Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#151


__ADS_3

Lagi dan lagi mereka melakukan penyatuan itu,setelah melakukan satu ronde di kamar mandi mereka kembali ke kamar dan Fahri melarang Kirana memakai bajunya.Kirana hanya menggunakan bathrobe untuk menutupi tubuh polosnya.


Keduanya kali ini merebahkan diri di tempat tidur,saling memeluk dan tidak ada lagi aktivitas yang lainnya.Mereka benar-benar ingin mengistirahatkan tubuh mereka setelah pertempuran tiga ronde yang baru saja dilewatinya.


Beberapa jam kemudian,Fahri sudah terbangun duluan.Ia melihat wajah damai istrinya yang sedang tertidur pulas dan tersenyum.Fahri mengambil ponselnya yang tergeletak di atas nakas,ia memesan makanan dari luar untuk makan malam keduanya.Fahri tak tega membangunkan Kirana apalagi untuk memasak makan malam karena sedari tadi ia sudah menggempur istrinya itu habis-habisan.


Tak berapa lama,makanan yang dipesannya datang.Fahri segera memakai celana boxernya dan membuka pintu untuk mengambil makanan yang dipesannya.Setelah itu ia menata makanannya diatas meja makan.Setelah semuanya tertata dengan rapi,ia kembali ke kamarnya dan membangunkan Kirana


"Sayang..bangunlah..",Fahri membangunkan Kirana dengan cara memberikan ciuman ke wajahnya secara bertubi-tubi.


"Sayang...jam berapa ini..",tanya Kirana sembari menguap,sungguh lama tidak melakukan hal itu dengan Fahri membuat seluruh tubuhnya terasa sakit semua.


"Sudah jam 7 malam sayang,ayo bangunlah kita makan malam berdua..",jawab Fahri sembari mencium pipi Kirana.


"oh jam 7...hahh jam 7??jam 7 malam??",Kirana segera membuka matanya.


"Iya sayang...cepat bangun,kita makan malam yukkk",ucap Fahri.


"Maaf sayang..aku kelamaan ya tidurnya,bahkan aku belum masak untuk makan malam kita..",ucap Kirana.


"Aku sudah delivery order makanan sayang..kamu nggak perlu repot-repot memasak..yang penting makan yang banyak karena kita butuh banyak energi untuk melanjutkan yang tadi...",ucap Fahri sembari mencium ceruk leher Kirana.


"Ahh..yang tadii??apa...",tanya Kirana,sungguh ia merasa geli sekaligus darahnya berdesir hebat mendapatkan perlakuan seperti itu dari Fahri.


"Aku masih ingin menikmati ini sayang..tapi kita makan terlebih dahulu..",Fahri menelusup kan jemarinya ke lembah kenikmatan Kirana,ia hanya mengusapnya saja kali ini


"Baiklah...aku akan ganti baju terlebih dahulu..",ucap Kirana.


"Tidak usah sayang..tidak perlu memakail baju,toh nanti juga aku akan memakanmu..",goda Fahri.


Kemudian Fahri mengambil sebuah paper bag,yang ia pesan beberapa menit yang lalu bersamaan dengan makanan yang dipesannya melalui online.

__ADS_1


"Apa ini??",tanya Kirana.


"Buka saja...",jawab Fahri sembari tersenyum menggoda.


Kirana membuka paper bag tersebut dan memperhatikan satu persatu benda yang ada di dalam paperbag tersebut.


"Mas..kenapa ini banyak sekali,apa kamu mau selama disini aku memakainya setiap hari,hmm..",protes Kirana yang melihat beberapa lingerie seksi didalamnya.


"Tentu saja sayang..aku mau setiap aku pulang kerja kau menyambutku dengan memakai pakaian seksi ini..hanya seminggu,selama kita disini...",ucap Fahri penuh harap.


"Tapi..",


"Kirana disini hanya ada aku dan kau tak ada yang lainnya lagi..aku mohon..hanya seminggu...",pinta Fahri.


"Baiklah....",jawab Kirana,ia tak kuasa menolak permintaan sang suami.Toh ini semua dilakukannya agar hubungan keduanya semakin membaik.


"Terima kasih sayang..",Fahri mengecup pucuk kepala Kirana.


Dan sesuai permintaan Fahri,selama seminggu Kirana menggunakan lingerie seksinya untuk menyambut kedatangan sang suami.Dan selama itu pula Fahri selalu melakukannya setiap hari tanpa kenal lelah,bahkan sebelum berangkat kerja pun Fahri selalu meminta bekal percintaan kepada kirana.


Mereka berdua melakukannya dengan sama-sama suka tanpa ada keterpaksaan sedikitpun.Hubungan antara Fahri dan Kirana pun semakin membaik dan lebih telihat romantis dan harmonis.


Tak terasa sudah satu minggu Kirana menemani Fahri menyelesaikan pekerjaannya di kota tersebut,Hari ini adalah waktunya mereka untuk pulang.Fahri mengemudikan sendiri mobilnya dari kota tersebut menuju ke Jakarta.Beberapa kali mereka berhenti untuk beristirahat untuk mengisi perut mereka atau hanya sekedar ingin berhenti sejenak mengusir rasa lelah mereka.


Nampak Fahri dan Kirana menikmati perjalanan kali ini,senyum manis Kirana selalu mengembang di bibirnya.Dan tak berapa lama kemudian mobil mereka sudah memasuki pekarangan rumah.Ya,mereka kembali ke rumah mereka bukan ke tempat Laras lagi.


Terlihat mbok Darmi menyambut kedatangan kedua majikannya.Mbok Darmi nampak bahagia melihat hubungan keduanya yang semakin hangat dan juga melihat Kirana yang sudah kembali ceria.


"Tuan Fahri dan Non Kirana... bagaimana kabar kalian??Simbol sampai kangen lho..hampir dua bulan simbok nggak ketemu dengan tuan Fahri dan non Kirana..",tanya mbok Darmi.


"Alhamdulillah baik mbok..Kita juga kangen sama mbok Darmi...",Kirana memeluk mbok Darmi.

__ADS_1


Seperti itulah Kirana,ia tak pernah memandang status mbok Darmi sebagai asisten rumah tangganya,Kirana juga tak pernah menganggap mbok Darmi seperti itu.Ia lebih menghormati mbok Darmi layaknya orang tuanya sendiri.


"Ohh yaa mbok..di mobil ada oleh-oleh untuk simbok sama pak dirman yaa..mbok bisa tolong ambilkan,Kirana mau ke kamar bersih-bersih dulu..",ucap Kirana,Kirana tidak bohong perjalanan yang memakan waktu beberapa jam tersebut membuat tubuhnya terasa lengket dan tidak nyaman.Oleh sebab itu ia ingin buru-buru berendam dengan air hangat untuk mengurangi rasa lelahnya dan pastinya agar lebih segar lagi.


"Baik non..simbok saja yang ambil,tuan dan nona silahkan istirahat biar simbok yang beresin semuanya..",ucap mbok Darmi.


"Terima kasih mbok...",ucap Fahri dan Kirana secara bersamaan.


Kemudian keduanya berlalu ke kamar mereka,Fahri yang tahu Kirana ingin cepat-cepat berendam pun mengisi air hangat di bathtub,setelah itu ia memanggil sang istri untuk segera membersihkan dirinya.


"Terima kasih sayang...mas Fahri memang terbaik",ucap Kirana dengan mencium bibir Fahri sekilas.


"Sayang..kau jangan membangunkan keris empu Gandring ku",ucap Fahri.


"Maaf sayang...tapi kalau kamu mau kita bisa berendam bersama di bathtub..",goda Kirana.


"Sayang..tapi aku tidak bisa menjamin kalau kita hanya berendam saja nanti...",ucap Fahri sambil memeluk Kirana.


"Lakukan yang ingin kamu lakukan sayang,aku ini milikmu..tubuh ini milikmu...kamu berhak melakukan apapun",jawab Kirana.


Setelah mendapat lampu hijau dari Kirana,Fahri tak menyia-nyiakan kesempatan itu.Dia langsung menggendong Kirana dan membawanya ke kamar mandi, melepaskan satu persatu pakaian Kirana dan pakaiannya sendiri dan masuk berdua kedalam bathub.


Selanjutnya,lanjutkan sendiri yaa readers..pastinya setelah acara berendam itu,Fahri dan Kirana kembali melakukan pertempuran sengit mereka.


TBC dears..


mohon maaf author baru up lagi,kemari. author baru saja melakukan vaksin booster,ehh sekarang malah author jadi meriang..(bukan merindukan kasih sayang ya dears🤭)


terima kasih para readers yang sudah setia dengan karya author jangan lupa dukungan kalian ya dengan klik like,komen kasih hadiah yang buanyakkk dan di vote juga yaa,dan favoritkan juga ya readers..


ohh yaa..yang belum mampir ke karya author TERPAKSA MENIKAHI CEO TAMPAN Cuz langsung baca yaa..sekarang udah up 60 bab, ceritanya seru dan pasti up setiap hari yaa..

__ADS_1


happy reading dears 🤗😘


__ADS_2