
Hari ini adalah hari terakhir liburan sekolah,hari terakhir Sherly berada di rumah Fahri.Karena sesuai perjanjian awal selama hari biasa Sherly tinggal bersama Claudia dan weekend waktunya bersama Fahri.
"Pagi Sherly...",sapa Kirana yang sudah berada di dapur menyiapkan sarapan.
"Pagi momy..Momy sudah baikan?",tanya Sherly.
"Seperti yang kamu lihat..",jawab Kirana dengan tersenyum lebar memperlihatkan deretan gigi putihnya yang rapi.
"Pagi semua...",sapa Fahri.
"Pagi..",jawab Kirana dan Sherly bersamaan.
Kirana mengambilkan sarapan untuk Fahri dan Sherly setelah itu mengambil untuk dirinya sendiri.Mereka sarapan bersama diselingi dengan bercandaan dari ketiganya.
"Oh ya Sherly,kamu sudah menyiapkan barang-barangmu?",tanya Fahri disela-sela kegiatan sarapannya.
"heem",jawab Sherly malas.
"Memangnya Sherly mau kemana?",tanya Kirana.
"ini kan hari terakhir liburan sekolah,selama hari biasa Sherly tinggal bersama mamanya,dan kalau weekend atau liburan sekolah Sherly tinggal disini",jawab Fahri.
"Lho, ko' gituu?",ucap Kirana.
"iyaa.. memang seperti itu,sesuai kesepakatan",jawab Fahri.
Kirana melihat Sherly yang tidak bersemangat dan hanya memainkan sarapannya,menjadi iba.
"Sayang.. gimana kalau kita jalan-jalan,hari ini kan hari terakhir liburan sekolah dan kau belum mengajakku dan Sherly pergi kemanapun",ucap Kirana manja.
"tunggu.. bisa kau ulangi lagi,kau memanggilku apa tadi?",ujar Fahri.
"Sayang.. kenapa?",tanya Kirana.
"Lebih enak didengar daripada kau memanggilku mas,mulai sekarang panggil aku seperti itu",ucap Fahri.
"Baiklah sayang.. tapi jadi kan kita jalan-jalan hari ini?",tanya Kirana.
"Karena hari ini hatiku sedang bahagia,kalian boleh kemanapun yang kalian suka,gimana Sherly?",tanya Fahri kepada putri semata wayangnya.
"Tapi Sherly kan harus pulang ke rumah mama hari ini",jawab Sherly.
"Nanti papa antarkan setelah kita jalan-jalan,gimana?",tanya Fahri.
"Serius paa...",tanya Sherly.
"Iyaa.. kita habiskan seharian ini untuk bersenang-senang",ucap Fahri.
"Yeahhh... makasih paaa,makasih momy",ucap Sherly.
Setelah sarapan mereka pergi ke taman hiburan, Sherly dan Kirana menaiki semua wahana yang ada di tempat tersebut.Mereka terlihat sangat bahagia sekali, sementara Fahri lebih senang mengamati mereka dari kejauhan,sembari mengabadikan momen-momen kebersamaan anak semata wayangnya dan istri kesayangannya itu.
Tak terasa hari sudah mulai sore,Fahri mengajak Sherly dan Kirana makan malam terlebih dahulu sebelum mengantarkan Sherly ke tempat Claudia.
__ADS_1
"Kita makan di restoran mana yaa yang enak?",tanya Fahri.
"Kita makan di tempat kak Laras dan kak Doni saja,,gimana?",jawab Kirana.
"boleh.. Sherly Juga pengen ketemu sama Tante Laras dan om Doni",ucap Sherly antusias.
"Ohh iyaa.. Sherly kan belum pernah ketemu sama Tante Laras dan om Doni, kebetulan dong kita kesana saja kalau begitu,gimana mas?",tanya Kirana meminta persetujuan Fahri.
Bukannya jawaban,Fahri malah mendelik ke arah Kirana,Kirana yang tahu apa-apa bingung dengan sikap Fahri.
"Kenapa mas Fahri menatapku seperti itu?",tanya Kirana hati-hati.
"Coba ulangi lagi..kau memanggilku apa?",tanya Fahri.
"Oh.. maaf sayang aku lupa",ucap Kirana sembari memegang tangan Fahri dan menggenggamnya.
Dalam hati ia merutuki kebodohannya,kenapa bisa sampai lupa,mulai sekarang dia harus terbiasa memanggil suaminya dengan panggilan sayang.
"Sayang.. kita ke tempat kak Laras sekarang yaa",tanya Kirana sekali lagi dengan hati-hati.
"baiklah..",jawab Fahri singkat.
"huft.. ini yang lagi dapet siapa,yang sensi banget siapa,bukannya kebalik",Kirana menggerutu dalam batinnya.
Fahri mengemudikan mobilnya ke restoran Laras dan Doni,dan kebetulan sekali Laras dan Doni ada disana.Kirana,Sherly dan Fahri turun dari mobilnya dan masuk ke dalam restoran.
"Kak larass...",Kirana melambaikan tangannya memanggil Laras yang sedang menggendong raka.
"Haii larass,apa kabar?",sapa Fahri.
"Hallo Fahri, Alhamdulillaah kabar baik",jawab Laras.
"Hallo Tante Laras",sapa Sherly lalu menyalami tangan Laras.
"Haii gadis manis,ini pasti Sherly,betul kan",tanya Laras dan diangguki oleh Sherly.
"Tuh kan ternyata benar kata kalau Sherly ini sangat manis dan sopan sekali",lanjut Laras.
"Memangnya momy Kirana cerita apa saja tentang Sherly?",tanya Sherly penasaran.
"Momy Kirana?? ohh iyaa momy Kirana cerita kalau Sherly sangat manis, ramah dan sopan",ujar Laras sambil tersenyum.
"Benarkah.. uhh.. momy sweet banget Sherly jadi makin sayang",ucap Sherly manja dan bergelayut manja di lengan Kirana.
Kirana hanya tersenyum menghadapi tingkah Sherly yang manja.baginya itu sudah biasa,ia malah menyukai sikap Sherly yang seperti itu.
"Haii.. Kirana, Fahri... dan gadis manis ini pasti Sherly kan",sapa Doni yang baru saja keluar dari belakang.
"Haii Don.. kelihatannya sedang sibuk",jawab Fahri.
"Biasa saja Fahri,oh ya by the way kenapa masih pada berdiri.. Laras kenapa tamu agung kita tidak dipersilahkan duduk",ucap Doni.
"Ohh yaa.. sampai lupa,mari duduk semua, sebentar aku akan menyiapkan menu spesial untuk tamu spesial",ujar Laras.
__ADS_1
Fahri,Kirana dan Sherly duduk di meja kosong yang tersedia ditemani Doni sementara Laras menyiapkan menu spesial yang menjadi andalan di restoran miliknya.
Setelah selesai makan Fahri,Kirana,Laras dan Doni asyik mengobrol,sementara Sherly lebih suka bermain dengan Raka.
"Lihat Sherly sepertinya dia suka banget sama Raka",ujar Doni.
Kirana dan Fahri hanya tersenyum melihat Sherly yang telaten bermain dengan Raka.
"Kapan kalian akan memberikan adik buat Sherly?",tanya Doni yang sengaja mengeraskan suaranya agar terdengar Sherly,alhasil Sherly pun menoleh ke arah mereka,
"Sherly.. kalau papa dan momy mu punya anak lagi gimana?? kau setuju kan?",ucap Doni.
"Mas Doni apaan sihh?",ujar Kirana yang merasa tidak nyaman dengan pertanyaan Doni, berbeda dengan Fahri,justru Fahri merasa penasaran,ingin tahu jawaban dari Sherly seperti apa.
"Om Doni kok tahu, sebenarnya Sherly pengen banget punya adik,hehehe.. kalau papa sama momy punya dedek bayi lagi sich Sherly malah seneng,punya anggota keluarga baru lagi",jawab Sherly
"Tuhh,dengerin apa kata Sherly, Sherly aja pengen punya dedek bayi ya kan Sherly.. om Doni juga sudah pengen gendong keponakan juga",lanjut Doni.
Kirana salah tingkah dan tiba-tiba merasa tenggorokannya kering dan meminum orange juice yang ada dihadapannya sampai habis.
"Momy rencananya kapan mau ngasih adik buat Sherly",tanya Sherly tiba-tiba dan berhasil membuat Kirana terkejut dengan pertanyaan Sherly.
UhUk..uhukk..uhukk
Kirana tersedak ludahnya sendiri,Fahri memberikan minumannya kepada istri kesayangannya itu,dan Kirana meminumnya lagi.
"Momy kenapa tidak dijawab?",tanya Sherly.
"Sherly tanya papa saja ya..",jawab Kirana berharap Fahri memberikan penjelasan ke Sherly.
"Gimana pa..kapan Sherly punya adik baru",tanya Sherly.
"Secepatnya sayang...",jawab Fahri santai dan berhasil membuat Sherly tersenyum penuh harap.
"Semoga secepatnya.. biar rumah tambah ramai kalau ada dedek bayi",ucap Sherly penuh harap.
uhuk..uhukk.uhukk..
Lagi-lagi Kirana tersedak ludahnya sendiri.
"Mas Fahri apa-apaan sihh",batin Kirana kesal.
"Kamu kenapa sihh sayang... dari tadi batuk-batuk terus",tanya Fahri lembut.
"hehehe..Enggak sayang.. tiba-tiba tenggorokan ku kering bangett makanya aku pengen minum",Jawan Kirana asal.
TBC dears..
hai para readers,terima kasih susah setia dengan karya-karya author.
Tetap dukung karya author yaa..
happy reading dears 🤗😘
__ADS_1