
Hari-hari Kirana dan Fahri berjalan seperti biasanya, hubungan keduanya pun semakin harmonis dan hangat apalagi semenjak kehamilan Kirana.Fahri begitu over protective dengan istrinya itu.
Sherly yang tau ibu sambungnya sedang mengandung juga ikut bahagia,bahkan setiap weekend dia tidak pernah absen untuk menginap di tempat Fahri.Ia sangat antusias sekali sama halnya dengan Fahri iapun sangat-sangat menjaga Kirana.
Kirana merasa bahagia,ia bersyukur sudah diperlukan bak seorang ratu oleh suami dan anak sambungnya itu.
Akan tetapi disisi yang berbeda ada seseorang yang tidak suka dengan kebahagiaan Kirana.Ia selalu mengawasi gerak-gerik Kirana,iyaa... orang itu adalah mantan istri Fahri, Claudia.Claudia masih tidak terima dengan keberadaan Kirana yang berstatus menjadi nyonya Fahri.Ia merasa kebahayyabg seharusnya ia miliki semuanya direnggut oleh Kirana.
Seperti sore itu,ketika ia melihat Kirana,Fahri dan Sherly yang terlihat sangat hangat ditengah makan malamnya disebuah restoran.Apalagi Fahri dan Sherly yang sangat perhatian dengan Kirana,Mereka memperlakukan Kirana sangat istimewa.
"Harusnya aku yang ada disana.. harusnya aku yang menikmati itu semua..", Claudia mengepalkan tangannya dan menggertakkan giginya,lalu ia beranjak pergi.
*****
Hari-haripun berlalu Usia kehamilan Kirana sudah memasuki Minggu ke 10,Ia dan Fahri baru saja dari rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan kandungan Kirana.Sherly pun ikut serta karena ini adalah hal pertama untuknya,dia akan punya adik jadi dia sangat antusias sekali.
"Sayang.. kamu ingat kan kata dokter,usia kehamilanmu ini masih sangat muda,masih rentan,jadi kamu harus tetap hati-hati yaa,kamu harus jaga anak kita baik-baik",Fahri tersenyum sambil mengelus perutnya.
"Iya sayang.. terima kasih ya kamu selalu ada buat aku,kamu dan Sherly sudah menjaga aku bangett,aku sayang banget sama kalian..",Kirana tersenyum ke arah Sherly dan Fahri.
"Mommy pokoknya mommy nggak boleh capek-capek,kalau butuh apa-apa bilang saja sama Sherly..",ucap Sherly.
"Terima kasih sayang... mommy sayang banget sama Sherly", Kirana memeluk Sherly.
Percakapan merekapun tak luput dari pandangan Claudia.Claudia yang dari jauh memperhatikan mereka,rasanya ia ingin segera mencabik-cabik Kirana.
"Awas kamu Kirana.. sebentar lagii.. ya sebentar lagi kamu akan tau siapa aku sebenarnya.. jangan mimpi kamu mau menguasai Fahri dan Sherly,mereka milikku!!!",mata Claudia berapi-api,menunjukkan kemarahannya yang teramat besar.
*****
Pagi ini Fahri,Kirana dan Sherly menikmati sarapannya.Tak lama kemudian Riko datang,iapun ikut berkumpul dan menikmati sarapan bersama.
"bos pagi ini kita ada meeting pagi lhoo..",Riko mengingatkan jadwal Fahri.
"iya..",jawab Fahri singkat.
"sayang.. kamu sama Sherly ke sekolah diantar pak dirman nggak apa-apa kan?nanti pulangnya aku jemput",Fahri menatap Kirana.
"nggak apa-apa mas..",Kirana tersenyum simpul.
"pa.. nanti pulang sekolah Sherly kan kembali ke rumah mama,nanti pulangnya biar Sherly dijemput pak dirman aja sekalian anterin ke tempat mama,papa jemput mommy saja",ucap Sherly.
__ADS_1
"kamu nggak apa-apa sayang.. rencananya papa mau jemput mommy dulu terus jemput Sherly,habis itu baru deh dianterin ke rumah mamamu",jawab Fahri
"nggak paaa.. kasihan mommy nanti kecapean, Sherly dijemput sama pak dirman aja",Sherly tersenyum menatap Kirana.
"ohh okee.. kalau gitu nanti papa bilang sama pak dirman yaa",jawab Fahri.
""Roman-romannya ada yang bahagia banget nii mau nambah keluarga baru,ciehhh punya adik baru niiihhh..",Riko menghoda Sherly.
"Lha emang Sherly bahagia.. om Riko kapan dong Sherly juga pengen punya adik dari om Riko.. ohh iya lupa,om Riko kan jones yaa,hahaha", Sherly mulai meledek Riko.
"dasar bocahh.. mulutnya ihh.. "Riko menggertakkan giginya tapi malah semakin membuat Sherly tertawa.
"Lagian Sherly bener lagi.. sudah saatnya lu nyari pasangan ko",Fahri ikut menimpali.
"ini lagii ikut-ikutan.. boss..pasangan gue itu ya eluu!!",jawab Riko.
"hii..najis.. ogah dehh,gue masih normal tuh buktinya gue udah nikah,bentar lagi punya baby dong,ya kan sayang ..",Fahri menatap Kirana sambil tersenyum.
"anak sama bapak sama-sama nyebelin..",gumam Riko.
"Gue denger ko..", sahut Fahri.
"sudah..sudah.. mas Fahri..mas Riko..katanya ada meeting pagi,ya sudah sana berangkat nanti telat lho.."ucap Kirana.
"oh iyaa ... ayokk boss,aku tunggu dimobil yahh.. Kirana, Sherly duluan yaa..",ucap Riko sambil berlalu pergi.
"Sayang aku berangkat dulu yaa...kamu hati-hati yaa",Fahri mencium kening Kirana.
"Sherly.. sekolah yang bener,papa berangkat dulu",Fahri juga mencium kening Sherly.
setelah Fahri dan Riko pergi ke kantor,tidak lama kemudian Kirana dan Sherly berangkat ke sekolah diantar supir.pak dirman mengantarkan Sherly terlebih dahulu karena jarak rumah ke sekolah Sherly lebih dekat dan setelah itu mengantar Kirana ke sekolahnya.
"Kirana... tunggu",Vita berlari ke arah Kirana yang baru saja turun dari mobilnya.
"ehh.. vitaa selamat pagii..",sapa Kirana.
"pagii.. Kii.. ehh,Gimana 3 bulan lagi kita ujian,kamu sudah siap belum.. pastinya kamu sih sudah siap kamu kan pinter",ujar Vita.
"Apaan sih Vita.. kamu juga pinter kok,jangan suka merendah..",jawab Kirana.
"heheh.. semoga nanti kita lulus dengan nilai yang memuaskan ya Kii".
__ADS_1
"aamiin..".
"ehh Kii.. ko' aku lihat-lihat kamu semakin berisi yaa.. "
"emm.. masak sihh.. mungkin karena akhir-akhir ini aku sering ngemil kali yaa,jadi BB ku naik",Kirana terpaksa berbohong ke Vita,ia belum siap menceritakan kehamilannya ke sahabatnya itu.
"ohh gituu.. ehh,nanti pulang sekolah jalan yukk,udah lama nggak jalan".
"maaf Vita tapi nanti aku dijemput sama suami ku".
"iyee.. iyee.. yang udah punya suami,ahh.. Kirana nggak asyik banget ihh",ucap Vita pura-pura ngambek.
"lain kali dehh.. lain kali kita jalan,beneran dehh yaa. ",ucap Kirana meyakinkan sahabatnya.
"iya..iya.. lagian aku bercanda ko' tadi nggak ngambek beneran,heheh",Vita tertawa karena berhasil menjahili Kirana.
"Ahh.. Vita.. kamu tuhh.. tapi aku janji lain kali kita jalan bareng lagi",ucap Kirana.
"iya..iya.. ehh udah bel buruan yukk takut telat masuk kelasnya",ucap Vita.
kirana dan Vita bergegas menuju ke kelas mereka.
"Ayoo.. Kii.. tumben kamu pelan banget jalannya,lari Napa..",seru Vita yang sudah berada didepan mendahului Kirana.
"Kamu duluan aja Vita.. aku tadi habis sarapan banyak banget, kekenyangan jadinya nggak bisa jalan cepet,mau lari juga nggak bisa",jawab Kirana bohong padahal ia sebenarnya takut kalau kandungannya kenapa-kenapa kalau dibuat lari.
"nggak ahh Kirana,ayo kita barengan aja ke kelasnya.. "Vita berjalan bersama Kirana.
"nanti kamu telat masuk kelas lho..",ucap Kirana.
"nggak apa-apa telatnya juga sama kamu,kan ada temennya,heheh",jawab Vita.
"Vita ihh kamu setia kawan banget sihhh",ucap Kirana.
"hahah.. bisa lebay juga kamu ya Kii..".
"TBC dears..
jangan lupa terus dukung karya author dengan cara like,komentar dan favoritkan yaa.. jangan lupa kasih vote juga
happy reading dears 🤗😘
__ADS_1