
"Ayo Vita..kita duduk sebelah sini saja..",Kirana mengajak Laras duduk di dekat kaca,agar memudahkan Laras dan Riko untuk mencari mereka
Tidak berapa lama seorang pelayan membawakan daftar menu kepada Kirana dan Vita.
"Kamu mau pesan apa vit?",tanya Kirana sembari membuka daftar menu yang ada di tangannya.
Terlihat Vita masih melihat-lihat daftar menu tersebut sambil membolak-balik halaman demi' halaman.
"Aku pesan minum dulu saja mbak...soalnya masih nungguin yang lainnya juga..",kata Kirana kepada pelayan tersebut.
"Kamu gimana Vita..mau pesan apa?? biasanya ibu hamil kan gampang lapar,nggak apa-apa kalau kamu pesan makanan dulu..",tanya Kirana.
"Aku samain aja dehh Kii..nggak apa-apa nanti kita makan bareng-bareng sama yang lainnya juga..",jawab Vita.
"ohh..ya sudah kalau begitu,mbak aku mau jus alpukat dua,kamu mau samaan atau mau minum yang lainnya Vita?",tanya Kirana.
"Kayaknya jus alpukat enak,samain aja Kii...",jawab Vita.
"oke..jus alpukat tiga ya mbak..",Kirana memesan tiga jus alpukat untuk dirinya,Arka dan juga Vita.
Sembari menunggu pesanannya datang,Vita memberanikan diri untuk meminta maaf kepada kirana.
"Emmm..Kii...aku mau ngomong sesuatu sama kamu..",ujar Vita.
"ngomong aja Vita..mau ngomong apa sih kayaknya serius banget.."jawab Kirana santai.
"Em..Ki,aku bingung mau mulai dari mana..Kirana,aku..",Vita menghirup nafas dalam-dalam dan menghembuskannya pelan.
Kirana yang melihat kegugupan Vita menjadi panik,ia fikir Vita merasakan sakit dan akan melahirkan.
"Vita..kamu kenapa,kenapa gugup seperti ini,apa perutmu sakit,ahh.. jangan-jangan kamu mau melahirkan...",tanya Kirana panik.
"Bukan...bukan Kirana aku baik-baik saja...",jawab Vita.
"Ya sudah ini kamu minum dulu biar sedikit tenang..",Kirana mengambilkan jus alpukat yang dipesannya,kebetulan seorang pelayan baru saja mengantarkan ke mejanya.
Vita meminus jus alpukat yang diberikan Kirana, setelah itu ia melanjutkan perkataannya.
"Kirana..aku minta maaf atas kejadian tempo hari dimana aku sudah menyakiti hatimu..sungguh Kirana,aku sama sekali tidak bermaksud....".
"Vita...sudah yaa,tidak usah dibahas lagi..aku sudah melupakannya,anggap saja hal itu tidak pernah terjadi..dan lagi aku juga sudah memaafkan mu...",sela Kirana,ia menggenggam tangan Vita.
"Kirana,kamu memang sahabat terbaikku...maafkan aku kiii",Vita berhamburan memeluk Kirana.
"Sudah-sudah...dari tadi ku meminta maaf terus..aku tuh sudah maafin kamu..",jawab Kirana sembari membalas pelukan Vita.
Riko dan Laras yang baru saja sampai di caffe tersebut tersenyum melihat Kirana dan Vita saling berpelukan.
__ADS_1
"Ada apa nihh...kok saling berpelukan udah kayak Teletubbies saja...",ujar Riko yang langsung duduk disebelah istrinya.
Kirana dan Vita segera melepaskan pelukannya, kemudian tertawa.
"Lho kok kalian nangis..kenapa nihh",tanya Riko.
"Ih sayang..ini tuh tangis bahagia,iya kan Kirana..",jawab Vita sembari menyeka air matanya.
"Iyaa. mas Riko ni ganggu suasana aja ihh.. ",cibir Kirana.
"Ohh...ehh.. ngomong-ngomong kalian sudah pesan makan belum.. perut ku udah lapar banget niihhh ..",seru Riko.
"Belum lahh kita baru pesan minum aja,kan nunggu mas Riko sama kak Laras biar makan bareng ..",jawab Kirana.
"oh ya sudah,aku panggil pelayan dulu dehh minta daftar menunya...mbakkk!!",Riko mengacungkan tangannya memanggil salah satu pelayan caffe tersebut.
Setelah selesai menikmati makan siangnya mereka berpisah di depan pusat perbelanjaan tersebut.
"Mas Riko,Vita kita duluan yaaa...besok atau lusa mainlah ke rumah,nggak bosan apa di apartemen sendirian terus",ucap kirana.
"Iya Kii..pasti aku akan main ke rumahmu..",jawab Vita.
setelah itu mereka saling berpamitan dan kembali ke rumahnya masing-masing.Laras mengantar Kirana pulang terlebih dahulu setelahnya baru ia pulang ke rumahnya sendiri.
Sore Harinya Kirana masih berada di teras rumah menunggu sang suami pulang.Tidak seperti biasanya,hari ini Fahri pulang sedikit terlambat.Sudah selesai adzan magrib tapi Fahri belum pulang juga,Kirana jadi sedikit khawatir.
Dan ketika melihat Fahri turun dari mobilnya,Kirana langsung berlari dan berhamburan ke pelukan suaminya.Dan sontak membuat Fahri terkejut.
"Ehh. ehh...ada apa sayang??",tanya Fahri.
"Nggak apa-apa..Kirana cuma kangen saja sama mas Fahri..",jawab Kirana.
"Tumben banget kamu manja seperti ini,hmm..",Fahri mencium pucuk kepala Kirana.
Kirana menggelengkan kepalanya,"mas Fahri kenapa pulang terlambat??".
"Seharian ini aku sibuk banget sayang..Riko izin tidak masuk ke kantor,dan aku harus menghandle semua pekerjaan sendiri..",jawab Fahri.
"Pasti kamu capek banget..",Kirana mendongakkan kepalanya melihat wajah Fahri yang terlihat sangat lelah.
"Ehemm...lumayan capek.. tapi rasa capek ku tiba-tiba hilang karena tadi dipeluk sama kamu..",goda Fahri.
"Mas Fahri ihh..gombal terus..ya sudah masuk yukk,aku siapkan air hangat biar mas Fahri bisa berendam dengan air hangat,lumayan kan bisa ngurangin capekkk...",ujar Kirana.
Lalu keduanya masuk ke dalam rumah,setelah menyiapkan air hangat untuk Fahri,Kirana menuju ke dapur untuk menyiapkan makan malam untuk mereka berdua dibantu oleh mbok Darmi.
Setengah jam berkutat di dapur dan akhirnya acara masak-memasaknya sudah selesai dan Fahri juga sudah turun ke ruang makan.
__ADS_1
"Hmm.. sepertinya enak nihh..",ucap Fahri.
"Masakan istrimu ini kan memang selalu enak mass..",ucap Kirana dengan bangga.
"Wahh sudah mulai ada yang narsis yaa sekarang..",goda Fahri dan akhirnya mereka berdua tertawa bersama.
setelah acara makan malam mereka selesai, keduanya tidak langsung tidur mereka lebih memilih duduk di balkon kamar ditemani kopi hangat dan beberapa cemilan lainnya.Mereka menikmati momen santai mereka.
"Sudah malam sayang.. sebaiknya kamu tidur duluan,aku masih mau menikmati kopi buatanmu..",ucap Fahri.
"Nggak ahh..Kirana masih mau berdua sama mas Fahri",Kirana mengeratkan pelukannya.
"Aku seneng lho kalau kamu jadi manja kayak gini.. ",ucap Fahri sembari membelai lembut rambut Kirana yang terurai.
"Mas...",panggil kirana.
"Iyaa...",jawab Fahri.
"Mas,tadi siang aku ketemu sama mas Riko sama Vita di pusat perbelanjaan..",ucap Kirana.
"Terus..".
"Tadi Vita minta maaf sama aku mas.. ".
"Lalu..".
"Ihh..mas Fahri nggak asyik banget jawabnya terus..lalu.. ",Kirana mengerucutkan bibirnya.
"Lha terus aku harus jawab gimana sayang??",Fahri terkekeh,ia gemas dengan tingkah Kirana yang semakin manja kepadanya.
"Ya nggak tahu..pokoknya jangan terus..lalu.. apaan kek..".
"Ya sudah,aku minta maaf ya.. sekarang lanjutkan cerita nya lagi..",ujar Fahri
"Ya aku memaafkannya..ternyata hatiku jauh lebih lega mas ketika kita sudah benar-benar untuk ikhlas memaafkan seseorang.. ",ujar Kirana.
Fahri mengecup kening Kirana,kemudian ia memeluknya,"kamu tahu..aku sangat beruntung mendapatkan istri yang sangat baik seperti mu,hatimu sungguh mulia sayang..".
Kemudian Kirana melepaskan pelukan Fahri,kemudian ia menatap wajah Fahri dan..
cup..
Kirana mengecup bibir Fahri dan menciumnya sangat dalam,Fahri sedikit terkejut dengan serangan dadakan dari Kirana tapi kemudian ia mulai membalas ciuman Kirana dengan lembut dan memabukkan.
bersambung dears...
happy reading dears 🤗😘
__ADS_1