
Sudah seminggu setelah pernikahan Riko dan Vita,dan masa cuti Riko sudah habis,saatnya ia kembali bekerja di perusahaan Fahri.Tidak seperti biasanya Riko selalu menjemput Fahri ketika ia akan berangkat bekerja,Fahri sudah memberikan sedikit keringanan mengingat Riko yang sudah mempunyai istri.
"Pagi bos..",sapa Riko yang baru saja datang dan masuk ke ruangan Fahri.
"Cihh.. dasar pengantin baru.. karena hari ini hari pertama mu kembali bekerja setelah masa cutimu habis,jadi aku maafkan.. lain kali kalau aku datang lebih awal daripada dirimu,aku potong gajimu lima puluh persen",ucap Fahri.
"Waduhh bos.. sadis amat..",seru Riko.
"Syukur-syukur kamu tidak aku pecat.. kamu tahu sendiri kan aku paling tidak bisa mentolerir pegawai yang tidak disiplin dan meremehkan pekerjaan nya",ucap Fahri.
"Iya bos,maaf.. saya janji tidak akan terulang lagi kejadian seperti ini",sesal Riko.
"Dan aku harap.. semangat kerjamu tidak menurun,kamu sudah menikah seharusnya lebih semangat lagi bekerja karena tanggung jawab mu juga semakin besar.. ",ujar Fahri.
"Siap bos.. sekali lagi saya minta maaf..",ucap Riko.
"baiklah.. kamu bisa kembali ke tempat dudukmu..",ujar Fahri.
Hari ini adalah hari pertama Riko masuk kerja setelah cuti masa nikahnya habis,dan sialnya pagi ini dia datang sedikit terlambat karena bangun kesiangan, biasalah pengantin baru masih senang-senangnya mencoba berbagai gaya untuk olah raga malamnya.
Fahri yang merupakan seorang yang sangat disiplin,dan bertanggung jawab dengan pekerjaannya sangat tidak bisa mentolerir siapa saja pegawainya yang tidak disiplin dan dianggap tidak bisa bertanggung jawab dengan pekerjaannya.Riko yang selama ini tidak pernah terlambat datang ke kantor dan hari ini datang terlambat,membuat Fahri sedikit tidak suka,Ia tidak mau pernikahan nya dijadikan alasan dan mengganggu kinerjanya di perusahaan tempat Riko bekerja.
Fahri ingin Riko tetap menjadi Riko yang dahulu,yang bisa diandalkan dalam hal apapun tidak melepaskan tanggung jawabnya terhadap perusahaan walaupun dalam keadaan apapun ia tetap bisa profesional.Jangan Sampai ia terkena syndrome setelah pernikahan,maunya berduaan terus dengan pasangannya sampai melupakan pekerjaannya.Memamgnya mereka bisa kenyang hanya dengan makan cinta??
Fahri melirik ke arah tempat duduk Riko,ia melihat Riko yang dari tadi tidak fokus dalam pekerjaannya,hanya bermain ponsel dan sesekali tersenyum ketika membalas sebuah pesan entah dari siapa,tapi kalau dilihat dari raut mukanya yang berbinar-binar,pesan itu pastinya dari Vita,gadis yang saat ini sudah sah menjadi istrinya.
"Ehemmm...",Fahri berdehem untuk mengalihkan perhatian Riko.
"Riko,ini ada beberapa berkas yang harus kamu benahi,karena ada beberapa kesalahan dan kalau sudah selesai bisa serahkan kembali kepada saya",ucap Fahri sembari memberikan setumpuk kertas ke meja Riko.
"Baik bos..",Jawab Riko.
"Oh,ya.. aku harap kamu bisa professional dalam bekerja,dan tau batasan waktu kapan kamu harus bermain-main dengan ponselmu",ucap Fahri sebelum meninggalkan meja Riko.
__ADS_1
"Maaf bos..",ucap Riko,ia menyadari kesalahannya.
"Pastikan hal itu tidak terjadi lagi.. bekerjalah secara profesional,aku tidak melarangmu untuk bermain-main dengan ponselmu tapi hal itu bisa kau lakukan pada saat istirahat..",ujar Fahri.
Lagi dan lagi Riko melakukan kesalahan yang tidak pernah ia lakukan sebelumnya,mungkin ia terlalu merindukan istri yang baru beberapa jam ia tinggalkan sampai ia harus berchating ria dengan istrinya dan mengabaikan pekerjaan nya.
Belum pernah ia melihat Fahri sekecewa itu terhadap dirinya,Riko mulai merutuki dirinya sendiri, bisa-bisanya belum ada sehari ia kembali ke tempat dimana ia bekerja malah melakukan kesalahan-kesalahan yang membuat bos nya kecewa terhadap nya.
Sementara di rumah Kirana,nampak Laras sedang berkunjung ke rumahnya bersama Arka.
"Kakak berdua aja sama Arka,kak Doni nggak ikut kesini??",tanya Kirana setelah mempersilahkan Laras duduk.
"hemm.. kayak nggak tau kak doni aja kamu..dia mah sibuk di restorannya",jawab Laras sambil tertawa.
"Haii sayang.. aduhh aunty kangen banget sama Arka nihh",Kirana mengambil alih Arka ke pangkuannya.
"Arka juga kangen sama aunty..",jawab Laras menirukan suara anak kecil.
"Gimana dek.. sudah ada tanda-tanda belum?",tanya Laras.
Kirana menggeleng,seketika wajahnya berubah sendu.
"Sabar.. mungkin Tuhan masih ngasih kalian kesempatan untuk berduaan dulu,jangan patah semangat ya..",tutur Laras sembari tersenyum
"biasanya berapa bulan setelah keguguran bisa hamil lagi kakk?",tanya Kirana.
"haduhh dekk.. kalau kamu nanya kayak gitu sama kakak,kakak nggak tau jawabannya dek yang penting kamu nggak boleh stress dan harus menjaga pola makan yang sehat.. ",tutur Laras lagi.
"Kirana sampai kadang putus asa kak.. kenapa ya pada saat Kirana sangat menginginkan kehamilan itu tapi Tuhan belum mau ngasih kesempatan lagi buat Kirana untuk hamil..",Kirana tersenyum getir
"Dek,jangan ngomong seperti itu..sabar,kakak yakin kok nggak lama lagi kamu akan hamil",ucap Laras sembari mengelus rambut adik tersayang nya itu.
Iya,awal pernikahannya dengan Fahri mungkin banyak sekali ujian dalam rumah tangga Kirana.Dan sekarang setelah rumah tangganya baik-baik saja, hubungannya dengan Fahri juga semakin harmonis,tapi Tuhan menguji rumah tangga mereka dengan buah hati yang belum juga hadir diantara keduanya.
__ADS_1
"Dek.. kakak kesini sebenarnya mau nitip Arka untuk tiga hari kedepan,Kakak dan kak Doni ada sedikit urusan dan nggak mungkin membawa Arka turut serta bersama kami,gimana apa kamu dan Fahri keberatan ??",tanya Laras.
"Sama sekali tidak kakk.. justru aku sangat senang.. memang kakak sama kak Doni mau kemana?",tanya Kirana balik.
"Kakak sama kak Doni mau meninjau lokasi yang nantinya akan kami jadikan cabang restoran kedua kita dekk.. tempatnya di luar kota,makanya kakak nitip Arka sama kamu,kalau Arka ikut sama kita takut kecapean di perjalanan.. "jawab Laras.
"Iya kakk.. aku turut bahagia kakak sama kak Doni bisa membuka cabang ke dua restoran kalian, semoga selanjutnya bisa buka cabang ke tiga,ke empat dan seterusnya..",ucap Kirana.
"aamiin.. restoran kita dek,restoran itu bukan hanya milik kakak dan kak Doni saja,tapi punya kamu juga...",ujar Laras.
"Kakak... "
"Dek.. kamu ingat awal mula restoran kita jadi besar seperti ini,dulu restoran itu hanya rumah makan kecil yang hampir bangkrut sepeninggal ayah dan ibu,kamu banyak berkorban untuk restoran kita dek.."
"Kak Laras.. sudah tidak usah diingat-ingat lagi.. Kirana tidak merasa berkorban apapun,Kirana hanya berusaha membantu semampu Kirana waktu itu,tapi untungnya saja Kirana tidak jadi menikah dengan rentenir tua itu,hih..",Kirana bergidik ngeri mengingatnya.
"hahaha.. untungnya lagi nikahnya sama om duda keren,ciyehh-ciyeh..",goda Laras.
"hahaha.. iya sihh keren tapi dingin banget dulu..."
"dulu.. tapi sekarang udah bucin setengah mati sama kamu".
Keduanya tertawa hingga tiba-tiba terdengar suara mobil yang berhenti di pekarangan rumah Kirana.
TBC dears..
hallo author kembali lagi.. setelah dua hari pergi ke lereng gunung mencari kitab suci😅ðŸ¤
author dua hari kemarin sedang liburan di kawasan susah sinyal dears tapi sekarang sudah kembali pulang.
terima kasih yang sudah setia dengan karya author,terima kasih juga atas dukungan kalian semua.
happy reading dears 🤗😘
__ADS_1