Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#102


__ADS_3

"kamu mau juga??",tanya Riko.


"Aku??",Vita menunjuk dirinya sendiri.


"Ahh..tidak,aku takut naik kuda,hehe",elak Vita.


"Bagaimana kalau naik itu..",Riko menunjuk motor ATV.


"Sudah.. ayokk",Riko menarik tangan Vita.


Mereka berkeliling pantai dengan cara mereka masing-masing,Fahri dan Kirana lebih suka menaiki kuda,sedangkan Riko dan Vita lebih suka menaiki motor ATV.


Kirana dan Fahri sudah selesai berkeliling pantai,ia duduk ditepi pantai sembari menikmati semilir angin pantai.


"Seru banget ya mas..",ucap Kirana.


"Kamu sukaa..".


"hmm.."Kirana menganggukkan kepalanya.


"mas.. makan yukk..",rengek Kirana.


"bentar lagi yaa.. kita nunggu Riko sama Vita dulu..",jawab Fahri.


"Ehh itu ada yang jualan kuee.. kita beli kue dulu gimana?? katanya laparr..",ucap Fahri


"boleh mas..",jawab Kirana.


"mbakk.. kue",panggil Kirana.


Penjual kue itu mendekati Kirana, menunjukkan keranjang yang berisi kue jualannya.


"Silahkan kakk.. dipilih kuenya",ucap penjual kue itu dengan ramah.


Kirana memilih beberapa kue.


"Mas.. kamu mau yang mana??",Kirana memanggil Fahri yang nampak asyik dengan gadget ditangannya.


merasa tidak ada jawaban,Kirana memanggilnya sekali lagi.

__ADS_1


"Sayang.. kamu mau yang mana kuenya?".


"terserah kamu sayang..",Fahri melihat ke arah Kirana dan sekilas melihat penjual kue itu.


"Kinan..", ucapnya tiba-tiba.


Wanita penjual kue itu ternyata adalah Kinan,Kinan segera bangkit dan hendak pergi,beruntung Fahri bisa menahannya,ia mencekal tangannya.


"Kinan.. apa benar ini kamu?",tanya Fahri sekali lagi.


Kinan tidak menjawab ia menangis tersedu-sedu.


"Kinan.. apa yang terjadi,kenapa kamu seperti ini??",tanya Fahri .


"mas Fahri.. maafkan aku,aku harus pergi..",Kinan berusaha melepaskan cekalan tangannya.


"Tunggu.. kau tidak akan aku lepaskan,kau harus menjelaskan semuanya kepadaku.. bertahun-tahun Riko mencarimu,bahkan sampai detik ini dia tak pernah membuka hatinya untuk siapapun,berharap kau akan kembali..",jelas Fahri panjang lebar


"Maafkan aku mas Fahri.. aku tidak bermaksud untuk menyakiti siapapun,aku juga korban..",Kinan menangis.


"korban??apa maksudmu..aku tidak mengerti".


"Ceritanya panjang mas,lebih baik mas Fahri lepaskan aku,biarkan aku dengan kehidupanku sekarang ini..",ucap Kinan pilu.


"Sayang..kamu jangan emosi ya..kasihan mbak nya sudah kesakitan,tolong lepaskan tangannya",bujuk Kirana.


"Tidak Kirana.. aku tidak akan melepaskannya semudah itu,sebelum dia menjelaskan semuanya..",ucap Fahri dengan emosi menggebu-gebu.


"Okee.. baiklah..aku akan menjelaskan semuanya,tapi aku mohon lepaskan tanganku,ini sakit..",pinta Kinan.


"oke,sekarang jelaskan kenapa kau meninggalkan Riko tanpa pamit,bahkan kau menutup semua akses mu, bertahun-tahun ia mencarimu..",Fahri melepaskan cekalan tangannya.


"Mas.. aku mohon jangan hakimi aku,aku tau aku sudah menyakiti mas Riko tapi ketahuilah aku jauh lebih sakit.. aku juga korban..",Kinan menjeda perkataannya,ia tak kuasa menahan tangisnya.


"Waktu itu,selepas mas Riko mengantarku pulang, tiba-tiba tanganku dicekal oleh seseorang, ia membekap mulutku,dan membawaku ke kamar.. setelah melemparkanku ke sudut kamar,aku baru tau ternyata seseorang itu adalah ayah tiriku.. aku berusaha meminta pertolongan tetapi percuma dirumah tak ada siapapun,ibuku ternyata belum pulang dari tempatnya bekerja.laki-laki brengsek itu melecehkanku..ia memperkosaku..huhu..huhu..",Kinan tak mampu lagi meneruskan ceritanya.


Kirana mendekati Kinan ia mengelus pundak Kinan,mencoba untuk menenangkan Kinan.


"Bahkan berkali-kali ia melakukannya.. hingga benihnya tertanam dirahimku.. keluargaku sangat marah melihat aku yang hamil tanpa seorang suami,aku sudah berusaha menjelaskan kalau ini adalah hasil perbuatan dari ayah tiriku,tapi mereka tak mempercayainya.. bahkan ibuku sendiri lebih mempercayai suaminya daripada aku anaknya sendiri..siksaan demi siksaan aku dapatkan dari keluargaku sendiri,mereka menganggap aku adalah aib keluarga dan akan membawa sial untuk yang lainnya..",Kinan kembali terisak.

__ADS_1


"Hingga pada suatu hari,aku tidak tahu kapan mereka membawaku ketika aku tersadar aku sudah berada didalam mobil,mereka mengikat tangan dan kakiku,menyumpak mulutku sehingga aku tidak bisa meminta pertolongan..mereka membuangku ketempat ini,mereka menutup semua akses ku bahkan mereka mengganti semua identitas ku,aku juga dicoret dari daftar keluarga mereka,karena mereka menganggap aku adalah aib keluarga yang harus disingkirkan..",lanjut Kinan.


"Awal-awal kehidupanku disini,semua terasa sangat susah.. bahkan aku tidak mempunyai uang sepeserpun,aku tidak tahu lagi bagaimana caraku untuk bertahan hidup..beruntung aku bertemu dengan seorang nenek yang baik hati yang mau menampungku,dan mengizinkan aku untuk tinggal dirumahnya sampai sekarang..",Kinan menceritakan semua kisah pilunya.


"Lalu kenapa kau tidak menghubungi aku atau Riko,kau bisa kan meminta tolong kepada kami??",tanya Fahri.


"Aku tidak mau merepotkan kalian.. apalagi mas Riko,aku sudah tidak ada muka untuk bertemu dengannya,aku tidak pantas untuknya,dia berhak bahagia dengan wanita yang lebih baik,tidak seperti aku.. aku bukan wanita baik..",jawab kinan dalam isaknya.


Riko dan Vita yang ternyata sedari tadi berada dibelakang mereka mendengarkan semua pembicaraan mereka, Riko mengepalkan tangannya,ia sangat marah, bagaimana bisa wanita yang dicintainya dulu mendapatkan ketidakadilan seperti ini.Selama ini ia salah sangka,ia berfikir Kinan pergi meninggalkannya dengan laki-laki lain.


"Mas Fahri.. aku mohon tolong jangan beri tahu mas Riko tentang semuanya, biarkan ia membenciku.. aku memang tidak pantas untuknya,aku sudah menyakitinya..aku sudah mengecewakannya..",pinta kinan.


"Aku sudah mendengar semuanya Kinan!!",ucap Riko tiba-tiba.


"Mas Riko..",Kinan hendak beranjak pergi.


"Tetap diam disitu!!",hardik Riko membuat tubuh Kinan menegang.


Selama ia menjalin hubungan dengan Riko dulu,Riko tak pernah berkata kasar kepadanya,bahkan Riko sangat menjaganya.


Riko berjalan mendekati Kinan,menatap Kinan dengan tajam, sementara Kinan,ia menundukkan pandangannya.Riko merasa sakit hatinya melihat wanita di depannya kini terlihat sangat jauh dari kata sederhana, pakaian yang ia kenakan juga sudah lusuh bahkan sangat tidak layak, sudah banyak tambalan dimana-mana.


Begitu berat beban yang ditanggungnya, tubuhnya yang kurus,bahkan kantung matanya menunjukkan bahwa wanita itu sebenarnya sangatlah lelah,tidak hanya lelah fisiknya,mungkin batinnya pun sudah sangat lelah.Riko tak kuasa iapun memeluk wanita dihadapannya itu.Keduanya menangis tersedu-sedu,bahkan Kirana,Fahri dan Vita pun ikut meneteskan air matanya.


Cukup lama mereka menangis dan saling berpelukan,hingga akhirnya Kinan tersadar.Kinan segera melepaskan pelukannya,ia mengusap air matanya.


"Kinan..",Riko kembali memeluk Kinan tapu kali ini Kinan mengelaknya.


"maaf mas Riko.. aku tadi terbawa perasaan,tidak seharusnya aku seperti itu,maafkan aku..",ucap Kinan sembari menunduk.


"Kinan apa yang kau katakan??",Riko kembali memeluk Kinan.


"Aku kotor mas.. jangan sentuh aku.. bahkan aku sendiri sudah jijik dengan diriku semenjak peristiwa itu,tolong lepaskan..",Kinan mencoba melepaskan diri dari pelukan Riko.


TBC dears..


Dihh author bingung nihh..


kalian tim #rikokinan atau #rikovita nih..

__ADS_1


bantu author yaa.. jangan lupa ketik dikomentar kalian tim mana..


happy reading dears 🤗😘


__ADS_2