
Fahri tak ingin berlama-lama,sudah cukup sebulan lebih ia berpuasa dan dua kali gagal melakukannya.Membuat has ratnya kian menggebu sampai ke ubun-ubun.Fahri menarik tubuh Kirana hingga ia duduk tepatdipinggiran meja,kemudian kedua kaki kirana ia letakkan dipundaknya.
Fahri sudah berada ditengah-tengah kedua pangkal paha Kirana dengan keris empu Gandring nya yang siap menghujam mangsa didepannya.
"Ahhh....", lagi-lagi Kirana mendes ah bersamaan dengan keris empu Gandring yang menghujam di lembah kenikmatannya.
Fahri mulai memaju mundurkan pinggulnya,dengan kedua tangannya yang memainkan kedua bukit kembar Kirana tidak jarang juga ia memilin choco chip yang sudah berdiri tegak disana, sementara bibirnya bertautan dengan bibir Kirana,saling berpagut dan mencecap.
Kedua tangan Kirana ia kalungkan di leher Fahri,matanya terpejam seakan menikmati semua sensasi yang sudah lama tak dirasakannya.
"Ngghhh...",Kirana Meleng uh dengan bibir yang masih menempel sempurna dengan bibir Fahri.
"Sayang..ini sangat nikmat..ahhh...",racau Fahri disela-sela kegiatannya menggoyang pinggulnya.
"Sa..yang... aku hampir sampai..ngghhh...",ucap Kirana disela Leng uhannya.
"Keluarkan sayang..",Fahri semakin menghentakkan pinggulnya sedalam mungkin,ia ingin memberikan Kirana sebuah pelepasan yang begitu melenakan.
"Sayang ahhhh....", lagi-lagi Kirana mendes ah bersamaan dengan miliknya yang berkedut hebat.
Fahri yang melihat Kirana sudah mencapai puncak kenikmatannya,segera mengganti posisi mereka.Ia menarik tubuh Kirana dan memposisikan nya ala dog gy style.dan segea ia membenamkan kerisnya sedalam mungkin.
"Ahh..Kirana...ya seperti ini sayang....",Fahri terus meracau ketika kepunyaannya menerobos masuk milik Kirana dan menghujamnya sedalam mungkin hingga menciptakan gelombang-gelombang aneh yang membuatnya merasakan terbang ke awang-awang.
Kirana yang baru saja mendapatkan pelepasan,kini rasa itu menghampirinya lagi
"Sayang..lebih cepat sedikit...ahhh...a..akuu mau sampai lagii...ngghhh...",racau Kirana.
"Kita keluar bersama sayang...",bisik Fahri.
Fahri menambah ritme hentakan pinggulnya,agar keduanya bisa merasakan pelepasan secara bersamaan m
"Kirana...ahhhh....", bibit-bibit kecebong Fahri menyembur deras di dalam milik Kirana, bersamaan dengan milik Kirana yang berkedut dan terasa memijat-mijat milik Fahri.
__ADS_1
Fahri melepaskan kepunyaannya dari milik Kirana,dan membalikkan badannya,ia melihat peluh yang membasahi wajah istrinya itu.Fahti mendudukkan tubuhnya di kursi yang ada di dekatnya,ia menarik tubuh Kirana agar duduk dipangkuannya.Tangan Fahri melingkar di perut Kirana sembari menghujani ciuman-ciuman kecil di punggung Kirana.
"Kamu capek sayang,hmm...",tanya fahri.
Kirana melingkarkan tangannya di leher Fahri,kemudian mencium bibir Fahri sekilas.
"Aku menikmatinya sayang...",jawab Kirana sembari mengerling manja.
Lagi-lagi Kirana menghujani ciuman bertubi-tubi di wajah fahri.seraya memainkan jari-jarinya di dada bidang Fahri yang basah dengan peluhnya.
"Kau jangan membangunkan milik ku lagi sayang...",ucap Fahri mengeram.
"Aku memang sengaja menggodamu biar milikmu bangun lagi...aku masih ingin melakukannya",bisik Kirana.
Mendapatkan perlakuan seperti itu membuat Fahri tak bisa menahan gejolak dalam dirinya.keris empu gandringnya kembali berdiri tegak.
"Lihat ini sayang,hmmm..",Fahri mengelus senjatanya dengan bangga.
"Duduklah seperti itu sayang..biar aku yang memuaskanmu...",ucap Kirana dengan nada sensual tak lupa juga dengan kerlingan manjanya.
Kirana dengan semangat empat lima menggoyangkan pinggulnya maju mundur cantik membuat Fahri semakin terbuai.Kedua bukit kembar yang tak berpenghalang apapun ikut bergerak bebas mengikuti setiap hentakan yang diciptakan Kirana,membuat Fahri yang melihatnya semakin berga irah dan meraup kedua bukit kembar itu secara bergantian.
Des ahan dan era Ngan menggema di ruangan itu,peluh keduanya pun membanjiri tubuh mereka.
"Sayang kau semakin pintar memuaskan ku,hmmm..ini nikmat sekali Kirana,ahh..",racau Fahri yang merasakan kenikmatan tiada tara dari goyangan pinggul istrinya.
"Aku belajar darimu sayang...ngghhh...",jawab Kirana disela kegiatannya memuaskan Fahri.
"Sayang..aku hampir sampai..ahh..lebih cepat lagii...ahhh",Fahri mencengkeram pan tat Kirana .
"Kita keluar bersama sayang...uhh..ahh...",Kirana semakin mempercepat gerakan pinggulnya.
Dan sepersekian detik kemudian..
__ADS_1
"Ahhhh...nggghhh...",keduanya mele nguh secara bersamaan dengan Kirana mendongakkan kepalanya dan Fahri membenamkan wajahnya diantara kedua bukit kembar Kirana,mereka menikmati sisa-sisa pelepasan mereka.
"Terima kasih sayang..kau benar-benar hebat..",ucap Fahri dan mencium bibir Kirana sekilas.
"Badanku lengket semua mas...",ucap Kirana dengan manja.
"Kita mandi bersama...",tanpa aba-aba Fahri mengangkat tubuh Kirana yang masih duduk dipangkuannya dan menggendongnya ke kamar mandi.
Sesampainya di kamar mandi,Fahri mengisi air di bathtub dan memberikan sedikit aroma terapi agar keduanya semakin rileks.
"Kita berendam disini,hmm...",ajak Fahri.
Fahri dan Kirana berendam bersama,Kirana memejamkan matanya menghirup dalam-dalam aroma terapi yang membuat fikirannya lebih rileks,Fahri pun melakukan hal yang serupa.
"Sayang... kau tahu,hari ini aku sangat bahagia sekali... sebenarnya aku berencana kembali ke Jakarta seminggu lagi setelah urusan ku selesai,tapi Laras dan Doni memang benar-benar malaikat tak bersayap,ia mengirimkan bidadari surgaku kesini untuk menemani ku dikala fikiran ku sedang suntuk dan butuh suntikan semangat darimu...",ucap Fahri yang saat ini berada di belakang Kirana dan Kirana bersandar di dada bidang miliknya,namun tak hanya itu,walaupun berendam tapi tangan Fahri tidak tinggal diam,ia suka sekali memainkan choco chip milik Kirana.
"Ohh ya..suntikan semangat yang seperti apa yang kamu maksud,apa yang seperti tadi??",tanya Kirana menggoda.
"Selain dukungan dari doa darimu pastinya suntikan yang itu juga tidak kalah pentingnya sayang...",kali ini Fahri sudah menciumi pundak Kirana.
"Sayang..kita baru saja melakukannya,dua kali...",Kirana mengacungkan jari teluk dan jari tengahnya ke arah Fahri.
"Tapi aku masih mauu lagi..ah, kenapa rasanya semakin nikmat sayang,terima kasih kau sudah menjaga milikmu dengan baik..",ucap Fahri sembari tangannya menelusup masuk ke dalam lembah kenikmatan Kirana.
"Sayang.. teruskan...jangan berhenti aku juga mau lagi...ahh",Kirana mende sah ketika jari tangan Fahri sudah mulai menari-nari di dalam lembah kenikmatannya.
"Kau mendapatkannya sayang..aku akan memberikanmu kenikmatan sebanyak yang kau mau..",bisik Fahri tepat ditelinga Kirana.
"Yaa.. sayang..itu..emmhhh...aku..aku hampir sampai...",racau Kirana yang merasakan sesuatu akan meledak dibagian bawah sana.
"Seperti ini,hmm...",Fahri semakin bergerilya,jari jemarinya semakin terampil mengoyak di dalam lembah kenikmatan Kirana,membuat Kirana semaki blingsatan tak karuan.
bersambung dulu yaa...
__ADS_1
haduhhh satu bab isinya hareudang tok...
happy reading dears 🤗😘