
Edgar mematung di tempatnya mendengar penuturan ayahnya, bagaimana tidak? Wanita yang selama ini dia anggap sebagai ibunya ternyata bukan ibu kandung yang sudah melahirkannya ke dunia.
"Kau bercanda bukan? Ibuku kan mommy Clarissa?" tanya Edgar masih tak percaya.
"Bukan, dia bukanlah ibu kandungmu melainkan orang yang selama ini memisahkanku dari wanita yang ku cintai, dan memisahkanmu dari saudara kandungmu Edelio." ucap Rio mulai berkaca-kaca.
Duaarr..
__ADS_1
Bak tersambar petir Edgar mendengar kebenaran dari mulut ayahnya sendiri, selama ini ia hidup dalam kebohongan yang di sembunyikan selama bertahun-tahun lamanya.
"Maafkan daddy, dulu daddy tak bisa berbuat apa-apa sehingga kau kehilangan ibu dan juga adikmu." ucap Rio serak menahan air matanya agar tak terjatuh.
"Lalu dimana mereka sekarang daddy? Kenapa kau menyembunyikan semua kebenaran ini padaku kenapa daddy? KENAPA?!" cecar Edgar.
Edgar mengepalkan tangannya dengan kuat, matanya memerah dan rahangnya pun mengeras. Fitnah Clarissa dan juga kakeknya membuat ia harus berpisah dari ibu kandungnya sendiri dan juga adik kembarnya, Rio menundukkan kepalanya mengingat kejadian masalalu yang membuat keluarga kecilnya terpecah belah.
__ADS_1
"Lalu kau menerima wanita yang sudah menghancurkan keluarga kita, menjadikannya seorang istri dan ibu untukku? Kau bilang kau hanya mencintai ibuku tapi kenapa sampai saat ini kau masih bersama wanita bedebah itu hah?!" berang Edgar.
"Aku lemah karena kalian, aku lebih baik mengorbankan diriku sendiri daripada aku harus kehilangan tiga nyawa sekaligus, kakekmu memaksaku untuk menikah dengan Clarissa dia terus menerus mengancamku sampai akhirnya aku pasrah tetapi mengajukan syarat yaitu Clarissa harus merawat dirimu layaknya anak kandungnya sendiri, diam-diam aku pergi ke rumah sakit menemui temanku mengoperasi kejantananku agar tidak bisa memiliki keturunan, maka dari itu aku dan Clarissa tak memiliki anak sampai saat ini, dia terus menggodaku agar aku mau menyentuhnya dan dari awal kami menikah tak pernah sekalipun aku menggaulinya, tujuan dia menikah denganku adalah hanya untuk menikmati kekayaan milik keluarga ini, maka dari itu dia bertahan di rumah ini jika tidak bisa di pastikan dia akan menjadi gelandangan di jalanan." ucap Rio.
"Lalu dimana ibu dan adikku sekarang?!" bentak Edgar.
"Aku tidak tau, sudah bertahun-tahun lamanya aku mencari namun sampai saat ini aku belum juga menemukannya." ucap Rio menunduk sedih.
__ADS_1
Edgar memejamkan matanya, sungguh dadanya terasa sesak seperti terhimpit bebatuan besar. Yang ada di pikirannya sekarang adalah ia ingin mencari keberadaan adik dan juga ibunya, dia akan mencarinya sekalipun itu sampai ke ujung dunia.