Gadis Barbar Kesayangan Tuan Muda Lumpuh

Gadis Barbar Kesayangan Tuan Muda Lumpuh
Nama baby twins


__ADS_3

Adel dan yang lainnya kini sudah berada di mansion Wiguna, para pelayan datang menyambut kedatangan baby twins setelah diberitahu pleh pak Ahmad lewat saluran telpon.


Duarrr..


Taburan balon serta ucapan selamat dihias dengan begitu indah, Adel begitu bahagia melihatnya karena banyaknya orang yang menyayangi kedua anaknya. Kedua bayi masih anteng didalam gendongan kedua neneknya, sedangkan Adel dia duduk dikursi roda di dampingi oleh suaminya.


"Terimakasih semuanya." ucap Adel terharu.


"Sama-sama nyonya." jawab bu Endah sebagai perwakilan dari semua pelayan.


Adel di dorong menuju ke ruang tamu diikuti yang lainnya, Nabila terus mengusap perutnya yang sudah terlihat membuncit berharap anaknya juga lahir dengan sehat dan sempurna seperti anak-anak Adel.


"Sayangnya ibu, semoga kamu juga lahir dengan sehat, selamat serta banyak yang menyayangi kamu." ucap Nabila.


"Tentu saja, anakku pasti akan lahir dengan selamat dan yang pastinya akan banyak sekali yang menyayanginya termasuk kedua orang tua kita yang begitu tak sabar menunggu kehadirannya ke dunia ini." ucap Burhan tersenyum.

__ADS_1


"Hey kalian, jangan lupakan kami juga, kalian pikir keluarga kalian saja yang akan menyayangi anak kalian? Tentunya kita juga keluarga yang pastinya menyayangi anak kalian." ucap Indah.


"Terimakasih Tan," ucap Burhan.


"Oh iya, ini nama baby twinsnya kok belum dikasih tahu sih?" tanya Rasya.


"Pak Ahmad, tolong kumpulkan para pelayan kesini." titah Albert.


"Baik tuan muda." ucap pak Ahmad.


"Sudah semuanya tuan muda." ucap pak Ahmad.


"Baiklah." ucap Albert.


Albert berdiri di tengah-tengah banyaknya orang, dia melihat situasi kondusif terlebih dahulu dan juga tenang agar memudahkannya menyampaikan apa yang akan ia sampaikan.

__ADS_1


"Berhubung semuanya sudah berkumpul aku akan menyampaikan sesuatu pada kalian, untuk para pelayan dan penjaga aku meminta kerjasama pada kalian untuk ikut serta membantu kami menyembunyikan identitas putra puteri kita demi keamanannya, jika ada wartawan atau siapapun itu yang menanyakan siapa nama baby twins maka kalian tidak boleh memberitahukannya. Jika ada salah satu diantara kalian yang melanggar maka kalian akan menanggung konsekuensinya, bukan hanya kalian saja tetapi termasuk keluarga besar kalian yang akan membayarnya. KALIAN MENGERTI?!" tegas Albert.


"MENGERTI TUAN." ucap para pelayan dan penjaga serempak.


"Aku akan mengumunkan nama baby twins, untuk anak pertamaku yang berjenis kelamin perempuan aku akan menamainya SHEZA REVALINA, untuk anak keduaku yang berjenis kelamin laki-laki aku akan menamainya DELVAN BAIHAQI. Kalau ada yang bertanya kenapa aku tidak memberikan nama wiguna kepada mereka berdua? Jawabannya adalah untuk menjaga privasi mereka ketika sudah sekolah nanti, nama Wiguna cukup diketahui banyak orang jadi aku memutuskan untuk memberi nama Wiguna ketika mereka sudah dewasa nanti." jelas Albert dengan tegas.


Prookk... Prookk.. Prookk


"Wah nama yang bagus," puji Adel.


Semua orang bertepuk tangan mendengar pengumuman nama yang di berikan oleh Albert, mereka semua memahami apa yang di jelaskan oleh Albert karena memang jika sudah bekerja di mansion Wiguna maka mereka harus mengikuti semua peraturan yang di buat oleh pemilik rumah. Kini Adel dan Albert tengah di selimuti kebahagiaan yang tiada ternilai, Albert sudah menemui kebahagiaannya setelah ia keluar dari masalalu kelamnya saat ia ditinggal oleh ayah tercinta, kekasihnya yang pergi, dan semuanya digantikan dengan bidadari barbar yang mengubah semua kehidupannya.


'Hadirmu adalah bahagiaku' batin Albert.


...TAMAT...

__ADS_1


__ADS_2