Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#25


__ADS_3

Hampir seharian berada di kamar hotel membuat kiranaearas agak sedikit bosan.Dilihatnya jam sudah menunjukkan pukul 4 sore,tapi Fahri belum kembali juga.


"Huhh.. lama-lama bosan juga",gumam Kirana.


Tidak ada yang bisa dilakukannya,dari tadi dia hanya makan,tidur kadang duduk di balkon kamarnya melihat pemandangan pantai.


Sudah jam 7 malam dan Kirana benar-benar sudah dilanda kebosanan yang akut,ditambah lagi Fahri yang TK kunjung kembali,membuat Kirana sedikit emosi.


"Tahu gini mending dirumah saja,buat apa ikut ke Bali tapi cuma didalam kamar hotel saja",Kirana menggerutu.


Tak terasa sudah pukul 9 malam,dan nyatanya Fahri masih belum kembali juga.Kirana sudah benar-benar berada di titik jenuhnya.


"Arrgghhh..apa ini Yang namanya liburan?


Liburan yang membosankan, sia-sia aku ikut ke Bali kalau cuma dikamar hotel saja",tak terasa air mata Kirana menetes di pipinya.


Entah apa yang dirasakan Kirana,marah,gelisah, kecewa bercampur jadi satu.Lagi-lagi dia menangis,tak tahu apa yang ditangisinya.Baru saja tadi pagi Fahri bersikap manis kepadanya,tapi hari itu juga Kirana merasa dikecewakan.Kirana menangis sampai akhirnya dia tertidur.


*****


Sinar mentari pagi menyeruak masuk melalui jendela kamarnya,silaunya membuat mata Kirana yang terpejam terpaksa harus terbuka.Matanya terasa berat untuk terbuka, itu karena dia terlalu banyak menangis semalam.


"Hoammm..sudah pagi rupanya",Kirana menguap dan meregangkan otot-otot tubuhnya.


"Morning...",sapa Fahri yang ternyata sudah bangun dan mungkin juga sudah mandi,karena terlihat wajahnya yang sudah segar.


Fahri yang sedang membaca majalah dan menikmati secangkir kopi hangatnya


Masih memperhatikan Kirana yang masih kebingungan.


"Kenapa??",tanya Fahri.


Kirana tak berniat menjawab pertanyaan Fahri bahkan dia malas untuk berbicara dengan Fahri.Kirana berlalu ke kamar mandi melewati Fahri yang sedang duduk di sofa depan ranjangnya.


"Apa ada yang salah",gumam Fahri.


Hampir setengah jam Kirana berada di kamar mandi,membuat Fahri terpaksa mengetuk pintu kamar mandinya.


Tok..tok..tok..

__ADS_1


"Kirana apa yang kau lakukan hampir setengah jam kau di dalam,apa kau sedang tidur di dalam hah..",teriak Fahri dari depan pintu kamar mandi.


Tapi tetap tidak ada jawaban dari Kirana.


Bukan Fahri namanya kalau tidak banyak akal.


"Aduhhh.. Kirana kau bisa cepat sedikit, perutku benar-benar terasa melilit,sudah tidak tahan lagi",ucap fahri bohong.


Akhirnya Kirana keluar dari kamar mandi,dan berjalan melewati Fahri yang ada didepannya.Fahri mengikuti Kirana yang duduk ditepi ranjang.


"Kirana kamu kenapa sih dari tadi sikapmu aneh sekali",tanya Fahri.


Kirana masih diam.


"Kirana,aku benar-benar tidak mengerti kenapa dari tadi kau mendiamkanku",Fahri memegang bahu Kirana memaksa Kirana untuk duduk berhadapan dengannya.


"Kirana,kalau kau diam seperti ini dari mana aku bisa tahu letak kesalahanku",Ucap Fahri lembut.


Bukannya menjawab pertanyaan Fahri Kirana malah menangis terisak-isak.


"Heiii..kenapa kamu menangis?,Fahri mengusap air mata Kirana yang membasahi pipinya dengan ibu jarinya.


"Diamlahh..aku minta maaf kalau aku salah,aku minta maaf sudah membuatmu menangis",Fahri membawa Kirana kedalam pelukannya.


"Sekarang ceritakan apa yang membuatmu mendiamkanku?",Fahri bertanya kepada Kirana setelah melihat Kirana terlihat cukup tenang.


"Aku kesal sama mas Fahri",jawab Kirana dengan posisi masih berada dipelukan Fahri.


"Kenapa,apa yang membuatmu kesal sama mas Fahri ?",tanya Fahri lembut sembari mengelus rambut panjang Kirana yang tergerai indah.


"Seharian Kirana didalam kamar hotel,kirana bosan,jenuh.katanya mas Fahri akan segera kembali tapi sampai malam Kirana menunggu belum kembali juga,sampai akhirnya Kirana ketiduran dan tak tahu mas Fahri pulang jam berapa",jelas Kirana.


"Kirana..kemarin memang sengaja aku pulang terlambat untuk menyelesaikan pekerjaanku agar cepat selesai,biar hari ini kita bisa jalan-jalan,maaf aku tidak memberitahukanmu",Fahri menjelaskan dengan hati-hati.


Fahri melepaskan pelukannya,tangannya menangkup pipi Kirana.


Cupp..sebuah ciuman mendarat di kening Kirana,"maaf karena sudah membuat mu kesal",ucap Fahri.


Cupp.. ciuman dipipi kanan Kirana.

__ADS_1


"Maaf,membuatmu menangis",lanjut Fahri.


Cupp ..satu lagi ciuman dipipi kiri.


"Maaf, sudah membuatmu menungguku semalaman".


Cupp.. Fahri mencium singkat bibir kirana.


"Aku mencintaimu Kirana",ucapnya dan kemudian Fahri mencium lagi bibir Kirana tapi kali ini Fahri menciumnya lebih dalam,mengulumnya dengan lembut dan menyesapnya seakan tidak mau melepaskannya.


Badan Kirana mendadak tegang,seperti tersengat listrik,dia tidak pernah menyangka Fahri akan menghujaninya dengan ciuman yang bertubi-tubi,dan mengambil ciuman pertamanya.Ini kali pertama untuk Kirana,Kirana hanya diam saja ketika Fahri mulai menyesap bibirnya,sesekali menggigit kecil bibir Kirana membuat Kirana membuka bibirnya dan kesempatan itu tidak dilewatkan oleh Fahri, lidahnya kini mulai menari menyusuri setiap rongga mulut Kirana.


Ciuman mereka berlangsung cukup lama sehingga membuat Kirana kewalahan menghadapi Fahri yang pastinya sudah sangat berpengalaman.Kirana hampir kehabisan nafas kalau saja Fahri tidak segera melepaskan ciumannya.


Fahri mengusap lembut bibir bawah Kirana dengan ibu jarinya, sementara Kirana hanya menunduk, menghindari kontak mata dengan Fahri.


"Ada apa?",Fahri memegang dagu kirana dan mengangkatnya.


Kirana hanya menggeleng malu,terlihat dari semburat merah yang menghiasi wajahnya.


"Apa kau marah lagi denganku,karena aku sudah menciummu tanpa izin?",tanya Fahri hati-hati.


"Bukan begitu...ehmm...a..aku..maluuu",Kirana menyembunyikan wajahnya dibalik kedua telapak tangannya.


"Kenapa malu?",Fahri menyingkirkan kedua telapak tangan Kirana yang menutupi wajahnya.


"Bersiaplah kita akan jalan-jalan hari ini,kamu tidak mau kan selama disini liburanmu berakhir sia-sia",ucap Fahri sambil mengelus pipi Kirana.


"Pekerjaan ku sudah selesai jadi hari ini kita habiskan waktu seharian untuk jalan-jalan,sebelum besok kita kembali ke Jakarta",lanjut Fahri.


Kiranapun segera bersiap-siap,Fahri sengaja menyewa mobil untuk ia gunakan berkeliling di pulau Bali.Banyak tempat wisata yang mereka kunjungi,Kirana tampak menikmati liburannya.Tak lupa mereka juga mengabadikan setiap momen kebersamaan mereka.Banyak spot foto yang indah hingga sayang kalau tidak diabadikan.


Fahri dan Kirana tampak sangat bahagia,sampai ditempat terakhir tujuan mereka adalah pantai Kuta.Mereka ingin menikmati keindahan senja dan pesona pasir putih yang ada disana.


setelah puas berkeliling pantai Kuta,Fahri dan Kirana duduk ditepi pantai sambil berpelukan untuk menikmati sunset.Warna langit yang berwarna kemerahan, berpadu dengan hamparan pasir putih serta gelombang air laut yang tidak begitu liar, menyajikan lukisan alam yang begitu mempesona.Seakan menjadi saksi penyatuan cinta dua hati anak manusia yang sedang dilanda cinta.


TBC dears...


please like dan coment nya biar author lebih semangat up nya😁

__ADS_1


jangan lupa vote yang banyak dan berikan rate lima,dan favoritkan juga yaa...biar tidak ketinggalan up selanjutnya.


Happy reading dears 🤗😘


__ADS_2