Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#105


__ADS_3

"Ciyehh... kalian sehati banget kayaknya,jawabnya aja sampai kompak gitu",ledek Kirana.


"Kirana apaan sihh.. kalau itu mah bukan sehati tapi karena kita sama-sama laper,dan mumpung dijogja kan jadi kita cobain gudeg asli Jogja,bukan begitu mas Riko..",jawab Vita yang pinter banget ngelesnya ngalahin tukang bajaj.


"emm.. iyaa.. iya.. betul itu,hhhaha.. iyaa dimana yaa kira-kira tempatnya,Kinan apa kamu tau tempat makan dengan menu gudeg yang enak di Jogja ini?",Riko segera mengalihkan pembicaraan dengan bertanya pada Kinan.


"Iya mas.. tempat nya tidak jauh dari sini",jawab kinan.


"Ya sudah.. tunggu apalagi.. ayo..",Ajak Fahri.


"Kita mau makan yaa..",tanya Tasya polos


"Iyaa anak cantik kita mau makan,perut kak Vita sudah lapar,perut Tasya juga kan..",jawab Vita dan balik Bertanya kepada Tasya.


"Iya kakk.. oh ya,om Riko gimana kalau kak Vita bareng sama kita aja.. satu mobil sama kita?",tanya Tasya kepada Riko.


"Emm...",Riko menggaruk kepala nya yang tidak gatal,ia tidak tahu harus menjawab apa,kalau satu mobil dengan Vita dan Kinan pasti suasananya jadi semakin canggung.


"Tasya.. kak Vita bareng sama om Fahri sama kak Kirana saja yaa.. soalnya tadi pas berangkatnya kan kan Vita juga bareng sama mereka.. lagian nanti kita disana ketemu lagi kok..iya kann om Riko",Vita menatap ke arah Riko dan membuat Riko merasa terintimidasi.


"Aku terserah kamu Saja Vita..",jawab Riko.


"ya sudah kita berangkat yukk.. aku sudah sangat lapar,yuuk Kirana..",Vita menarik tangan Kirana meninggalkan Fahri,Riko dan Kinan serta Tasya yang berada di situ.


"Heiii.. Vita.. mau kau bawa kemana Kirana ku.. ",teriak Fahri.


"Lagian mas Fahri lama banget.. buruan Napa??",sahut Vita.


"dasarr anak itu.. selalu semaunya sendiri,istri orang main bawa aja",Fahri menggerutu.


"Oke Riko,Kinan dan tasya.. kita ketemu disana yaa.. aku susul gadis bar-bar itu dulu bisa-bisanya dia menculik istriku",Fahri segera berlari menyusul Kirana dan Vita.


Sementara Riko dan Kinan tertawa melihat tingkah Fahri.


"Mas Fahri sudah berubah banyak ya mas.. dia tidak sedingin dulu,dia juga terlihat sangat menyayangi istrinya",ucap Kinan.


"Iya.. bos memang banyak berubah dan semua itu berkat Kirana..",ucap Riko sembari tersenyum.

__ADS_1


"Dan kamu.. apakah Vita juga telah merubah hidupmu,kami juga sekarang sudah jauh berubah..",ucap Kinan sembari menatap dalam mata Riko.


"Aku.. sama Vita.. kita dekat karena Vita teman Kirana,yaa.. dan kita sering jalan berempat,ehh.. tapi nggak sering-sering banget sihh,iya gitu..",jawab Riko.


"tapi dari caramu menatap Vita aku tahu mas,ada cinta untuk Vita disana..",ucap Kinan dalam batinnya dan ia tersenyum.


"Ya sudah ayo kita berangkat.. Fahri mungkin sudah menunggu kita di parkiran karena kan yang tau tempatnya kamu",ajak Riko dan diangguki oleh Kinan.


Mereka kemudian menuju parkiran,Riko mengemudikan mobilnya dan diikuti Fahri dari belakangnya.Beberapa menit kemudian mereka sampai di tempat makan yang terkenal dengan kelezatan gudegnya.


Fahri turun dari mobil dan menggandeng istrinya dengan posesif nya.Ia masih kesal dengan Vita karena kejadian tadi.


"Cihh.. mas bos, posesif banget.. ",cibir Vita.


"Sama istri sendiri nggak apa-apa kan takut ada yang culik..",jawab Fahri kesal.


"Ya sudah aku juga mau digandeng,takut diculik jugaa..",Vita menggandeng tangan Fahri satunya.


"Nggak apa-apa kan Kirana",tanya Vita kepada Kirana.


"it's okay Vita.. ngomong-ngomong kita lucu banget lho jalan gandengan bertiga kayak gini,udah kayak anak TK,hahaha",Kirana tertawa.


"Mas Fahri.. kenapa sekarang jadi seperti mas Riko,aku bukan bocah bar-bar tauu..",ucap Vita sinis.


"Oh ya.. ",Fahri mencebikkan mulutnya.


Kirana hanya tertawa melihat sahabat dan suaminya beradu mulut.


"Heii boss", Riko,Kinan dan Tasya mendekati Fahri,Kirana dan Vita.


"Heii.. apa-apaan ini,Vita.. kenapa kau menggandeng lengan si boss",Riko melepaskan tangan mereka dan memposisikan dirinya diantara Vita dan Fahri.


"Yee.. mas Riko apaan sihh,orang Vita mau dijadikan istri kedua sama mas Fahri,wajar dong kalau Vita gandengan bertiga,anggap saja kita sedang latihan",ucap Vita asal.


"Whatt!!nih anak lama-lama ngawur banget",Fahri menjetikkan telunjuknya ke jidat Vita.


"Sayang.. kamu kenapa betah banget sahabatan sama dia,apa dia salah malam ya tadi pagi makanya omongannya ngawur",Fahri merengek kepada Kirana sementara Kirana hanya menanggapinya dengan tertawa,ia merasa lucu dengan tingkah Fahri.

__ADS_1


"Ih mas Fahri.. belum apa-apa sudah kdrt aja.. sakit tauu",Vita mengelus jidatnya yang sakit.


"Apaan kdrt-kdrt enak aja.. nggak boleh lagian siapa yang ngizinin kamu jadi istri kedua si boss,enak aja..",seru Riko.


"Ih mas Riko apaan sih.. nggak jelas bangett..",ucap Vita.


"Kamu yang nggak jelas",balas Riko.


"kamu.."


"kamu..'


"stopp.. kapan kita makannya,perut Tasya sudah bunyi nihh minta diisi.. orang dewasa memang aneh yaa..",ucap Tasya tiba-tiba.


"Ah iya sampai lupa.. ayo Tasya kita kedalam duluan",Kirana menggandeng Tasya dan diikuti Fahri dibelakangnya.


Sementara Vita dan Riko mereka masih saling jaim,Vita membuang mukanya ke kanan,pun sama dengan Riko membuang mukanya ke kiri,setelah itu mereka menyusul Kirana dan Fahri yang sudah terlebih dahulu masuk.


Dan semua kejadian itu tak luput dari pandangan Kinan,Kinan tersenyum melihat tingkah Riko dan Vita.


"bukan hanya aku yang berhak bahagia,kamipun berhak bahagia bersama dengan orang yang kami cintai",ucap Kinan dal hatinya.


Setelah itu Kinan mengikuti mereka untuk masuk ke dalam.Fahri sudah memesankan makanan untuk semuanya.Mereka menikmati makan siang mereka, sesekali mereka mereka bercanda disela-sela acara makannya.


Setelah acara makan selesai mereka tak lantas pergi,karena di tempat tersebut terdapat taman buatan yang sangat indah,ada beberapa wahana permainan di dalamnya seperti ayunan, perosotan dan lain sebagainya.


Riko mengajak Tasya untuk bermain perosotan,sementara Kirana dan Fahri ia lebih suka berkeliling taman tersebut.Vita dan Kinan lebih suka duduk di tempat yang seperti angkringan.


Vita melihat Riko yang sangat perhatian sekali dengan Tasya.Sungguh sebenarnya ia sedikit cemburu,tapi lagi-lagi ia menepis perasaannya sendiri.Sementara Kinan,ia tersenyum melihat Tasya begitu sangat bahagia,Kinan mengingat kapan terakhir kali ia mengajak putrinya itu jalan-jalan dan itu sudah sangat lama sekali.


"Mereka cepet banget akrab ya mbakk..padahal mas Riko dan Tasya kan hanya beberapa kali bertemu",tanya Vita tiba-tiba setelah melihat Kinan tersenyum memperhatikan Riko dan Tasya yang sedang bermain.


TBC dears..


yuhuu author kembali up lagi dears..


jangan lupa ya dukungan buat author,klik like,komen, favoritkan juga dan jangan lupa kasih hadiah buat author dan vote juga pastinya..

__ADS_1


happy reading dears 🤗😘


__ADS_2