
"Mereka cepet banget akrab ya mbakk..padahal mas Riko dan Tasya kan hanya beberapa kali bertemu",tanya Vita tiba-tiba setelah melihat Kinan tersenyum memperhatikan Riko dan Tasya yang sedang bermain.
"Ahh..",Kinan agaknya terkejut dengan pertanyaan Vita,tapi kemudian ia bisa menormalkan kembali dirinya.
"Sebenarnya mas Riko itu adalah tipe seorang yang sangat menyukai anak kecil,jadi dia nggak butuh waktu lama untuk akrab dengan Tasya,karena Tasya sendiri termasuk anak yang mudah bergaul dengan siapa saja,gampang beradaptasi dengan sekitarnya..",jelas Kinan sembari tersenyum.
"Ohh gitu..",Vita sempat mengagumi sosok Kinan yang sangat anggun dan juga pembawaannya yang sangat tenang.
"Mbak Kinan pasti cinta pertamanya mas Riko ya.. berapa lama kalian menjalin hubungan mbakk",tanya Vita sedikit penasaran dengan hubungan mereka.
"itu sudah berlalu Vita.. dulu kami menjalin hubungan cukup lama semenjak SMA ,tapi pada akhirnya cinta pertama akan kalah dengan cinta yang selalu ada untuknya saat ini..",Kinan menjawab pertanyaan Vita dengan tenang,wajahnya selalu tersenyum tak pernah ada sedikitpun rasa kesal atau apapun itu karena Vita banyak bertanya kepadanya.
"Kamu sendiri.. kalian sudah berapa lama berhubungan?",tanya kinan balik.
"Hah.. aku.. aku dan mas Riko nggak ada hubungan apa-apa mbak.. mbak pasti sudah salah faham kann.. mas Riko kan sangat mencintai mbak Kinan mana mungkin sama aku,hehe",jawab Vita sembari tertawa, padahal jauh dilubuk hatinya ia merasa pilu.
"Tapi aku melihatnya lain.. kalian sebenarnya saling mencintai,hanya saja.. kalian sama-sama gengsi untuk mengakuinya",ucap Kinan.
"Ahh.. mbak kinan,mas Riko itu masih cinta sama mbak,mbak sudah salah faham..",ucap Vita.
"Tidak.. aku tidak salah faham,aku melihat cinta di mata Riko,ketika dia menatapmu dan ketika berbicara denganmu,aku sangat tau mas Riko,Vita..",tutur Kinan.
"Aku titip mas Riko ya Vita.. kau harus bisa membahagiakan mas Riko.. mas Riko sangat mencintaimu dan aku harap kamu juga bisa mencintai mas Riko dengan sepenuh hatimu..",lanjut Kinan.
"Mbakk.. mbak Kinan ngomong apaan sihh,mas Riko itu cintanya sama mbak Kinan bukan sama aku..",ucap Vita
"Tidak Vita.. dulu mungkin iyaa.. mas Riko sangat mencintai aku,tapi sekarang ia hanya menyayangi aku,mungkin ia prihatin dengan kehidupanku saat ini..",jawab kinan dengan tenang.
"Iyaa.. mungkin mas Riko dulu sangat mencintai aku tapi untuk sekarang tidak ada cinta itu,aku tidak menemukan tatapan cinta itu untukku,beda dengan ketika mas Riko menatap Vita,ada cinta dimatanya, tatapannya sama saat dulu ia pernah menatap ku sewaktu kita menjalin hubungan",ucap Kinan dalam batinnya.
"ibu.."teriak Tasya sembari melambaikan tangannya sebagai isyarat kalau Tasya ingin Kinan kesana.
Kinan tersenyum dan membalas lambaian tangan Tasya.
"Vita,aku kesana dulu yaa.. Tasya memintaku untuk kesana",Kinan meninggalkan Vita sendirian dan bergabung dengan Riko dan Tasya.
Sementara Vita ia mulai mencerna setiap perkataan demi perkataan yang disampaikan oleh Kinan.
__ADS_1
"Apa benar mas Riko mencintaiku,apa benar mas Riko sudah tidak cinta dengan mbak Kinan,ehh.. tapi coba lihat dehh mereka benar-benar seperti keluarga sungguhan",gumam Vita yang melihat Riko dan Kinan mengayun ayunan yang sedang diduduki oleh Tasya.
Vita melihat mereka tertawa bahagia, rasanya nggak mungkin kalau Riko sudah tak mencintai Kinan,apa ini salah satu trik Kinan untuk mendapatkan Riko kembali.Vita mulai berfikiran negatif tentang Kinan.
"Sepertinya aku harus hati-hati sama mbak Kinan, jangan-jangan ia pura-pura baik lagi sama aku,tapi kalaupun dia suka sama mas Riko ya sok aja atuhh.. aku mah bukan siapa-siapa nya tak perlu ada tikung-tikungan atau apalah,walaupun emang sih hatiku sakit,tapi sedikit aja sakitnya.. orang aku sama mas Riko juga nggak ada hubungan apa-apa",Vita bermonolog sendiri.
Setelah puas bermain Riko,Kinan dan Tasya kembali ke tempat Vita.Vita yang menyadari itu berpura-pura memainkan ponselnya.
"Ahh capek bangett..",ucap Riko setelah meneguk minuman yang ada di gelas.
"Iya om Riko,capek banget.. tapi seru sihh Tasya seneng",ucap Tasya.
"oh ya.. habis ini Tasya mau kemana lagi?",tanya Riko.
"Emm..kemana yaa??",nampak Tasya berfikir.
Menyadari obrolan mereka tak lepas dari pengawasan Vita,Kinan segera menengahi obrolan Tasya dan riko.
"Tasya,habis ini kita pulang saja yaa.. kan kita dari pagi sudah belanja,makan,dan ini Tasya habis main juga kan..",ucap Kinan
"Ibu.. tapi Tasya masih pengen jalan-jalan",rengek Tasya.
"Tidak apa-apa Kinan.. aku kan sudah janji seharian ini aku bakal bikin kamu dan Tasya bahagia.. kamu tidak lupa kan??"Riko mencoba mengingatkan.
Sungguh saat itu Vita sudah seperti obat nyamuk disana,ia harus menyaksikan drama keluar di depan matanya sendiri.
"om Riko kita kesana yukk.. Tasya belum coba mainan yang itu",ajak Tasya.
"Tasya om Riko nya capek nak.. Tasya mau kesana sama ibu nggak",tutur Kinan.
"boleh buukk ayoo...",ajak Tasya.
"Mas.. aku kesana dulu yaa,nemenin Tasya main",ucap Kinan dan diangguki oleh Riko sembari tersenyum.
sebenarnya Kinan ingin memberikan ruang untuk Vita dan Riko supaya bisa berduaan.Biar mereka lebih dekat.Riko yang sedari tadi melihat Vita mengutak-atik ponselnya mulai penasaran.
"Lagi lihat apaan sihh..",tanya Riko.
__ADS_1
"Hah.. nggak ada,nggak lihat apa-apa",jawab Vita cuek.
"Kamu kenapa sihh.. hari ini mendadak aneh banget?"tanya Riko yang kesal karena merasa dicueki sama Vita.
"Aneh apanya sihh.. mas Riko tuh yang aneh",sungut Vita.
"Aku?? aneh?? aneh dimananya,yang ada kamu tuh yang anehh",elak Riko.
"hah,mana ada kamu yang aneh..".
"Kamu...".
"kamu.."
"kamu..".
"Halahh kalian berdua tuh sama-sama aneh,sama-sama nggak jelas",cibir Riko yang baru datang
"ahh capek banget sayang.. setelah berkeliling taman",lanjut fahri.
Kirana memberikan minuman kepada Fahri.
"Tuhh gini nih kalau sudah nikah,ada yang ngurusin,tau kalau suami haus buru-buru diambilkan minum,ihh indahnya.. makanya kalian nikah dong biar tau rasanya surga dunia itu kayak apa",goda Fahri.
"nggakk...",jawab Riko dan Vita bersamaan.
"ihh Vita.. nggak boleh ngomong kayak gitu tau,pamali .emang kamu nggak mau nikah seumur hidup mu.. ",ucap Kirana polos
"ih Kirana maksud ku tuh nggak seperti itu.. ya aku mau nikah tapi nggak sama dia",Vita menunjuk Riko dengan dagunya.
"idihh siapa juga yang mau nikah sama kamu,aku juga ogahh...",sahut Riko.
"udah biarin aja sayang.. biasanya yang modelan kayak mereka gini sih jodoh",goda Fahri.
TBC dears..
nyicil pagi-pagi sekaleee...
__ADS_1
happy reading dears 🤗😘