Duda Keren Itu Pahlawanku

Duda Keren Itu Pahlawanku
bag#132


__ADS_3

Fahri dan Kirana berpamitan pulang kepada Vita dan Riko.Setelah sampai di rumah Kirana menyibukkan dirinya dengan memasak,ia membantu mbok Darmi untuk memasak makan malam.


"Non, sebaiknya non Kirana istirahat nggak apa-apa simbok biar yang teruskan memasaknya..non Kirana kan baru pulang pasti capek..",ujar mbok Darmi.


"Ahh..nggak mbok,kirana nggak capek kok..bentar lagi juga selesai..",elak Kirana.


Setelah selesai memasak dan menata makanannya di meja makan,Kirana kembali ke kamarnya.Kirana tersenyum melihat Fahri yang sedang terlelap.Setelah membersihkan diri,ia membangunkan Fahri.


"Sayang..bangun..kita makan malam dulu...",Kirana mengelus pipi Fahri dengan lembut.


Namun bukannya bangun Fahri malah memeluk pinggang Kirana erat.Kemudian ia malah meletakkan kepalanya dipangkuan Kirana.


"Sayang..bangun..kita makan malam dulu yukkk",Kirana membelai rambut Fahri.


"Sebentar lagi... aku lagi pengen kayak gini",ucap Fahri masih dengan mata terpejam.


"Oke..5 menit..setelah itu kita makan malam..",ucap Kirana dan Fahri mengangguk masih dengan mata terpejam.


Kirana tersenyum melihat Fahri yang tidur dipangkuannya,ia membelai rambut suaminya itu dengan penuh kasih sayang.


"Sayang..sudah 5 menit..ayo bangun.."Kirana membangunkan Fahri sekali lagi.


"Cepet banget sihhh...",ucap Fahri malas.


"Ayoo..bangun.. bangun...",Kirana mencubit pipi Fahri dengan gemas.


"Ahh...sayang..sakit...",Fahri mengelus pipinya yang memerah bekas cubitan Kirana.


"habisnya aku gemes banget tauu...",ucap Kirana sembari mencubit gemas pipi Fahri lagi.


"Auww.. sayang...",


"makanya bangun..."


"ya sudah aku bangu nihh...",ucap Fahri.


Fahri bangun dan duduk disamping Kirana,tidak sengaja ia melihat paper bag yang tergeletak di atas nakas.


"ohh yaa..kami tadi ke mall kan??belanja apaan??",tanya Fahri tiba-tiba.


"oh itu..nggak..nggak belanja apa-apa sayang..",jawab Kirana gugup.


"itu..",Fahri menunjuk paper bag yang tergeletak di atas nakas.

__ADS_1


"I..itu..bukan apa-apa...", jawab Kirana.


"Coba aku lihat...",Fahri hendak meraih paper bag tersebut.


"Jangan...",teriak Kirana.


"Kenapa sih sayang...aku jadi makin penasaran isinya apaan??",ucap Fahri.


Tapi ketika Fahri hendak mengambil Kirana sudah mengambil paper bag itu duluan dan menyembunyikan nya dibelakang punggungnya.


"Jangan mas..ini bukan apa-apa..nggak penting",ucap Kirana dan berjalan mundur menjauh dari Fahri.


Namun melihat Kirana seperti itu Fahri semakin curiga,ia malah semakin mendekati Kirana dan Kirana semakin berjalan mundur dan tubuhnya terbentur lemari dibelakangnya.Fahri mengungkung Kirana.


"Sayang..aku hanya ingin tahu..kamu beli apa??kenapa kamu jadi gugup seperti itu sihh??",tanya Fahri dengan wajah yang sangat dekat.


"a..aku..aku..malu..",jawab Kirana sembari menundukkan kepalanya.


"malu??memangnya kamu beli apa..",tanya Fahri semakin penasaran.


"Tapi mas Fahri janji ya..jangan ngetawain Kirana..",ucap Kirana.


"Iya..aku janji..aku boleh lihat??",tanya Fahri.


"Sayang...kamu beli ini semua..",tanya Fahri terkejut.


"tuh kan..mas Fahri pasti ngetawain Kirana",Kirana mengerucutkan bibirnya hingga membuat Fahri sangat gemas.


"Siapa yang ngetawain..justru aku tuh kayak surprise gitu..kamu beli lingerie seksi ini",jawab Fahri dengan senyum mengembang.


"Aku mau nanti kamu pakai ini yaa,hmm...",Fahri mengangkat dagu Kirana,hingga saat ini wajah Kirana dan wajah Fahri saling bertatapan semakin dekat dan semakin dekat hingga bibir mereka nyaris saja menempel andai saja tak ada ketukan pintu dari luar kamarnya hingga membuat keduanya terperanjat kaget.


tok..tok..tok..


"Tuan..non..Mak malam sudah siap...",teriak mbok Darmi dari luar pintu kamar mereka.


"I..iya mbok.. sebentar lagi kita turun..",sahut Kirana dari dalam.


Kirana menghela nafas lega,kemudian tersenyum kikuk menatap Fahri.Kirana masih malu soal lingerie yang di belinya tadi.


"Makan dulu yukk..kamu harus makan yang banyak biar punya banyak energi untuk pertempuran nanti malam",bisik fahri menggoda Kirana.


Seketika tubuh Kirana meremang,ia bergedik membayangkan Fahri yang akan kembali mengajaknya bertempur malam ini,pasti Fahri tidak akan cukup melakukannya satu kali saja,pasti ia akan melakukannya berkali-kali dan tidak akan memberikan Kirana jeda waktu untuk beristirahat sedikitpun.

__ADS_1


"Ayoo sayang..katanya tadi ngajak makan..kok malah sekarang bengong...",suara Fahri membuat Kirana tersadar dari lamunannya.


"Ehh..iyaa mas.. apa..",tanya Kirana kebingungan.


"Katanya tadi ngajak makan malam kan..ayo...atau... kamu yang mau aku makan duluan,hmmm", lagi dan lagi Fahri suka sekaki menggoda Kirana hingga saat ini Kirana sudah mulai salah tingkah.


"ahh.. nggakk..ehh.. maksudku kita makan malam saja..iyaa..hehe..",ucap Kirana gugup.


Kirana bergegas keluar dari kamar nya, sementara Fahri terkekeh melihat tingkah lucu istrinya itu.Ia tidak habis fikir,dari mana Kirana punya keberanian dan fikiran untuk membeli lingerie seksi itu,mengingat Kirana yang sangat polos,tidak mungkin istrinya itu akan berani untuk membeli pakaian seksi tersebut.


Tak lama kemudian Fahri segera menyusul kirana ke ruang makan,Kirana melayani suaminya dengan baik,ia mengambilkan suaminya nasi beserta lauk pauk yang sudah terhidang di meja makan.Setelah itu baru ia mengambil untuk dirinya sendiri


Mereka makan dengan tenang,Fahri melihat Kirana yang makan dengan wajah menunduk.Ia yakin kalau saat ini Kirana sedang gugup.Tiba-tiba muncul ide untuk mengerjai istrinya itu.


"Sayang..sebaiknya apa perlu aku minum obat untuk menambah stamina atau semacam obat kuat gitu nggak sihh biar tahan lama..",ucap Fahri dengan menahan tawanya.


uhuk-uhuk..


Kirana tersedak mendengar perkataan suaminya tersebut.


"pelan-pelan dong sayang makannya..",Fahri mengambilkan minum untuk Kirana.


"terima kasih..",ucap Kirana setelah itu ia meminum air dari Fahri.


"bisa bener-bener nggak bisa jalan besok kalau mas Fahri minum obat kuat..nggak minum obat kuat aja udah tahan lama sampai berkali-kali lahi..apalagi minum obat kuat.. bisa-bisa keris empu Gandring nya bakalan berdiri terus...hihh...",batin Kirana bergidik ngeri.


"Gimana sayang...",tanya Fahri.


"gi..gimana apanya..",tanya Kirana gugup.


"Soal tadi..obat kuat..",Fahri menaik turunkan alisnya sembari tersenyum.


"Ogahh..mas Fahri kayak gitu aja Kirana sudah kewalahan,apalagi mas Fahri minum obat kuat..",gerutu Kirana sebal.


Fahri terkekeh mendengar cicitan Kirana.Sungguh saat ini ia benar-benar ingin segera memakan istrinya itu.


"Aku tunggu di kamar yaa..kamu jangan lama-lama",ucap Fahri sembari mengerling kan matanya,kemudian ia meninggalkan meja makannya.


TBC dears..


hallo dears..mohon maaf agak telat up nya...


tapi author seneng banget bisa up untuk hari ini,terima kasih atas dukungan kalian semua.

__ADS_1


happy reading dears 🤗😘


__ADS_2