Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#70


__ADS_3

"nihh.. boss",Riko menyerahkan es krim coklat berrbagai macam merk.


"Taruh kulkas saja.. Kirana sudah tidur",ujar Fahri.


"Waduhh.. tega banget kalian mempermainkan aku boss",ucap Riko kesal.


setelah Riko menaruh es krimnya di kulkas,Riko pamit pulang ke Fahri.


"boss,aku mau pulang.. dan ingat aku cuti 3 hari,ini juga sudah atas persetujuanmu",ucap Riko.


"Iyaa.. maaf sudah merepotkanmu,kamu boleh pulang",ucap Fahri


"beneran boss",Riko tersenyum sumringah.


"Iyaa.. cepat pulang,jangan sampai aku berubah pikiran",ucap Fahri ketus.


"seremm amiittt... terima kasih boss,byee...",Riko segera mengambil kunci mobilnya dan permisi pulang.


Sementara Fahri memilih duduk di ruang keluarga,ia menyalakan tv tapi ia biarkan saja tv itu menyala tanpa keinginan untuk menontonnya.Ia malah tenggelam dalam lamunannya sendiri.


*****


Kirana yang sudah bangun melihat Fahri tidak ada dikamarnya,ia mulai khawatir,ia takut Fahri mengabaikannya seperti kemarin.


"Apa mas Fahri marah karena aku tidak bisa dekat-dekat dengannya",Kirana berambigu.


"Kenapa sihh..kenapa jadi seperti ini,padahal aku kangen banget sama mas Fahri,tapi kenapa tiap dideketnya jadi malah pusing,andai saja kamu tau mas.. sebenarnya aku juga pengen sekali menghabiskan waktu bersamamu,hatiku ingin tapi badanku menolak,ya tuhan..",Kirana bermonolog sendiri.


Kirana pergi kelantai bawah,ia mengedarkan pandangannya mencari sosok yang ia cintai.ternyata fahri tertidur diruang keluarga


"Ya Tuhan.. ternyata ia tertidur disini",Kirana mematikan tv nya yang menyala.


Ia memandangi wajah suaminya yang terlihat sangat lelah dalam tidurnya.


"Maafkan aku mas,mungkin kamu lelah seminggu ini sudah bekerja sangat keras,berangkat pagi pulang larut malam",Kirana mengelus wajah suaminya.


Fahri mengerjapkan matanya merasakan ada yang menyentuh wajahnya.Kirana segera menjauhi suaminya.


"Sayang..",ucap Fahri.


"Oh yaa.. es krim coklatnya ada di dalam kulkas,kamu mau aku ambilkan?".

__ADS_1


Kirana mengangguk.


"Duduklah di meja makan, sebentar aku ambilkan",Fahri menuju kulkas dan mengambilkan beberapa es krim coklat untuk istrinya


Ia meletakkan es krim di depan istrinya dan duduk menjauh bersebrangan dengan kirana


"Woww.. ini semua buat kirana?",ucap Kirana dengan mata berbinar-binar.


"hmm.. dikulkas masih banyak,kalau kamu mau lagi nanti aku ambilkan",jawab Fahri.


Kirana menikmati es krim coklatnya dengan sangat lahap,ia menghabiskan beberapa cup es krim,dan itu semua tidak luput dari pandangan Fahri.Fahri tersenyum melihat istrinya yang terlihat sangat lucu, seperti anak kecil yang sedang makan es krim.


Kirana merasa ada yang mengawasinya,ia pun memandang ke arah Fahri.Betapa tidak teganya ia dengan suaminya,harus duduk berjauhan seperti itu rasanya pasti sakit.


"Mas Fahri mau??",Kirana menyodorkan satu cup es krim untuk Fahri.


"Tidak sayang..buat kamu saja",ucap Fahri.


"Aku keatas dulu ya.. mau mandi dulu.. sudah sore inii",Fahri berlalu melewati Kirana.


Rasanya aneh tidak ada pelukan manja,ataupun sentuhan lembut dari suaminya.Kirana merasa sedih.


Setelah selesai menikmati es krimnya Kirana kembali ke kamarnya,ia mendapati Fahri sudah selesai mandi.


oleh sebab itu dia cepat-cepat akan menjauh dari istrinya.


"Tunggu diam disitu..",kirana mendekati Fahri yang berada didepan meja riasnya.


"Parfum kamu baru ya mas..",tanya Kirana.


"Ini kan yang kamu belikan kemarin pas kita liburan sayang,kenapa.. baunya bikin kamu mual yaa?aku ganti baju yaa??",ucap Fahri.


"Nggak kokk.. ini baunya enak banget,hmmm...",Kirana memejamkan matanya sambil mengendus-endus ke tubuh Fahri.


Aroma mint dari parfum itu rasanya menenangkan sekali untuk Kirana,Ia tak berhenti mengendus-endus tubuh suaminya.


"Sayang.. kamu gk mual lagi kalau dekat aku",tanya Fahri hati-hati.


"Nggak.. asal kamu pakai parfum ini,jangan pakai parfum yang biasa kamu pakai",ucap Kirana.


"beneran sayang..",tanya Fahri tak percaya.

__ADS_1


"Ehemm.. mas Fahri pelukkk",Kirana merentangkan kedua tangannya.


Fahri membawa Kirana kedalam pelukannya, akhirnya ia lega,istrinya sudah mau kembali berdekatan dengannya.


"Sayang.. aku kangen banget sama kamu,aku hampir gila karena kamu nggak mau dekat-dekat sama aku",ucap Fahri yang semakin mengeratkan pelukannya.


"Aku juga kangen banget sama kamu mas.. lebih malahan",ucap Kirana.


Fahri menatap Kirana sangat dalam dan iapun mengec*p bibir mungil istrinya,meny*sap dan mel*mat satu sama lain.Keduanya saling berpag*tan,saling mencurahkan kerinduan yang terpendam hingga c*uman itu menuntut lebih.


Fahri melepaskan c*umannya ketika keduanya sudah kehabisan nafas.Ia menuntun Kirana ke ranjangnya dan membaringkan tubuh Kirana dan mengungkungnya dibawahnya.


Ia kembali meny*sap bibir manis merah jambu itu,Kali ini ciumannya sangat dalam,sorot mata Fahri penuh damba,Bibirnya pun turun ke ceruk leher Kirana,ia bermain-main disana cukup lama hingga meninggalkan tanda kepemilikan disana.sementara tangannya sibuk membuka kancing baju Kirana.


C*umannya pun turun ke d*danya,ia membenamkan wajahnya diantara kedua benda kenyal itu,menc*um dan menghirupnya dalam-dalam,menj*lat dan memainkam lidahnya dipusat inti dua gundukan gunung itu,tangan satunya aktif memberikan rangs*Ngan,memilin serta *******-***** benda yang mirip squisy itu.


Er*Ngan dan d*sahan lolos dari bibir mungil Kirana seakan membuat Fahri lebih semangat menjalankan aksinya.Setelah puas dengan kedua benda kenyal itu,c*uman Fahri turun keperut Sementara tangannya bergerak nakal diantara pangkal pahanya.


"Pelan-pelan sayang..",ucap Kirana lirih.


Tapi Fahri mengabaikannya ia semakin liar di daerah segitiga Bermuda itu,menc*uminya dan memainkan lidahnya diarea itu,sementara tangannya kembali *******-***** dua gundukan yang menantang itu.


"Uhhh..",Kirana melenguh merasakan kenikmatan yang menjalar ditubuhnya.


Tubuhnya menggelinjang seketika,ada gelayut anehh yang ia rasakan,Fahri sangat pandai sekali menaklukan Kirana.


Kirana mulai meremas dan menjambak rambut Fahri menyalurkan kenikmatan yang ia dapatkan,sementara Fahri masih sibuk di segitiga Bermuda itu.


Ia membalikkan tubuh Kirana menjadi diatasnya.Kirana yang sudah mulai terbakar b*rahi mulai bergerak agr*sif di atas tubuh suaminya.Fahri membiarkan istrinya menguasai permainan itu.


"Lakukan..lakukan.. sesuka hatimu sayangg... ",racau Fahri.


Kirana seperti mendapat suntikan semangat dari suaminya,ia mulai menggoyangkan pinggulnya diatas Fahri,menyentuh titik-titik sens*tif suaminya.Ia melakukan gerakannya semakin cepat dengan nafas yang naik turun dan akhirnya iapun terkulai lemas badannya menindih Fahri.


Fahri memberikan jeda sebentar untuk istrinya itu sebelum ia melanjutkan aksinya,sudah kepalang tanggung karena antena radarnya masih on,iapun butuh pelepasan.


TBC dears..


terus dukung karya author yaa..


yang minta double up,sudah lunas yaa..

__ADS_1


happy reading dears 🤗😘


__ADS_2