Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#88


__ADS_3

Kirana dan Fahri kembali dengan membawa beberapa makanan ringan dan minuman ditangannya.Ia menghampiri Riko dan Vita yang sudah menunggunya sedari tadi.


"Maaf yaa.. lama",ucap Kirana sembari menyerahkan makanan ringan dan minuman yang ia bawa kepada Vita.


"Kita mau nonton film apa Kii?", tanya Riko.


"Romantis komedi.. nggak apa-apa kan",tanya Kirana kembali.


"wahhh.. genre film kesukaanku tuhh,masukk yukkk Kii..",ajak Vita.


"Ayuukk...",jawab Kirana.


Ketika Vita mengikuti Fahri dan Kirana yang berjalan terlebih dahulu,Riko segera menarik tangan Vita agar ia berjalan agak lebih jauh dengan Kirana dan Fahri,ia hanya ingin memberikan ruang untuk pasangan suami istri itu agar lebih dekat lagi setelah kejadian yang bertubi-tubi selama beberapa hari yang lalu yang menimpa mereka.


"Ihhh.. apaan sihh mas Riko",ucap Vita kesal.


Seperti biasa Riko tidak menjawab pertanyaan Vita, hingga membuat Vita kesal.


"tuh.. kan.. kita sudah tertinggal jauh dengan mereka,huft", Vita mengerucutkan bibirnya.


"lebih baik seperti itu..",jawab Riko singkat.


"maksud mas Riko apa sihh,aku nggak ngerti",tanya Vita.


"aku hanya ingin memberikan ruang untuk mereka,kamu tahu sendiri kan setelah kejadian kemarin, hubungan mereka agak sedikit renggang,ditambah lagi dengan kematian Sherly membuat boss merasa sangat kehilangan,ini adalah kali pertama mereka keluar setelah sepeninggal Sherly",jelas Riko panjang lebar.


Vita tidak lagi menjawab apapun,ia hanya diam,memang benar apa yang dikatakan Riko.


"Ayoo masuk.. filmnya bentar lagi mulai kau tidak mau ketinggalan nonton film kesukaanmu kan",ucap Riko.


Vita dan Riko berada di deretan bangku paling belakang, sementara Kirana dan Fahri menempati deretan bangku di tengah-tengah.Ketika Kirana menengok ke belakang mencari keberadaan Riko dan Vita.Vita melambaikan tangannya, memberikan isyarat bahwa dirinya duduk disana,dan Kirana menganggukkan kepalanya seraya tersenyum.


Kirana dan Fahri menikmati setiap adegan film yang diputar di layar bioskop,Karena mereka memilih film bergenre komedi romantis,jadi konfliknya tidak terlalu berat.


Dan ketika ada adegan romantis di film tersebut,yang menampilkan sepasang kekasih berciuman,seakan keduanya terhanyut oleh suasana,Kirana menyandarkan kepalanya di dada Fahri,dan Fahri memeluknya,tangannya mengelus lengan Kirana.


"Kita sudah lama tidak melakukannya..",bisik Fahri tiba-tiba.


"apa??",Kirana mendongak melihat ke wajah Fahri.


"tuh..",Fahri menunjuk adegan ciuman yang terpampang didepannya dengan kepalanya.


"ihh.. mas Fahri,mulai dehh..",ucap kirana malu.


"aku nggak sabar mau praktekin sama kamu nanti..",bisik Fahri.


"ihhh mas fahrii..",Kirana mencubit pinggang Fahri.

__ADS_1


"auhhh.. sayang sakit",pekik Fahri.


"sakit yaa.. aku terlalu kencang yaa nyubitnya,maaf yaa...",Kirana mengelus bagian tubuh fahri yang dicubit tadi.


"kamu masih sama yaa.. masih polos,aku suka...",bisik Fahri.


terlihat semburat merah diwajah Kirana,tapi ia senang, Fahri sudah mulai membuka dirinya lagi seperti yang dulu.Ia berharap hubungannya dengan Fahri setelah hari ini makin membaik.


Sementara disisi lain Vita yang menyaksikan adegan romantis tersebut merasa malu,ia menutup matanya dengan kedua tangannya.Riko yang penasaran melihat ke arah vita.ia mencoba menyingkirkan tangan Vita dari wajahnya.


"ihh.. mas Riko apaan sihh",ucap vita.


"lagian kamu ngapain?",tanya Riko heran.


"ihh.. aku malu tau,itu kan lagi ada adegan itu-tuhh..",jawab Vita.


"ehh.. bukannya kayak gitu udah jadi makananmu tiap hari",ledek Riko.


"ih maksud mas Riko apaan??",Vita membuka tangannya berganti menatap Riko dengan tatapan mematikan.


Riko malah mengangkat kedua bahunya,ia tak berniat menjawab pertanyaan Vita,dan berhasil membuat Vita semakin kesal.


"Enak saja.. gini-gini aku tuh masih menjaga ciuman pertamaku yaa..",Vita mendengus kesal


"hahaha.. kamu sedang memberi tahuku?",ledek Riko.


"bukannya kamu ya yang selalu berfikir macam-macam tentang aku",Riko terkekeh.


"ihh.. mas Riko",Vita memukul-mukul dada Riko,dan Riko memegang tangan Vita, tidak sengaja kedua mata mereka bertemu, sepersekian detik mereka saling menatap, hingga mereka terkejut dengan gelak tawa dari penonton yang melihat adegan lucu yang ada di film tersebut.


Riko melepaskan tangannya yang memegang tangan Vita, keduanya terlihat sangat canggung setelahnya.Mereka tidak lagi fokus dengan film yang diputar,Mereka terhanyut dalam fikirannya masing-masing.


Setelah film nya selesai, mereka keluar terlebih dahulu,dan menunggu Fahri dan Kirana di depan.Vita masih terlihat canggung,tapi Riko sudah berhasil menguasai keadaan,Ia terlihat lebih cuek.


Kirana dan Fahri akhirnya keluar juga,mereka menemui Riko dan Vita yang sudah menunggunya.


"Filmnya bagus ya vit..",ucap Kirana.


"hahh.. iyaa.. bagus",jawab Vita kikuk.


"bagus apaan,bahkan aku sendiri tidak fokus menonton tadi,ini semua gara-gara kanebo kering",Vita mengeram dalam hatinya.


"Lain kali kita nonton berempat lagi yukkk",ujar Kirana.


"tidakk!!!",jawab Riko dan Vita bersamaan.


"heh.. kalian kompak banget jawabnya"ucap Kirana.

__ADS_1


"ehemm.. maksud kita,lain kali kita jalan-jalan kemana gitu bukan nonton lagi,lagian nonton terus lama-lama bosan",jawab Riko asal.


"nah iya tuhh.. betul.. kapan-kapan kita jalan-jalan berempat", timpal Vita.


"berempat??cihh.. kepedean emang yakin kalau kamu nanti diajakk?",cibir Riko.


"ihh apaan sih mas Riko ngeselin banget".


"sudah.. sudah.. lebih baik kita pulang",ucap Fahri menengahi.


"Tapi.. Kirana laper",ucap Kirana.


"Ya sudah kita makan dulu".


Mereka berempat keluar dari gedung bioskop dan menuju ke kaffe yang terdapat di lantai bawah, setelah memesan beberapa makanan mereka segera menyantap makan malam mereka.


"Mas.. besok kita ke tempat kak Laras yuukk.. sudah lama juga kita nggak kesana",ucap Kirana disela makan malamnya.


"boleh.. besok sepulang sekolah kamu kesana yaa biar diantar pak dirman, sepulang dari kantor aku susul kesana",jawab Fahri dan diangguki oleh Kirana.


"Ohh.. yaa Riko,besok aku ingin ke kantor polisi,aku hanya ingin memberi tahu Claudia bahwa Sherly sudah meninggal,ia berhak tahu kareba ia ibu kandungnya",ujar Fahri.


"Tenang saja.. aku sudah bisa mengontrol emosiku..dan untuk masalah hukum,aku serahkan semuanya kepada pihak yang berwajib, Claudia harus bertanggung jawab atas perbuatannya,dan semoga ia menyadari kesalahannya", lanjut Fahri


"Siap boss.. ",ucap Riko


"Mas Fahri... terima kasih",Kirana menggenggam tangan Fahri


"terima kasih kamu sudah mau berdamai dengan keadaan.. kamu hebat mass",ucap Kirana.


"Sayang.. seperti katamu,live must go on.. perusahaan membutuhkanku,karyawan-karyawanku .. dan tentunya kamu juga membutuhkanku kan,aku yang harusnya berterima kasih denganmu Kirana.. terima kasih karena kamu sudah jadi istri yang baik selama ini",jawab Fahri


Kirana terharu dengan jawaban Fahri,ia berhambur ke dalam pelukan Fahri.


"uhhh.. so sweet banget sihh.. kira-kira masih ada nggak sih stock laki-laki kaya mas Fahri,sisain satu ya tuhan...",ucap Vita.


Tanpa sengaja mata Vita dan Riko bertemu, keduanya saling menatap.


"Apaa lihat-lihat??",ucap Riko.


"ihh apaan sih mas Riko.. yang jelas bukan mas Riko yaa.. ya tuhan yang seperti mas Fahri ya bukan seperti kanebo kering",Vita sengaja mengeraskan suaranya.


TBC dears..


author minta maaf para readers hari ini cuma bisa up 2x saja🙏


selalu dukung karya author yaa dears..

__ADS_1


happy reading dears 🤗😘


__ADS_2