
"Karena sudah kumpul semuanya jadi sekarang aku mau langsung bicara saja, begini pas aku minta bukti kecelakaan pada Satria tadi pagi dia mengantarkannya ke kantor, Adel penasaran dengan bukti yang ku maksud sampai akhirnya dia melihatnya dan mengatakan kalau mobil yang aku pakai saat kecelakaan terjadi sama persis dengan mobil yang pernah dilihatnya." jelas Albert.
"Kamu pernah nolongin orang kecelakaan bukan?" tanya Indah pada Adel.
Adel menganggukkan kepalanya, Indah tersenyum menanggapinya. Mungkin Albert dan Adel saat ini masih bertanya-tanya apa yang terjadi sebenarnya, mungkin mereka juga lupa kenapa mereka Indah jodohkan sampai akhirnya keduanya saling jatuh Cinta.
"Emang Adel yang nolongin kamu Al, waktu itu mommy masih belum sadar pas mommy buka mata mommy langsung cari daddy sama kamu, karena ruangan kamu dan daddy berbeda akhirnya mommy temuin daddy dulu sebelum daddy dinyatakan meninggal oleh dokter. Burhan bilang sama mommy kalau kita ditolongin sama gadis dan kamu gak mau lepasin tangannya, nah saat itu pikiran mommy sedang kacau jadi gak sempet cari siapa orang yang nolongin kita. Setelah semuanya beres daddy udah di makamkan, kamu udah pulang ke rumah sampai akhirnya kamu batal menikah, mommy baru cari tahu siapa penolong kita waktu itu, mommy cek cctv rumah sakit sampai akhirnya mommy memutuskan untuk menjodohkan kamu dengan gadis penolkng kita, kamu tahu kenapa kamu di jodohkan dengan istrimu?" jelas Indah dengan memberi pertanyaan kelada Albert.
"Tidak, mommy sampai saat ini tidak pernah memberitahu Al?" ucap Albert.
"Iya-iya, maaf mommy langsung pergi ke luar negeri jadi tidak sempat membicarakannya denganmu." ucap Idah meminta maaf kepada Albert.
__ADS_1
"Yaudah sekarang aja mom, aku jadi penasaran." ucap Adel tidak sabar.
"Dulu, entah Adel ingat atau tidaknya mommy gak tahu. Pas waktu mommy kecopetan di mall xx Adel pernah nolongin mommy saat dia masih pake seragam, setelah keluarga Sonia membatalakan pernikahannya dengan Al mommy mencari tahu siapa Adel dan suatu kebetulan ternyata Adel teman Cindy, karena dulu mommy selalu sibuk dengan daddy di kantor jadi momny gak tahu kalau Cindy teman Adel dan siapa saja teman Cindy yang lainnya, karena mommy sudah mendapat data Adel mommy memanfaatkan situasi dimana Adel membutuhkan uang yang besar untuk biaya operasi ayahnya, mommy membuat perjanjian dengan Adel dengan memberi ancaman jika Adel tidak mengikuti perjanjian yang telah kita sepakati maka Adel dan orangtuanya akan mommy penjarakan sekaligus harus mengganti uang yang sudah dipakainya, agak sadis memang tapi itu adalah jalan satu-satunya agar Adel mau menikah dengan Albert, mommy yakin Adel mampu membuat Al bangkit dari masa keterpurukannya dan sekarang kalian bisa melihatnya, firasat seorang ibu jarang sekali meleset benar begitu?" jelas Indah.
"Mantulll.. Wooahh mommy daebak." ucap Cindy salut kepada ibunya.
Albert tidak menyangka begitu besar pengorbanan ibunya, selain ia mengurusnya saat ia lumpuh dan depresi ternyata ia juga menjadi alasan dibalik kebahagiannya yang saat ini sedang dirasakannya. Albert memeluk tubuh ibunya dengan begitu erat, tak hentinya ia meengucapkan kata terimakasih sampai Indah bosan mendengarnya.
"Terimakasih momm, terimakasih." ucap Albert dengan berkaca-kaca.
Albert melepaskan pelukannya dari Indah, dia menatap wajah istrinya dengan lekat. Adel yang sedang memakan cemilan sampai dibuat salah tingkah oleh suaminya, dia bingung kenapa Albert menatapnya seperti itu.
__ADS_1
"Aku ternyata sangatlah beruntung, kamu adalah pahlawan sekaligus istri yang sempurna dimataku. Aku harap kau tidak menyesal menikah denganku, karena pernikahan kita terkesan karena dipaksa oleh keadaan." ucap Albert.
"Ngomong apa sih? Lagian nih ya sekarang bukan waktunya ngebahas masa lalu, sekarang waktunya ngurus masa depan sambil mikirin gimana caranya biar cepet ngasih mommy cucu." ucap Adel.
Pletakk..
"Loe ya dasar, di otak loe itu adanya cuman kuda-kudaan aja." omel Cindy.
"Tapi mom Adel bilang kalau orang yang sengaja nabrak kita punya tato ditangannyan lebih tepatnya di lengan sebelah kanan." ucap Albert.
"Pak Ahmad waktu itu bukannya kau lihat Clarissa masuk ke dalam ruangan Al?" tanya Indah pada pak Ahmad.
__ADS_1
"Iya nyonya, tapi apa hubungannya dengan nenek sihir itu?" tanya pak Ahmad.
Indah mengingat kembali kejadian masa lalu dimana Clarissa berusaha berusaha mengambil Wiguna dari tangan Indah, Clarissa memiliki adik yang begitu tergila-gila dengan Wiguna sebagai kakak Clarissa tentu saja berusaha mewujudkan keinginan adiknya itu.