Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#49


__ADS_3

Fahri memandangi wajah Kirana yang tertidur disebelahnya,entah apa yang sedang dia impikan saat ini,betapa bahagianya hati Fahri ternyata gadisnya sekarang ini sudah benar-benar menjadi wanitanya.Berulang kali ia membelai lembut pipi mulus Kirana.sehingga membuat Kirana terusik dalam tidurnya.


"Ahh.. sayang... aku ngantukk",ucap Kirana sambil memeluk Fahri.


"Tapi aku ingin..",bisik Fahri.


"Lagii??", Seketika Kirana membelalakkan matanya.


"heemm.. tadi kan baru satu ronde sayang,aku ingin kita mengulanginya sampai pagi.


"Hmmffhhh..",belum juga menyelesaikan ucapannya,bibir Kirana sudah dibungkam oleh bibir Fahri.


Dan mereka mengulangi pergulatan panas mereka,tanpa ampun Fahri mengerjai Kirana habis-habisan, lagi-lagi mereka mencapai puncak kenikmatannya secara bersamaan.


Belum juga tenaganya terkumpul kembali,Fahri sudah memberikan sentuhan-sentuhan kembali ke area sensitif Kirana, menggugah gairah Kirana kembali,Fahri tidak memberikan waktu untuk Kirana beristirahat barang sedetikpun.Seperti tidak ada istilah lelah untuk Fahri.


"Sayang.. aku capek",ucap Kirana manja.


"Sekali lagi sayang.. setelah ini kau boleh istirahat",bisik Fahri penuh harap.


Tidak tega dengan wajah Fahri yang memelas penuh harap, akhirnya Kirana membiarkan Fahri berkali-kali menjamah tubuhnya yang sudah sah menjadi milik Fahri seutuhnya.


Lagi dan lagi keduanya melakukan penyatuan cinta,desahan demi desahan mengiringi setiap hentakan yang diciptakan Fahri.Tidak puas dengan satu gaya kali ini Fahri meminta Kirana untuk melakukan posisi woman on top, walaupun awalnya Kirana ragu tapi akhirnya ia menuruti kehendak Fahri.


Kirana yang memimpin jalannya permainan ini,Kirana berada diatas Fahri sembari tangannya bertumpu pada dada bidang Fahri,sedangkan tangan Fahri asyik memainkan titik inti pada benda kenyal dibagian dada Kirana,dan sukses membuat Kirana menggelinjang merasakan kenikmatan yang tiada Tara.Ia memompa dengan cepat untuk segera menuntaskan hasratnya dan agar segera mencapai klimaks.


"Sayanggg..... ahh.. ahh..",Kirana berkali-kali meraih orgasmenya,entah sudah beberapa kali, bersamaan dengan Fahri yang menyemburkan benih-benih cintanya dirahim Kirana,untuk kesekian kalinya.


Jam dinding menunjukkan pukul 5 pagi,Fahri menyudahi pergulatan panas mereka dan membiarkan Kirana untuk beristirahat.Dan iapun tidur dengan memeluk Kirana dari belakang.


Pagi harinya Fahri sudah bangun terlebih dahulu,ia pun sudah selesai mandi dan siap untuk berangkat ke kantor, sementara Kirana masih tertidur pulas, wajahnya terlihat sangat lelah,Fahri tidak tega untuk membangunkannya.Iapun berinsiatif untuk menelepon ke sekolah Kirana dan meminta izin agar Kirana diperbolehkan beristirahat di rumah karena sakit.


Fahri mencium kening Kirana,dan mengelus pipinya sambil tersenyum.Ia membiarkan kirana melanjutkan mimpinya.


"Mimpi yang indah sayang,Love you..",bisik Fahri seraya mengelus lembut pipi Kirana dengan ibu jarinya.


Kemudian Fahri turun kebawah dan ternyata di meja makan sudah ada Riko.


"Pagi boss..",sapa Riko.


"Pagi sekali kau kesini?",Fahri menyeruput kopi hangatnya.


"Sekalian mau minta sarapan, hehehe",Riko meringis.


"Emang Dasar!!",Fahri menggelengkan kepalanya sembari tersenyum.

__ADS_1


"Oia,Kirana dimana bos??tumben sekali.. biasanya pagi-pagi sudah ada di dapur",tanya Riko.


"Kirana masih tidur",jawab Fahri santai.


"Hahh..tumben bangett, jangan-jangan semalam sudah goal nihhh",tanya Riko penasaran.


"Kepo banget sihh",jawab Fahri sambil memakan roti bakar didepannya.


"Beneran boss?",Riko masih penasaran dengan Fahri.


"Hahaha",bukannya menjawab Fahri malah tertawa dan itu sudah cukup menjawab pertanyaan Riko.


"Sudah ku duga,pantas saja Kirana kelelahan habis lembur semalaman, jangan-jangan sampai pagi lagi",ledek Riko.


"Hahaha..apaan sih ko", Lagi-lagi Fahri tertawa.


pertama kalinya Riko melihat Fahri tertawa setelah perpisahannya dengan Claudia, sepertinya Fahri yang dulu sudah kembali lagi dan berhasil move on dari Claudia.


"Akhirnya Kirana berhasil mengembalikan si bos seperti dulu lagi,good job Kirana..",batin Riko senang.


"Ngomong-ngomong semalam berapa ronde bos",goda Riko seraya berbisik.


"Hushhtt... yang belum nikah dilarang ngomongin begituan,haram hukumnya",jawab Fahri sambil tertawa.


"Lha,apa hubungannya sihh bos?".


"Mbok,minta sarapan buat Kirana dong,sama kasih buah-buahan juga yaa",ucap Fahri ketika melihat mbok Darmi yang baru saja masuk ke dapur.


"Lho,memang non kirananya kemana tuan, biasanya pagi-pagi sudah uprekk di dapur,pagi tadi tumben belum kelihatan sampai sekarang",tanya mbok Darmi.


"Kirana kurang enak badan mbok,sekarang masih tidur,saya sudah izinkan untuk tidak bersekolah hari ini,emm... makanya saya minta makanan buat Kirana biar saya antarkan ke atas",jawab Fahri.


"baik tuan,saya siapkan dulu makanannya",ucap mbok Darmi.


"Oh ya mbok,biarkan saja Kirana sebangun-bangunnya jangan diganggu yaa",lanjut Fahri.


"Siapp tuan.. oh ya ini makanan untuk non Kirana,ada roti bakar sama susu dan buah-buahan juga",mbok darmi memberikan npan yang berisikan makanan kepada Fahri.


"Okee.. terima kasih mbok,ko bentar yaa aku taruh ini dulu ke atas",Fahri menaiki anak tangga menuju ke kamarnya.


Fahri menaruh nampan tadi diatas meja,ia memperhatikan Kirana yang masih pulas dalam tidurnya dan dengan posisi yang sama,setelah itu Fahri membenarkan selimut Kirana.Kemudian turun kebawah.


"Ayoo ko..",ucap Fahri.


"Okay,I'm Ready boss..",Riko menghampiri Fahri.

__ADS_1


"Kita berangkat sekarang bos"tanya Riko.


"Ya iyalah masak besok",jawab Fahri.


"Kirain nunggu lebaran monyet hehehe",canda Riko.


"Nah monyetnya kan udah disini,tunggu apalagi",Fahri meninggalkan Riko dan masuk ke mobilnya.


"Anjaii dehh ahh.. Gue dikatain monyet,boss tunggu... kok jadi gue ditinggal",Riko berlari mengejar Fahri.


Suasana hati Fahri yang sedang bahagia berimbas pada pekerjaannya,dari mulai menang tender dan mendapatkan banyak tawaran kerja sama dari beberapa klien,Benar-benar Kirana seperti membawa keberuntungan dalam hidup Fahri.


"Bos, sepertinya hari ini hari keberuntunganmu,sudah menang tender,kita hari ini banyak tawaran kerja sama dari banyak klien",ucap Riko disela-sela perjalanannya dari pulang meeting dengan klien.


"Semoga ini jadi awal yang bagus ko,dan bisa membuat perusahaan kita lebih berkembang dan melebarkan sayapnya lagi",jawab Fahri.


"Aamiin..",ucap Riko.


"Oh yaa.. setelah ini apa masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan?",tanya Fahri.


"Sepertinya tidak bos,untuk hasil meeting tadi nanti aku kirim via email saja",jawab Riko.


"Okee,kalau gitu antarkan aku pulang kerumah,hari ini aku ingin pulang cepat",ucap Fahri.


"Bilang saja bos kalau kangen sama Kirana?",goda Riko dan Fahri hanya tersenyum.


"Ciyehhh yang sudah jadi bucin",goda Riko lagi.


"Apa sih ko.. kamu tuh yang bucin",elak Fahri.


"Lha aku bucin sama siapa bos?sama Sherly boleh yaa",Riko menaik turunkan alisnya abil tersenyum menggoda Fahri.


"Berani godain Sherly gue gantung Lo hidup-hidup",ancam Fahri.


"Waduhh sadis amat bos,nggak jadi ahh.. lagian selera gue bukan anak-anak",jawab Riko.


TBC dears..


**please like dan koment ya untuk kritik dan sarannya ditunggu..


walaupun author tidak membalas satu persatu komennya tapi author selalu membaca komentar-komentar readers.


Jangan lupa berikan rate 🌟🌟🌟🌟🌟 dan vote yang banyak yaaa,jangan lupa favoritkan juga.


Terima kasih untuk para readers yang sudah mendukung karya-karya author.

__ADS_1


Happy reading dears 🤗😘**


__ADS_2