Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#31


__ADS_3

Fahri membuka pintu dengan kasar,ia masuk ruang kerjanya diikuti Riko dibelakangnya.


"Bos.. sebenarnya apa yang terjadi?ada apa denganmu?dari tadi kau tidak fokus saat meeting",Riko mencecar pertanyaan kepada Fahri.


Fahri duduk di kursi,tangan kanannya bertumpu dimeja dan memegangi kepalanya.


"Meeting hari ini terpaksa ditunda besok karena kau tidak fokus,tidak biasanya kau seperti ini bos..kau selalu profesional dalam pekerjaan",tutur Riko.


"Keluar..",perintah Fahri.


"Tapi boss..."


"Keluar kataku!! Jangan biarkan ada orang yang masuk keruanganku,aku tidak ingin diganggu!!,ucap Fahri penuh penekanan.


Riko terpaksa mengikuti kemauan Fahri,ia keluar dari ruangan Fahri karena percuma saja berdebat dengannya karena sekarang ini suasana hatinya sedang kacau.


Fahri mengacak-acak rambutnya kasar, kepalanya serasa mau pecah.


"Kirana.. ",gumamnya.


Fahri merindukan Kirana,sampai saat ini Kirana tak mengabarinya,bahkan ponselnya pun sengaja dimatikannya.Ingin rasanya Fahri menyusulnya ke tempat Laras,tapi itu tidak mungkin.Fahri sudah memberikan kebebasan kepada Kirana,dan dia harus menerima segala keputusan yang akan di ambil Kirana.


Mulanya Fahri tidak pernah membayangkan akan jatuh cinta kepada Kirana,tapi karena kegigihan Kirana yang ingin mempertahankan rumah tangganya dengannya,Fahri mulai mau membuka hatinya untuk Kirana.Dan juga karena kebaikan hati Kiranalah sehingga membuat Fahri luluh.


"Arrghhhh...!!!",Fahri mengacak-acak meja kerjanya,membuang semua yang ada dihadapannya.


Riko yang mendengar keributan itu segera masuk ke dalam ruangan Fahri.


"Boss..",teriak Riko sembari berlari ke arah Fahri yang sudah terduduk lesu dibawah mejanya.


"Bos.. ada apa denganmu?",Riko mengguncang-guncang tubuh Fahri.


Fahri tampak frustasi, penampilannya yang acak-acakan membuat Riko tak tega melihatnya.Riko membawa Fahri untuk di sofa.Riko mengambilkan minum untuk Fahri dan menyuruhnya untuk meminumnya agar hatinya sedikit tenang.


"Bos.. kenapa kau seperti ini?apa yang membuatmu seperti ini?",Riko bertanya dengan hati-hati.


"Kirana.. Riko..",jawab Fahri.


"Kirana??ada apa dengan Kirana??",tanya Riko semakin penasaran.


"Kirana mau meninggalkanku,dia tidak bisa menerima Sherly..",ucap Fahri sendu.

__ADS_1


"Tunggu.. Kirana sudah bertemu dengan Sherly,kapan..",tanya Riko semakin penasaran.


Fahri menceritakan semuanya kepada Riko,tanpa ada yang dikurangi atau dilebihkan.Riko yang mendengar cerita Fahri ikut tersulut emosi.


"Semua ini pasti ulah Claudia",ucap Riko.


"Claudia?Bahkan dia tidak tahu kalau aku sudah menikah lagi",tutur Fahri.


"Bos, kau ini pura-pura lugu atau apa sih",ucap Riko gemas.


"Claudia sengaja menyuruh Sherly tinggal di tempatmu,dia ingin mengambil hatimu kembali bos,terlepas dari dia tahu atau tidak pernikahanmu dengan Kirana",tutur Riko.


"Sudahlah aku tidak mau ambil pusing dengan masalah Claudia,aku hanya ingin Kirana kembali",jawab Fahri.


"Kau hanya perlu memberikannya waktu bos,aku yakin kirana akan kembali padamu",ujar Riko.


"Entahlah, kepalaku pusing rasanya".


"Bos.. tenang,yakin Kirana pasti akan kembali,dia hanya butuh waktu,kau tidak boleh seperti ini bos, kau tidak boleh lemah,kau harus bangkit",Riko memberikan semangat untuk Fahri.


Fahri mencerna semua nasihat dari Riko,Dia memang tak seharusnya menjadi lemah hanya karena cinta,Cukup sekali dia pernah terpuruk karena cinta dan dia tidak akan mengulanginya lagi.


Fahri sadar dia telah diperbudak oleh cinta,Cintanya yang terlalu dalam dengan Kirana sudah menguasai akal dan pikirannya.


"Riko,tolong siapkan materi untuk meeting kita besok,aku akan memeriksanya",perintah Fahri.


"baik bos",jawab Riko.


Fahri mulai menyibukkan dirinya dengan pekerjaannya.Salah satu cara untuk melupakan masalahnya dengan Kirana adalah dengan cara menyibukkan diri dengan pekerjaannya.


Setelah jam kerja telah usai,Fahri menyempatkan diri untuk mampir ke restoran Dony yang berada disamping kantornya.Restoran itu terlihat ramai pengunjung.Doni yang melihat Fahri segera menyambutnya.


"Haii Fahri.. ayoo masuklah",Doni membawa Fahri masuk dan duduk dimeja kosong dekatnya.


"Fahri,Laras sudah memberitahuku semuanya.. Kamu yang sabar ya,Kirana hanya butuh waktu,aku akan membantumu untuk meyakinkan Kirana",ucap Doni tiba-tiba.


"Sudahlah Don,jangan terlalu memaksanya.. biarkan dia memutuskan semuanya sesuai dengan hatinya,karena sesuatu yang dipaksakan hasilnya tidaklah baik",ujar Fahri tenang.


"Tapi kau sudah banyak membantu kami,kau terlalu baik dengan kami,aku pasti akan membantu hubunganmu dengan Kirana,kau tenang saja yaa...",tutur Doni meyakinkan.


"Aku membantu kalian ikhlas,kau tidak perlu sungkan kepadaku.. Walaupun seandainya pernikahanku dengan Kirana nantinya akan berakhir,kau tidak perlu merasa tak enak hati padaku".

__ADS_1


"Fahri... kau jangan pesimis,kau harus mempertahankan pernikahanmu,aku yakin Kirana juga sangat mencintaimu dia akan kembali kepadamu",Doni berusaha meyakinkan Fahri.


"Jujur sampai detik inipun aku masih sangat mencintainya,tapi aku tidak mau memaksakan perasaanku kepada Kirana,biar Kirana yang memutuskan semuanya,kalau dia ingin kembali padaku,pintu rumahku selalu terbuka untuknya begitupun juga pintu hatiku",tutur Fahri.


"Aku titip Kirana selama dia ditempatmu,tolong jaga dia",lanjut Fahri.


"Kau yang harus menjaganya,dia istrimu",ujar Doni.


"Pasti..aku juga akan menjaganya",jawab Fahri.


"aku akan menjaganya dari jauh,aku akan selalu mengawasinya",batin Fahri.


"Aku permisi dulu Don".


"Kau tidak makan dulu?".


"Lain kali saja... saat ini Sherly pasti sudah menungguku di rumah.


Fahri keluar dari restoran Doni,dan langsung pulang kerumahnya. Dan benar saja Sherly sudah menunggunya di rumah.Seketika perasaannya berubah menjadi bahagia ketika melihat putrinya menyambutnya ketika pulang kerja.Kebahagiaan itu pastinya terasa lebih lengkap lagi seandainya Kirana juga berada disana dan ikut menyambutnya. Sungguh sebenarnya fahripun menginginkan keluarga yang lengkap,bahagia,harmonis dan penuh dengan kehangatan.


Bukannya tidak mau menjemput Kirana dari tempat Laras,tapi Kirana selalu menolak untuk bertemu dengan Fahri, ponselnya pun dimatikan sehingga Fahri tidak bisa menghubunginya.Dan mungkin ini adalah cara terakhir yang bisa Fahri lakukan,mencoba merelakan Kirana, melepaskannya demi kebaikannya.Kalaupun Kirana jodohnya dia yakin Kirana pasti akan kembali lagi padanya.


Walaupun bibir mampu berucap dusta tapi tidak dengan hati,hati tidak akan pernah bisa dibohongi,karena Cinta tahu kemana arah dia akan pulang dan kemana dia akan melabuhkan hatinya.


Ujian cinta Fahri dan Kirana baru saja dimulai,akankah mereka bisa melewatinya?Semua hanya masalah waktu dan kesabaran.Dan hanya waktu yang akan menjawab semuanya,Semoga Fahri dan kirana bisa melalui ujian cinta mereka dan berakhir indah pada waktunya.


TBC dears....


sabar ya readers.. author janji akan up setiap hari untuk itu please mohon dukungan dari para readers yang baik hati,Budiman dan tidak sombong.


please... like,coment dan vote yang banyak ya..


jangan lupa berikan rate 🌟🌟🌟🌟🌟 juga yaaa...


Satu lagi dukung juga karya author yang lainnya dengan judul DILEMA CINTA DAN DENDAM SEORANG KARATEKA.


dibaca yaaa ceritanya gak kalah seru lho..


Terima kasih.


Happy reading dears 🤗😘

__ADS_1


__ADS_2