Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#96


__ADS_3

Sesampainya di rumah Kirana mengingat-ingat apa yang membuat suaminya jadi berubah dingin.


"upshh.. apa mas Fahri cemburu sama kak Kevin",Kirana menutup mulutnya tak percaya.


Kirana melihat Fahri yang keluar dari kamar mandinya,sedari tadi ia cuek dan mendiami Kirana.Kirana berfikir bagaimana caranya agar suaminya itu mau berbicara dengannya lagi.


"Mas Fahri.. apa mau aku buatkan kopi?",tanya kirana.


"Tidak",jawab Fahri singkat,ia saat ini sedang duduk di sofa dan mengutak-atik laptop nya.


"ohh.. ya sudah,Kirana mau bersih-bersih badan dulu, gerah bangey nihh",Kirana sengaja menggoda Fahri.


Ia mencepol tinggi rambutnya sehinhga memperlihatkan leher jenjangnya,setelah itu ia masuk ke kamar mandi,ia sengaja tidak membawa baju ganti,ia keluar hanya menggunakan handuk.tubuhnya yang sedikit basah bercampur dengan wangi aroma sabun.Fahri melihat Kirana sekilas.


"sial.. gimana aku bisa tahan,kalau dia seperti itu",Fahri mengumpat dalam batinnya.


Kirana sengaja berganti pakaian di dalam kamarnya,ia sengaja memancing g@1r@h suaminya.Ia memakai lingerie seksi,saat ini hanya ini senjatanya fikirnya.


"huft.. sebenarnya aku malu tapi demi mas Fahri nggak apa-apa dehh..",batin Kirana.


Kirana saat ini sedang memakai lingerie berwarna merah terang berbahan brokat yang panjangnya hanya sebatas paha.Dan ****** ***** yang hanya menutupi bagian 1nt1mnya saja.


Kirana berjalan ke arah Fahri, sebenarnya ia deg-degan,saat ini dia merasa sudah seperti seorang j@L@ng yang menggoda suaminya sendiri.


Tangan Kirana mengambil laptop Fahri dari pangkuannya,ia menutup laptop itu dan menyimpannya diatas meja.Kemudian Kirana duduk dipangkuan Fahri,ia mengalungkan kedua tangannya,jaraknya yang sangat dekat dengan Fahri membuat gundukan Kirana menyentuh dada bidang Fahri,ia sengaja menggesek-gesekkanya,untuk memancing Fahri.


"shitt.. ",umpat Fahri dalam batinnya.


Fahri bak singa kelaparan langsung menyambar bibir Kirana secara kasar,m3Lum@tny@ serta m3ny3s@pny@,Kirana tersenyum,ia pun membalas dan mulai mengimbangi Fahri.


Fahri membopong tubuh Kirana ala bridal style tanpa melepaskan p@gut@n mereka.Kemudian ia melemparkan tubuh Kirana ke atas ranjangnya.


Fahri merangkak ke atas tubuh Kirana ia mengungkungnya,ia menatap tajam mata Kirana dan setelah itu ia mulai mengecup bibir Kirana,tidak ada kelembutan disana,ia bermain cukup liar.


puas dengan bibir dan leher Kirana,Fahri meraup dua gundukan kenyal yang ada didepannya secara bergantian.sesekali ia menggigit dan meny3s@pnya, sementara tangan satunya sudah mulai bergerilya diantara dua pangkala paha Kirana.


Entah sejak kapan keduanya sudah polos tanpa busana,Fahri memaju mundurkan telunjuknya di bagian inti kirana.sehingga membuat tubuh Kirana meremang dan ia merasa sesuatu yang akan meledak dibawah sana.


"mas Fahri... ahhhh....",Kirana mend3s@h.


Seolah tahu Kirana akan mencapai puncaknya,ia pun mempercepat pergerakan tangannya.Kirana yang sudah tidak tahan ingin segera melakukan penyatuan.


"Mas.. Fahri.. ayoo.. ahh..",pinta Kirana ditengah d3s@h@nnya.


"katakan.. kau mencintaiku Kirana,hmmm",


Fahri menghentikan pergerakannya,ingin rasanya Kirana protes,karena sedikit lagi dirinya akan sampai.

__ADS_1


"mas.. ku mohon..ahh..",pinta Kirana,tubuhnya menggelinjang.


"Katakan.. kau mencintaiku.."bisik Fahri tepat disamping telinganya.


"aku.. mencintaimu mas.. ahh.. cepat lakukan,ku mohon..", Kirana memohon.


"Sekali lagi sayang... katakan... setelah ini aku akan memberikanmu surga dunia yang sesungguhnya",Fahri menyeringai.


"aku mencintaimu...aku mencintaimu... mas Fahri..",ucap Kirana.


"aku juga mencintaimu sayang... kau hanya milikku.. selamanya...",Fahri mencium kening Kirana sebelum ia melakukan penyatuan dengannya.


"sleppp!!"


Fahri melakukan penyatuan dengan sekali hentak.


"ahh...", suara d3s@h@n Kirana seperti alunan nada yang membuat suasana malam itu menjadi semakin panas.


Fahri mempercepat hentakannya,ia tahu Kirana akan mencapai puncaknya.


"mas Fahri.. ah..ah..",Kirana meracau ditengah desahannya.


"keluarkan sayang...",bisik Fahri lirih.


"uhhh....",Kirana m3L3nguh panjang bersamaan dengan sesuatu yang meledak dibawah sana.


Fahri tidak memberikan kesempatan untuk Kirana,Ia segera membalik tubuh Kirana dengan posisi d099y s+yL3..karena ia juga belum sampai puncaknya.


Dangan sekali hentakkan Fahri membenamkan juniornya dengan sempurna ke dalam goa kenikmatan Kirana.Ia pun melancarkan aksinya, menghentakkannya perlahan demi perlahan tapi lama kelamaan hentakan itu semakin cepat dan cepat.


"Oh God sayang... nikmat sekali,hmm",Fahri meracau merasakan sensasi luar bisa yang dirasakannya.


"ahh ..sayang.. uh..",Kirana m3nd3s@h.


"Aku.. mau sampai sayang..",racau kirana,ia merasakan perutnya seperti ada gelembung-gelembung yang membuat dirinya merasakan gelanyar aneh.


"bersama sayang.. aku juga akan sampai.. ".


Fahri semakin mempercepat permainannya,ia semakin liar menghentak-hentakkan kepunyaannya,dan hingga akhirnya mereka sampai pada puncak kenikmatan secara bersamaan.


"uhhh...",mereka m3L3nguh secara bersamaan.


Kirana ambrukkk,seakan tangannya sudah tidak mampu menopang beban tubuhnya lagi.fahri membalikkan tubuh kirana.ia menyelimuti tubuh polos Kirana,kemudian merebahkan diri disampingnya.


"Mas Fahri maafkan akuu ..",ucap Kirana setelah melakukan aktivitas panasnya dengan Fahri.


"sstt.. tidurlah atau aku akan memakanmu lagi..",jawab Fahri seraya memejamkan matanya.

__ADS_1


"Kamu marah kan..",Kirana menatap lekat wajah suaminya.


"Tidak..untuk apa aku marah??",elak Fahri.


"kamu cemburu yaa... hmmm.. pasti kamu kemarin cemburu kann",Kirana menggoda Fahri.


"hah..cemburu.. siapa yang cemburu.. itu cuma perasaanmu saja",elak Riko.


"tuh kann.. kamu itu nggak bisa bohong,tuh hidungmu udah mulai kembang kempis..",goda Kirana.


"ihh.. apaan mana ada",Fahri memegangi hidungnya.


"ohh.. ya sudah.. kalau mas Fahri nggak cemburu,berarti besok boleh dong aku jalan sama kak Kevin sepulang sekolah..aku..".


Fahri membungkam bibir Kirana dengan bibirnya,ia menc1umnya dengan sangat kasar


"ini hukumanmu karena berani menyebutkan nama laki-laki itu didepan ku",ucap Fahri kesal.


"katanya nggak cemburu...",goda kirana.


"kalau kamu berani bertemu dengannya aku akan menghukummu lebih dari itu..',Fahri menyeringai nakal.


Kirana berhenti bicara,ia menelan salivanya,ia tahu msksud Fahri menghukumnya dalam tanda kutip.


"tidurlah..",Fahri merengkuh tubuh Kirana.


Tapi Kirana belum bisa memejamkan matanya, pergerakan tubuhnya sangat mengganggu Fahri.


"Sayang .. apa kau tidak bisa diam,hmm",ucap Fahri.


"maaf sayang aku tidak bisa tidur",


"sayang diamlahh.. oh tuhan kau sudah membangunkan juniorku lagi"


"hahh,sayang maaf..",pinta kirana.


"kau harus bertanggung jawab untuk ini sayang...",Fahri menyeringai nakal.


"kau tahu.. kau sudah membuatku candu,bibirmu..semua yang ada pada dirimu sudah membuatku ingin lagi dan lagi",Fahri menyentuh bibir kirana dengan ibu jarinya.


Lalu keduanya mengulang pergumulan Akbar mereka,entah mereka melakukannya berapa kali malam itu,yang jelas keduanya berkali-kali sampai pada puncak kenikmatannya.


TBC..


terima kasih sudah mendukung karya author.


happy reading dears 🤗😘

__ADS_1


__ADS_2