
Riko kembali ke villa pukul delapan malam,disaat Fahri,Kirana dan Vita sedang bersantai di ruangan tengah di villa tersebut.Mereka tampak bahagia,entah apa yang mereka bicarakan,dan Fahri dia dulu adalah laki-laki yang tersenyum saja bisa dibilang sangat jarang dan entah kenapa hari ini ia terlihat tertawa begitu lepas.
"Heii.. Riko kau baru pulang",tanya Fahri yang melihat Riko baru masuk ke dalam villa.
"iyaa.. bos",jawab Riko.
"kau bawa mobil... kau menyewa mobil lagi?",tanya Fahri yang melihat ada sebuah mobil lagi selain mobil yang mereka gunakan terparkir di depan.
"iyaa boss... emm.. besok aku mau mengajak kinan dan Tasya jalan-jalan",ujar Riko.
"Ohh.. okee",jawab Fahri.
"Emm.. aku ke kamar dulu bos", Riko melihat ke arah Vita sekilas yang sedang memainkan ponselnya.
🍁🍁🍁
Keesokan harinya Riko sudah berangkat pagi-pagi sebelum semuanya bangun.Sementara Kirana dan Vita sibuk bersiap-siap untuk hari ini tak lupa mereka mengganjal perutnya dengan roti selai,Nampak Kirana membuatkan juga untuk Fahri.
"Sayang.. hari ini kamu jalan-jalan sama Vita dulu nggak apa-apa kan??Ternyata klien ku juga ada disini dan mereka ingin bertemu denganku,tadi Riko mendadak menelepon ku",ucap Fahri sembari menyantap roti selai yang dibuatkan Kirana.
"iya sayang.. terus mas Riko gimana, katanya mas Riko mau jalan-jalan sama mbak kinan..",ucap Kirana.
"entahlah..",Fahri mengangkat bahunya tanda tak tahu.
"Kalian belanja saja yang kalian suka sekalian belanja oleh-oleh juga yaa sayang..ohh ya..kamu juga boleh belanja Vita,biar nanti aku yang bayar..",ujar Fahri.
"Hah.. serius mas Fahri??",tanya Vita.
"Kapan aku pernah bercanda?",seru fahrim
"Yeahh.. makasih yaa.. udah diajaki jalan-jalan gratis.. dibelanjain pula,mas Fahri baik banget sihhh,Vita doain kalian berdua langgeng sampai kakek nenek dan lekas dapat momongan lagi', cicit Vita.
"Aamiin..", ucap Kirana sembari tersenyum.
Setelah selesai menyantap roti,mereka bertiga pergi ke pusat belanja di kota Jogja.Dan ternyata Riko sudah menunggu disana bersama Kinan dan Tasya.
"boss..",Riko melambaikan tangannya ke arah Fahri
"Heii jadi gimana..",tanya Fahri.
"Hanya pertemuan biasa bos..kata Mr.smith,sebagai bentuk ucapan terima kasih karena perusahaan kita dan perusahaannya berhasil melakukan kerjasama",jawab Riko santai.
"oh..oke..",Fahri mengangguk.
"hai mbak kinan..",sapa Kirana,
__ADS_1
Kinan membalas sapaan Kirana dengan tersenyum dan mengangguk.
"Haii.. adik kecil kamu cantik banget,nama kamu siapa", tanya Kirana kepada Tasya.
"Aku Tasya kakk.. kakak siapa.. kalau kakak ini aku tahu namanya Kak Vita kan?", jawab Tasya sambil menunjuk Vita.
"Wah kalian sudah pernah bertemu yaa.. curang ihh.. panggil kakak,kak Kirana sayang..",Kirana mencubit gemas pipi Tasya.
"Haii Tasya.. wah kita ketemu lagi yaa...",ucap Vita.
"Ehmm... Kirana,Vita aku titip Kinan sama Tasya yaa.. kalian mau belanja kan??ajak Kinan sama Tasya juga.. aku sama si boss nggak lama kok,nanti kita jemput lagi disini",ucap Riko.
"Kata om Riko,om Riko ngajakin Tasya sama ibu jalan-jalan?kok kita malah dititipin sama kak Kirana sama kak Vita?kok om Riko bohong sama Tasya..",cicit Tasya protes.
"Tasya,om Riko sama om Fahri ada kerjaan dikit,om Riko janji setelah kerjaan kita selesai,kita kesini lagi,nanti kita jalan-jalan..",ucap Riko memberikan pengertian kepada Tasya.
"janji..??",Tasya memberikan kelingkingnya.
"janji..",Riko menautkan kelingkingnya dengan kelingking tasya, kemudian keduanya saling tertawa.
"Kinan,kamu boleh belanja apapun yang kamu mau,belikan juga untuk Tasya,aku akan segera kembali..",ucap Riko sebelum pergi dan diangguki oleh Kinan.
Tak sengaja manik mata Riko bertemu dengan mata Vita.Segera Vita menetralisir keadaan hatinya yang saat itu entah bagaimana rasanya,ia sendiri tak tahu.
"Mas Riko kalau mau pergi.. pergi saja.. biar mbak Kinan dan Tasya sama aku dan Kirana,ayo mbak Kinan kapan lagi kita dibelanjain geratis iya kan..",Ucap Vita sembari tertawa,menbuat Kinan pun ikut tertawa
"Oke... kalau begitu kita berangkat dulu yaa",ucap Riko.
"Sayang.. aku berangkat dulu,nanti aku kesini..",Fahri mencium kening Kirana.
"hati-hati sayang..",ucap Kirana.
Sungguh banyak perubahan dalam diri Fahri,ia semakin menyayangi kirana, perlakuannya kepada istrinya pun sangat romantis sehingga membuat siapapun yang melihat keduanya akan merasa iri.
Setelah Fahri dan Riko pergi,mereka berempat memasuki sebuah pusat perbelanjaan di jogjakarta.Mereka langsung menuju ke tempat fashion untuk wanita.
"Mbakk Kinan sepertinya ini cocok untuk mbak Kinan",kirana menyerahkan sebuah gaun berwarna biru muda dan ada sedikit corak batiknya menunjukkan ciri khas kota Jogja.
Kinan melihat gaun itu,ia menempelkannya ditubuhnya,memang terlihat sangat anggun,ketika ia melihat label harga yang ada di bagian atas gaun tersebut,ia pun segera mengembalikan gaun itu ketempatnya.
"Nggak Kirana.. gaun itu tidak cocok untukku",ucap Kinan.
"Lhoo.. cocok kok,mbak Kinan pantes pakai gaun itu,tuhh kan cantik..",Kirana mengambil gaun itu kembali dan menempelkannya ke tubuh Kinan.
"Ini..ini memang cantik.. tapi ini terlalu mahal..",Kinan merasa tak pantas memakai baju mahal.
__ADS_1
"Mbak Kinan udah ambil aja.. lagian tadi mas Riko sudah bilang kan kalau mbak Kinan bisa ambil baju yang mbak Kinan suka",celetuk Vita yang datang dari belakang bersama Tasya dan sudah membawa beberapa baju untuk Tasya.
Setelah dipaksa oleh Kirana dan Vita akhirnya Kinan menurut,ia mengambil gaun itu.Kemudian mereka mencari baju juga untuk Vita dan Kirana.setelah mendapatkan beberapa mereka pun menyudahi acara belanja mereka bersamaan dengan Fahri dan Riko yang sudah datang mendekati mereka yang berada di kasir
Riko dan Fahri mengeluarkan kartu black master mereka secara bersamaan.
"pakai punyaku saja..",ucap fahri
"Tidak bos.. pakai punyaku saja...",elak Riko.
"Sudahh pakai punyaku tidak apa-apa..",seru Fahri.
"bos..."
"jadi mau pakai yang mana tuan..",tanya kasir tersebut.
"punyaku saja..",jawab mereka bersamaan.
"Ya sudah.. punya Kirana dan Vita biar aku yang bayar,dan punya Kinan sama Tasya kau yang bayar,gimana adil kan..",ujar Fahri
"ya sudah..", akhirnya Riko menyetujui, sebenarnya dia juga ingin membayari belanjaan Vita tapi ya sudahlah..
"Eh..kita makan dulu yuukk lapar..",ucap Vita
"kamu tuh kalau urusan perut juara..",cibir Fahri yang entah dari kapan sudah terlihat akrab dengan Vita.
"hehe.. gimana lagi mas boss.. orang kita tadi sarapan cuma pakai roti,lidah Vita nihh lidah-lidah orang Indonesia,masih suka makan nasi daripada roti.. nggak bikin kenyang",jawab Vita asal.
"Ya udah gimana kalau kita makan...."
"Gudeg",jawab Riko dan Vita secara bersamaan.
"Ciyehh... kalian sehati banget kayaknya,jawabnya aja sampai kompak gitu",ledek Kirana.
TBC.
ciyeeehh.. Riko sama Vita pengen makan gudeg aja kompak banget ..
bagaimana kelanjutan hubungan antara Riko,Kinan dan Vita??
pinisirin yaa.. sama author juga pinisirin🤭
Mohon maaf para readers.. hari ini dan besok author up nya cuma sekali,karena author ada deadline yang harus dikerjakan terakhir pengumpulan besok.
semoga para readers mengerti yaa.. lusa author bakal Crazy up lagi,terima kasih🙏
__ADS_1
happy reading dears 🤗😘