
Kirana menatap Fahri dengan wajah sensualnya sementara bibirnya tak berhenti mengeluarkan Des ahan dan erang an yang membuat semangat Fahri semakin terpacu.Fahri menghujamkan senjatanya sangat dalam dan menghentakkannya dengan kuat hingga tubuh Kirana ikut bergetar.
"Ahhh...sayang...ini nikmat sekali,apa kamu suka,hmm...",racau Fahri sambil terus memacu tubuh Kirana.
"Engghh...sayang..ahhh...lebih cepat lagi..ahhh...",ucap Kirana di sela-sela Des ahannya.
Melihat Kirana yang akan mendapatkan pelepasannya untuk yang kedua kalinya,Fahri semakin mempercepat ritme permainannya,ia semakin menghujam sangat dalam membuat kirana semakin menggila dengan berteriak-teriak penuh kenikmatan dan memanggil nama Fahri.
"Ahh...mas Fahri..ahhh...yaa.. seperti itu sayang ..ahhh..ahh...",tubuh Kirana ikut terhentak bersamaan dengan Fahri yang bergerak semakin liar.
Sepersekian detik kemudian,Kirana merasa akan mencapai puncaknya,ia pun semakin menggila dengan mengeluarkan suara-suara laknat namun sangat disukai oleh Fahri.
"argghhhh....sayang...akuu sampaaiii....ahhh..",Leng uhan panjang Kirana bersamaan dengan cairan cintanya yang menyembur dan Fahri bisa merasakan kedutan-kedutan di bagian inti kirana yang serasa memijat-mijat pusakanya.
Fahri mencabut pusakanya yang masih on,karena ia sama sekali belum mendapatkan pelepasannya.Sementara Kirana ia masih dengan posisi yang sama hanya saja saat ini tubuhnya serasa lemah lunglai tak berdaya.
"Sayang..",Fahri menarik tangan Kirana untuk menyentuh pusakanya yang masih on seolah memberi tahu bahwa dia Juga butuh pelepasan nya saat ini.Kirana yang mengerti maksud Fahri langsung mengangguk dengan nafas yang masih memburu.
Fahri pun segera menari tubuh Kirana dan menghadapkannya ke mejanya.Kirana pasrah ketika Fahri memundurkan pan tanya dan melakukan penyatuan dari arah belakang.
slepp..
Fahri merasakan sensasi lain ketika melakukannya dengan berbeda-beda gaya,dan posisi ini adalah salah satu posisi favorit Fahri.Ia merasa pusakanya semakin terjepit saat terbenam penuh di inti kirana.
"Ahh..sayang..Kirana..kenapa semakin hari kau semakin membuatku gila...ini benar-benar nikmat sayang,ahhhh...",racau Fahri di sela-sela aktivitas nya memacu inti kirana dari belakang.
Tangan Fahripun tak tinggal diam,ia bergerilya menggerayangi gundukan kenyal yang menggantung dan bergerak bebas sesuai hentakan yang diciptakan oleh Fahri.Dan hal itu sukses membuat Kirana lagi-lagi merasakan terbang ke langit ke tujuh.
__ADS_1
"Ahhh...sayang..uhhh...semakin hari kau terlihat semakin sek si..ahhh..",Fahri terus memacu tubuh Kirana sembari memukul pan tat Kirana dengan telapak tangannya sehingga membuat Kirana semakin berga irah.
Fahri mencabut pusakanya dan kemudian mendudukkan dirinya di kursi kebesarannya,Kirana yang tahu maksud Fahri segera merangkak keatas tubuh Fahri dan melakukan penyatuannya kembali.
"Ahhh..",Kirana mendes ah bersamaan dengan milik Fahri yang terbenam sempurna di lembah kenikmatannya.
"Teruslah bergerak sayang..ahhh..."Fahri memegangi pinggul Kirana yang bergerak naik turun memberikan kenikmatan pada Fahri dan sesekali ia menggoyangkan pinggulnya ke kanan dan ke kiri.
"Emmm..yaa seperti itu..ahh..lebih cepat sayang...ahhh",Fahri mencekram bongkahan padat sintal yang mengayun manja seirama dengan gerakan badan Kirana yang meliuk-liuk di atasnya.
"Ahhh...ahh..arrghhh....",Fahri akhirnya menyemburkan bibit-bibit kecebong ya di dalam rahim Kirana.
Sementara Kirana menyusul menuju puncak kenikmatannya yang kesekian kalinya,seiring dengan semburan pusaka Fahri yang membanjiri lembah kenikmatannya.
Keduanya terkulai lemas bermandikan peluh dengan posisi yang masih sama,Kirana masih berada diatas pangkuan Fahri dan Fahri masih membenamkan wajahnya diantara kedua gundukan kenyal Kirana.Mereka berdua masih menikmati sisa-sisa pelepasan mereka.
Fahri mendongakkan kepalanya menatap wajah Kirana terlihat Kirana masih memejamkan matanya.
"Sayang.. sepertinya milikku tidak bisa tidur terlalu lama jika berdekatan dengan mu,lihat bahkan ia sudah kembali bangun di dalam sana..",ucap Fahri.
Seketika Kirana merasakan miliknya yang kembali sesak karena milik Fahri yang kembali menegang di dalam miliknya.
"Tapi aku lelah sayang..",ucap Kirana manja.
"Tenang sayang..kali ini kau cukup diam saja,biar aku yang bergerak dan memberikan kenikmatan kepadamu..",bisik Fahri.
Fahri tiba-tiba berdiri dan menggendong Kirana dengan posisi miliknya yang masih terbenam di dalam milik Kirana.Sontak membuat Kirana terkejut dan dengan refleks ia melingkarkan kedua kakinya di pinggang Fahri.
__ADS_1
Kali ini Fahri membawa Kirana ke ruang pribadi nya yang disediakan khusus untuknya ketika ingin beristirahat di kantor.Dengan perlahan Fahri merebahkan tubuh Kirana, kemudian pelan-pelan ia mulai memacu tubuh Kirana dengan lembut.
"Engghh..",Kirana kembali melenguh merasakan milik Fahri yang keluar masuk dengan lembut di bawah sana.
"Sayang..aku mencintaimu.. milikmu nikmat sekali..ahh..",racau Fahri ketika merasakan pusakanya seperti terjepit dan digigit oleh milik Kirana.
"Mas Fahri..lakukan dengan liar sayang..ahh..aku lebih suka permainan mu yang sedikit kasar,ahhh... ",ucap Kirana dengan ******* yang tertahan.
Fahri mulai menambah ritme permainan nya ketika mendapat lampu hijau dari Kirana untuk bermain sedikit kasar.Dan lagi-lagi mereka melakukannya hingga beberapa ronde, seperti itulah Fahri walaupun sudah melakukan lebih dari dua kali namun ia masih saja merasa belum cukup hingga mereka berdua melewatkan makan siangnya.
Riko yang hendak masuk ke ruangan Fahri untuk mengingatkan makan siangnya mendadak mengurungkan niatnya karena ia teringat dengan pesan Fahri untuk melarang semua orang yang ingin masuk ke ruangan nya terutama dirinya kecuali Fahri sendiri yang memerintah kan nya masuk ke ruangannya.
Riko pun melangkahkan kakinya menjauh dari ruangan Fahri dan hendak pergi ke sebuah cafe di dekat perusahaan untuk mengisi perutnya yang lapar.
"Bodo amat dehh sama si boss..dari tadi perutku sudah keroncongan dianya malah masih asyik di dalam ruangan,memang lagi ngapain sih mereka,betah banget di dalam..sudah hampir 3 jam lebih lho ini,kalau mau istirahat tidur sih setidaknya 1 jam sudah cukuplah...",ricko menggerutu sepanjang perjalanannya.
"Ohhh ya tuhan jangan bilang si bos benar-benar lagi sakit dan dia tidak bisa bangun,tapi...harusnya kalau sakit kan dia bisa menghubungi ku..ahh bodo amatlah,yang terpenting perutku dulu,duhh..mana perih banget lagi..setelah makan siang dehh aku ke ruangannya siapa tau tuh si boss benar-benar sakit..",ucap Riko.
Sementara kedua insan yang sedang mengarungi gelombang cinta tersebut sudah terkulai lemas bermandikan peluh dengan nafas memburu dan senyum yang tersungging di bibir keduanya
"Kamu hebat sayang..kamu selalu membuatku gila dan membuatku selalu ingin melakukannya lagi dan lagi..",ujar Fahri dengan nafas yang masih belum teratur.
bersambung sayang..
mohon maaf harusnya bab ini up tadi malam tapi author sudah sangat mengantuk jadi author up pagi ini, author usahakan double up nanti yaa readers...
jangan lupa Like,komen,hadiah dan vote nya juga yaa..
__ADS_1
happy reading dears 🤗😘