Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#136


__ADS_3

"Fahri sekarang jelaskan,apa yang terjadi dengan Kirana!!",ucap Laras dengan nada tinggi.


Fahri menghela nafasnya kasar, kemudian ia menceritakan semuanya tentang Kirana tak ada yang ditutup-tutupi dan ditambah-tambahi,Fahri menceritakan semua rentetan kejadian beberapa hari terakhir sebelum Kirana seperti saat ini.


Laras terkejut mendengar perkataan fahri,bahkan tidak jarang ia menggelengkan kepalanya serasa tidak percaya dengan cerita Fahri.


"Begitulah ceritanya ras..oleh sebab itu aku membawa Kirana kesini,dan rencananya Kirana akan tinggal disini untuk beberapa hari biar dia tidak merasa kesepian,apakah boleh?",ujar Fahri.


"Tentu saja boleh..Kirana boleh tinggal disini sampai dia benar-benar kembali seperti sedia kala,menjadi Kirana yang ceria dan periang..",ucap Laras.


"terima kasih ras..",ucap Fahri.


"sama-sama Fahri..kita sama-sama berjuang yaa demi Kirana..Oh yaa..aku tinggal ke dapur dulu yaa..aku siapkan makan siang dulu..",ucap Laras dan diangguki oleh Fahri.


Sepeninggal Laras,Fahri kembali ke kamar Arka,ia melihat Kirana yang tersenyum bahagia bermain dengan arka.Fahri melihat interaksi keduanya yang begitu sangat dekat.


Laras yang tak sengaja melihat Fahri mengintip Kirana dan Arka dari balik pintu,langsung menghampirinya.Fahro terkejut ketika me dapat pintu yang didorong sangat kuat dari belakang hingga terbuka sangat lebar dan membuat Arka dan Kirana melihat ke arahnya.


"Mama..om ayi...",ucap Arka sembari melompat-lompat.


"Hai Arka..om Fahri mau ikut main ke dalam boleh??",tanya Laras


"Oyehhh...dunnn",jawab Arka yang aktif bergerak.


"cama Manna uga...",lanjut Arka.


"tidak sayang. mama mau memasak buat makan siang kita..Arka main sama om Fahri dan aunty dulu yaa...",tutur Laras.


"ciap..mama..",jawab Arka.


"Terima kasih Laras...",ucap Fahri.


"Masuklah..",Laras menepuk pundak Fahri


Fahri masuk ke dalam kamar Arka,ia kemudian mengajak Arka main robot-robotan yang Arka punyai,hingga akhirnya keduanya bermain kuda-kudaan dengan arka yang naik diatas punggung Fahri,dan hal itu membuat Kirana tertawa.Fahru yang mendengar Kirana tertawa pun menoleh ke arah istrinya itu,seulas senyum tersungging di bibirnya.


Setelah puas bermain kuda-kudaan Fahri menurunkan Arka dari punggungnya.

__ADS_1


"om ayi..kok mainnya udahan cihh..",protes Arka.


"Arka sayang,main kuda-kudaan nya nanti lagi yaa..om Fahri capek,Arka main mobil-mobilan ini aja yaa...",ucap Fahri sembari memberikan mobil-mobilan ke arah Arka.


"ocee..janji yaa..nanti main kuda-kudaan lagi ..",cicit arka sembari menerima mobil yang fahri sodorkan.


Fahri mendekati Kirana,ia duduk disamping istrinya yang sedang melihat ke arah Arka.Fahri menggenggam tangan Kirana,membuat Kirana menoleh ke arahnya.


"Apa kau bahagia sayang,hmm...",Fahri mencium tangan Kirana yang digenggamnya.


Kirana hanya tersenyum dan mengangguk.Fahri pun memeluk Kirana, setidaknya Kirana sudah lebih baik daripada awal datang ke rumah laras.


"Hallo...makan siang sudah siap,kita makan siang dulu yukkk.. ",ucap Laras sembari membuka pintu kamar Arka


Sementara di kantor Fahri,terlihat Riko yang begitu gelisah dan panik,ia mencoba menghubungi Fahri berkali-kali tapi ponsel Fahri tidak aktif.


"Aduhh..si boss kemana lagi??nggak biasanya dia nggak ke kantor nggak bilang dulu sama aku...apa si boss masih marah yaa gara-gara masalah kemarin,haduhhh...",Riko meraup wajahnya kasar.


Tiba-tiba ponsel Riko berbunyi,tanpa melihat siapa yang memanggilnya Riko langsung menjawab panggilan di ponselnya tersebut.


"Hallo boss.. akhirnya si boss menghubungiku juga..dari tadi aku menghubungi mu tapi tak tersambung,sekarang si boss dimana,kenapa tidak berangkat ke kantor??",cerocos Riko.


Mendengar suara istrinya yang berbicara,Riko melihat layar ponselnya lagi dan benar saja terdapat nama my wife❤️ dilayar ponselnya.


"Astaga sayang... maafkan akuu,aku tadi langsung mengangkat ponsel ku tanpa memperhatikan siapa yang menghubungi ku..",ucap Riko.


^^^"Tidak apa-apa sayang..memang mas Fahri tidak berangkat ke kantor??",tanya Vita.^^^


"huft...",Riko mengela nafas kasar.


"Entahlah si boss dimana saat ini,dari tadi aku mencoba menghubunginya tapi ponselnya tidak aktif",ucap Riko tak bersemangat.


"Kamu tahu sayang..hari ini aku membatalkan beberapa meeting penting dengan klien, pekerjaan ku jadi berantakan semuanya..",ujar Riko.


^^^"Sayang.. memangnya mas Fahri tak kenapa dia tidak ke kantor?",tanya Vita.^^^


"nggak..dan lagi tidak biasanya si boss seperti ini",jawab Riko.

__ADS_1


^^^"sayang..apa ini semuaa masalah yang kemarin ya,mas Fahri benar-benar marah sama aku..apa mas Fahri akan memecatmu juga,aduh..gimana ini mass...",ucap Vita panik.^^^


"sayang..kau jangan panik seperti itu, tenanglah..aku sudah lama bekerja dengan si boss,dan si boss selalu profesional,ia tidak pernah mencampur adukkan masalah pribadi dengan masalah pekerjaan",ucap Riko mencoba menenangkan istrinya.


^^^"Sayang..maafkan aku,aku benar-benar menyesal..aku mau minta maaf sama Kirana,aku benar-benar keterlaluan kemarin",ucap Vita sembari menahan tangisnya,sungguh saat ini ia benar-benar menyesal.^^^


"Vita,sayang..kau jangan menangis,aku janji setelah pulang dari kantor aku akan ke rumah si boss,setelah itu nanti aku antar kamu untuk meminta maaf kepada Kirana,sekarang diamlah..",ucap Riko.


Setelah berhasil menenangkan istrinya,Riko menutup panggilan ponselnya,kemudian ia melanjutkan pekerjaannya yang terbengkalai karena ketidakhadiran Fahri di kantor.


Hari ini,Riko sedikit kewalahan karena menghandle pekerjaan Fahri sendirian,ditambah lagi pembatalan meeting dengan klien penting membuatnya harus mengatur ulang jadwal meeting mereka.Di saat karyawan yang lain sudah meninggalkan kantor untuk kembali ke rumahnya masing-masing,ia masih setia berjibaku di belakang meja kerjanya.


"Huft... akhirnya selesai juga..",Riko meregangkan otot-otot tangannya ke atas.


Setelah menyelesaikan pekerjaannya,Riko melajukan mobilnya ke rumah Fahri,tapi ia hanya mendapati mbok Darmi saja.


"Lho..Tuan Riko kesini ada apa yaa,saat ini Tuan Fahri sedang tidak ada di rumah??",ucap mbok Darmi ketika membukakan pintu.


"Lho memangnya si bos kemana mbok..",tanya Riko.


"Tuan Fahri tadi pagi katanya ke rumahnya non Laras,katanya nginep di tempatnya non laras untuk beberapa hari kedepan..",jawab mbok Darmi.


"Memangnya ada apa sih mbok kok sampai nginep disana,nggak biasanya kan..",Tanya Riko.


"Maaf tuan..simbok kurang tau,tapi kalau dilihat-lihat tadi sepertinya ada sesuatu sama non Kirana, sepertinya non Kirana sakit tuan..",ucap mbok Darmi.


"Hah..Kirana sakit??!!sakit apa mbok??",tanya Riko,ia merasa terkejut,pasalnya kemarin terakhir bertemu Kirana keadaannya masih baik-baik saja.


TBC dears..


hallo readers..maaf author baru bisa up 🙏


setelah beberapa hari nggak up bab selanjutnya..


tapi author yakin readers disini mah baik hati semua...pasti author dimaafkan😁


terima kasih untuk para readers semua yang sudah dukung karya author,jangan lupa terus dukung karya author yaa..dengan cara klik like,komen,kasih hadiah,vote dan favoritkan juga yaa...

__ADS_1


happy reading dears 🤗😘


__ADS_2