidak berdua ada Arka juga bersama mereka.
"Onty Ita...",ucap arka tiba-tiba ketika ia melihat Vita dan Riko yang sedang berbelanja keperluan bayi.
Vita yang merasa dipanggil namanya pun menengok ke arah sumber suara.
"Arka...",ucap Vita.
"Lho Arka,kamu disini juga??sama siapa??",tanya Riko.
Arka menunjuk ke arah Kirana dan Laras yang sedang memilih diapers untuk Arka.Riko dan Vita melihat ke arah yang ditunjuk oleh arka.
"cama mama..cama onty uga..",jawab Arka dengan cadelnya.
"Onty Ita peyutnya becal ada bolanya.."cicit Arka,seketika membuat Vita dan Riko tergelak tawa.
"Arka sayang..ini itu bukan bola,tapi di dalam sini ada dedek bayinya..",ujar Riko sembari mengelus perut Vita.
"Arka lucu banget sihh..onty jadi gemes banget sama kamu..",Vita mencubit pipi Arka.
__ADS_1
Sementara Laras dan Kirana yang mulai sadar Arka tidak bersama mereka mulai kebingungan.Vita yang melihat Laras dan Kirana panik segera memberitahu Riko untuk menghampiri mereka.
"Mas,pasti kak Laras dan Kirana sedang bingung mencari Arka..kira kesana yuk,kamu gendong Arka..",ujar Vita dan diangguki oleh Riko.
Riko dan Vita berjalan menghampiri Kirana dan Laras, sebenarnya Vita masih merasa tidak enak harus bertemu dengan Kirana,ia masih merasa bersalah.
"Kirana..Laras..kalian mencari Arka??",ucap Riko tiba-tiba.
Kirana dan Laras menoleh ke arah Riko,kemudian berlari menghampiri mereka,Laras langsung mengambil alih Arka dari gendongan Riko.
"Ya Allah.. Arka,maafin mama ya nak..mama nggak merhatiin Arka..",Laras menciumi pipi Arka bertubi-tubi.
"Maafin aunty juga ya sayang..aunty sudah teledor jagain Arka..",sesal Kirana.
"Sudah..yang penting kan Arka nya sudah ketemu,kalian tidak usah sedih lagi..",ucap Riko.
"Mas Riko..terima kasih yaa..",ucap Kirana tulus.
"Iya ko, terimakasih ya..untung ada kalian yang nemuin Arka,aku nggak tahu lagi kalau Arka hilang tadi..",timpal Laras.
"ngomong-ngomong kok mas Riko nggak ke kantor..",tanya Kirana.
"Eh,iya Kii.. aku sudah minta izin sama Fahri mau nemenin vita belanja buat persiapan kelahiran anak kita..",jawab Riko.
"Oh ya..Vita nya mana??",tanya Kirana.
"Lho,mana??tadi disamping aku kok..",Riko mengedarkan pandangannya mencari sang istri,dan akhirnya ia melihat istrinya yang berjalan menghampiri ke arah mereka.
"Nah itu dia..",ucap Riko sembari menunjuk ke arah Vita
"Dari mana sayang..kok pergi nggak bilang-bilang?"tanya Riko.
"Maaf mas..tadi aku kebelet pipis..",jawab Vita sembari melirihkan suaranya.
"Wahh..Vita perutnya sudah besar aja..udah berapa bulan ini..",tanya Laras sembari mengusap perut Laras.
"Sudah 7 bulan kakk..",jawab Laras.
__ADS_1
"Wah..nggak terasa yaa tau-tau udah mau lahiran saja.. sehat-sehat ya dedek bayi sama mamanya..",timpal Kiran,Kirana juga mengelus perut Vita sembari tersenyum.
"Eh..ehh.. dedek bayinya bergerak..eh,kok bisa kayak gini lucu banget..",Kirana tertawa melihat perut Vita yang membuat gelembung-gelembung
"hehehe iya Ki..Emang aktif banget ni..",jawab Vita canggung.
"Eh kalian sudah selesai belum belanjanya,gimana kalau habis ini kita makan siang dulu di cafe..",ajak Riko.
"Sudah sih,ni tinggal bayar aja..",ucap Laras.
"Ya sudah..kita juga sudah selesai belanjanya ya sayang..",tanya Riko ke Vita dan diangguki oleh Vita.
"oh ya sudah,Kirana kamu bawa Arka sama Vita ke cafe duluan yaa.kasihan bumil berdiri lama-lama..kakak mau bayar belanjaan ini dulu..",ujar Laras.
"Ide bagus..gimana sayang?? nggakk apa-apa kan kalau kamu nungguin di cafe sama Kirana dulu,aku bayar belanjaan kita dulu..",tanya Riko.
"sudah..ayo Vita..nanti kamu kecapean lho..",seru Kirana.
"Ya sudah.ayo...",ajak Vita.
Laras dan Kirana pergi ke cafe terdekat dengan stand baby shop yang ada di pusat perbelanjaan tersebut.Sebenarnya Riko dan Laras sengaja membiarkan Kirana dan Vita duluan ke cafe.Riko dan Laras ingin mereka berdua memperbaiki hubungan mereka seperti dulu lagi biar tidak ada kecanggungan lagi diantara mereka.Akan tetapi pertemuan mereka di baby shop ini bukanlah sesuatu yang direncanakan,ini benar-benar suatu kebetulan.
Sepeninggal Kirana dan Vita,Riko dan Laras ber- TOS ria.
"Semoga setelah ini hubungan mereka kembali seperti dulu lagi ko..",ujar Laras.
"Iya ras..semoga saja,aku kasihan sama Vita dia selalu merasa bersalah atas kejadian tempo hari..",ucap Riko.
"tenang saja..Kirana sudah melupakan itu semua,mereka hanya perlu bicara untuk meluruskan semuanya dan agar mereka tidak merasa canggung lagi..",jawab Laras
"Iya ras,Kirana juga pernah bilang seperti itu sama aku,dan aku juga sudah menjelaskan ini semua ke Vita,hanya saja Vita masih tak enak hati..semoga setelah ini mereka bisa kembali bersahabat seperti dulu lagi..",ucap Riko penuh harap.
TBC dears..
mohon maaf sudah beberapa hari tidak up..
happy reading dears 🤗😘
__ADS_1