Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#54


__ADS_3

"hallo sayang",sapa Fahri dari seberang sana.


"Hallo mas Fahri",jawab Kirana malu-malu.


"Kamu sedang apa?sudah makan?",tanya Fahri.


"Baru saja Kirana selesai makan,sekarang lagi duduk di taman belakang".


"Oh,iyaa ngapain tadi Claudia ke rumah?dia gk berbuat yang aneh-aneh kan sama kamu?",tanya Fahri.


"Kok mas Fahri tahu,tahu dari mana?",Kirana bertanya balik kepada Fahri.


"tidak penting aku tahu dari mana, Claudia tidak menyakiti mu kan?".


"Tidak sayang.. dia kesini cuma mampir saja,kamu kapan pulangnya?",tanya Kirana mengalihkan pembicaraan.


"Kenapa emangnya,kamu sudah kangen ya sama aku?",goda fahri


"emm... oh,yaa Vita nginap di rumah kita,nggak apa-apa kan sayang", lagi-lagi Kirana mengalihkan obrolan mereka.


"aku sudah tahu, kenapa pertanyaannya tidak dijawab",tanya Fahri.


"pertanyaan yang mana?".


"apa kau merindukanku?",tanya Fahri.


Kirana hanya diam,dia sebenarnya malu untuk mengungkapkan perasaan rindunya.


"sayang..kenapa diam??kau tidak merindukan ku??ya sudah aku akan berlama-lama disini karena tidak ada alasan buatku untuk cepat-cepat pulang,lagian gadis Bali disini cantik-cantik jadi tambah betah di Bali",goda Fahri


"Mas Fahri kok gitu sihh... ",Kirana merajuk.


"Gitu gimana maksudnya?"


"Katanya di Bali cuma sebentar,lha ini mau berlama-lama di Bali".


"Mau gimana lagi, daripada tidak ada yang merindukanku,lebih baik aku di Bali saja ngurusin pekerjaan yang ada di Bali sekalian cuci mata".


"Kata siapa tidak ada yang merindukanmu,terus aku ini... mas Fahri aku nggak mau ya kalau sampai mas Fahri disana main api sama cewek lain, cukup Claudia saja sudah bikin aku pusing,upss...",Kirana menutup mulutnya sendiri,ia sadar kalau keceplosan.


"apa maksudmu Kirana?",tanya Fahri menyelidik.


"ahh.. tidak,tidak apa-apa,emm.. mas Fahri sudah dulu yaa Kirana ngantuk,bye.. mas Fahri,i Miss you,emmuach..",Kirana segera mematikan panggilannya.


"Kirana tunggu... ahhh,sialll ponselnya dimatikan ",Fahri geram.

__ADS_1


"Ada apa bos",tanya Riko yang baru saja masuk ke ruangan Fahri.


"Cari tahu apa saja yang sudah dilakukan Claudia kepada Kirana,suruh orang untuk membuntuti Claudia,aku takut Claudia berbuat macam-macam kepada kirana",jawab Fahri.


Sementara dibelahan bumi lain,Kirana merutuki dirinya yang keceplosan bercerita tentang Claudia.


"Ahh,ini mulut kenapa nerocos saja kayak nggak ada remnya, bisa-bisanya aku keceplosan berbicara tentang Claudia",gumam Kirana dan didengar oleh Vita.


"Yaelahhh.. nyantaii aja apa Kii,lagian mas ganteng itu juga berhak tahu kelakuan mantan istrinya itu kayak apa",ucap Vita.


"aku hanya memikirkan perasaan Sherly Vita,jangan sampai Sherly tahu kalau Claudia seperti,karena hubungan mereka baru saj membaik",jawab Kirana sedih.


"Kirana.. Kirana.. kamu itu jadi orang baik banget sihh,aku nggak tahu lagi dehh,kalau aku jadi kamu,aku pasti sudah ngadu ke mas Fahri,bodo amat dehh,mau Sherly dengar atau tidak, Sherlypun harus tahu kelakuan ibunya tuh kayak apa,sekali ular tetap aja ular,jangan sampai Sherly dibuat senjata buat deketin mas ganteng",ucap Vita geram.


"Vita,aku tidak sanggup kalau seperti itu,aku tidak tega melukai hati Sherly".


"Lantas sampai kapan kau akan menutupi kelakuan jahat Claudia? bisa-bisa dia akan terus mengintimidasi kamu".


"Entahlah Vita.. saat ini aku belum bisa berfikir jernih".


"Ya sudah,tidak usah difikirkan,aku selalu mendukungmu Kirana..ya sudah ahh kita tidur,aku sudah ngantuk banget",ucap vita dan diangguki Kirana.


*****


Keesokan harinya Kirana dan Vita sarapan bersama,mereka tidak pergi ke sekolah,karena tanggal merah jadi sekolah mereka libur.


Tiba-tiba ada sebuah mobil masuk pekarangan rumahnya,terlihat Claudia turun dari mobil tersebut,diiringi dengan senyuman licik dan angkuhnya ia menatap Kirana penuh dengan kebencian.


"Kau lagiii!!!",ucap Vita dengan nada tinggi.


Tetapi Claudia tidak menghiraukan ucapan Vita,ia mengibaskan rambutnya dan tersenyum angkuh.


"Honey... cepatlah turun,katanya kau ingin menghabiskan weekend mu DI RUMAHH PAPAA kan??ucap Claudia dengan penekanan.


"Iyaa mama sebentar",Sherly terburu-buru keluar dari mobil dengan membawa tasnya.


"Hallo mommy, Sherly sangat merindukan mommy",ucap Sherly ketika melihat Kirana dan segera berhambur kepelukan Kirana.


"Mommy juga rindu dengan Sherly",ucap Kirana dan membalas pelukan Sherly.


"Sudah ahh dramanya..", Claudia menarik tubuh Sherly dari pelukan Kirana.


"Sayang.. kamu pasti capek,kita masuk yuukkk",lanjut Claudia dan diangguki Sherly.


Claudia dan Sherly masuk ke dalam rumah duluan.Sementara Kirana dan vita masih terdiam ditempatnya.

__ADS_1


"Apalagi yang direncanakan nenek sihir itu?",bisik Vita.


"Mana aku tahu..",Kirana mengangkat kedua bahunya dan berlalu menyusul Sherly dan Claudia ke dalam rumah.


"Kii.. tunggu aku..",Vita mengejar Kirana.


Kirana mengikuti Sherly dan Claudia sampai ke ruang tengah.


"Sayang.. karena papa sedang ada kerjaan di luar kota,jadi selama kamu disini mama juga akan menginap disini",ujar Claudia sembari melirik ke arah Kirana.


"Kok mama ikut nginap disini juga, memangnya kenapa?",tanya Sherly.


"Sherly sayang,mama cuma berjaga-jaga saja takutnya ada orang jahat yang akan melukai Sherly",jawab Claudia dengan seringainya.


"disini kan sudah ada mommy dan temannya,adambok Darmi dan pak dirman juga,mama nggak usah khawatir".


"Sayang.. kamu ini polos banget sihh,bisa jadi orang jahat itu ada disekitarmu,yang berpura-pura baik tapi ketika ada kesempatan dia akan berbuat jahat kepadamu",jawab calaudia masih dengan seringainya.


"Maksud mama apa sih, Sherly nggak ngerti..".


"Maksud mama.."


"Sherly,kamu sudah sarapan atau belum tadi dari rumah,hari ini mommy bikinnaai goreng kesukaanmu lhoo..mau nyoba",ucap Kirana memotong pembicaraan Claudia dan Sherly.


"Wahhh boleh mommy.. Sherly mau nyoba,kangen masakan mommy",jawab Sherly antusias .


"Ayoo,kita ke meja makan..",Kirana menggandeng Sherly dan berlalu ke dapur.


"Sialll",Claudia geram karena lagi-lagi Kirana berhasil memenangkan hati putrinya.


"hahhaha,kasihan banget deh lo.. anak sendiri malah milih ibu tirinya,habis salah Lo sendiri sihh masak ada ibu kandung lebih kejam daripada ibu tiri,hihihi",celetuk Vita sengaja menyindir Claudia.


"Diam!!!tutup mulutmu!!!", Claudia semakin geram.


"Lahh.. mulut-mulut gue,kenapa Lo yang repot,dasar nenek sihir",ejek Vita seraya pergi dengan tertawa mengejek dan meninggalkan Claudia sendirian.


"Dasarr anak kemarin sore, berani-beraninya kau.. awas saja kamu,belum tahu dia berhadapan dengan siapa?",gumam Claudia dengan tatapan penuh kemarahan.


TBC dears


hai-hai..


mohon maaf para readers, author baru bisa up lagiπŸ™


terima kasih untuk para readers yang masih setia dengan karya author.

__ADS_1


in syaa Allah author usahakan setiap hari up yaa.


happy reading dears πŸ€—πŸ˜˜


__ADS_2