Gadis Penyumbang Asi

Gadis Penyumbang Asi
Ekstra Part 23


__ADS_3

''Jadi kamu cemburu dengan nya??'' tanya Wildan ia menyentuh dagu istrinya agar mau menatap kearahnya.'' Sayang lihat mas!" ucap Wildan tegas, membuat Kay langsung menatap kearah suaminya tersebut.


'' Iya aku cemburu, aku sangat cemburu jika melihat mas dekat dengan wanita lain, sekali pun itu teman kerja nya mas Wildan, jadi sebaiknya mas menjaga jarak dengan mereka, mas mengerti maksudku kan?'' tanya Kay dengan pandangan tajam


'' Iya mas mengerti, mulai saat ini mas akan turuti semua kemauan kamu, tapi mas mohon jangan marah ya? dan kamu juga ingat, mas gk suka jika kamu bicara dengan pria lain dikantor ini, mengertikan maksud mas?'' ucap Wildan


'' Iya aku mengerti.'' jawab Kay, sambil menatap kearah lain karna merasa malu terus ditatap oleh suaminya itu.


'' Sayang suamimu disini? kenapa kamu lihat kearah lain hem?'' ucap Wildan sambil kembali memegang dagu sang istri


'' Mas kenapa lihatin aku nya terus? kan aku malu.'' jawabnya sambil menundukan pandangannya membuat Wildan merasa gemas melihatnya


'' Malu? bahkan mas sudah melihat semuanya sayang, kenapa kamu masih bilang malu sama mas?'' goda Wildan membuat wajah Kay semangkin memerah


'' Mas iih, udah dong,'' ucapnya sambil mencebik


'' Mas bahkan belum memulai nya, kenapa kamu malah ingin menyudahinya?


'' Mas ih apaan sih.'' sambung Kay, membuat Wildan langsung terkekeh melihatnya, setelahnya, lelaki itu menarik Kay kedalam pelukannya, memeluk erat sang istri dengan penuh cinta dan kasih sayang, bahkan ia terus menghujani wajah dan kepala Kay dengan ciumannya, Wildan sangat takut jika istrinya itu sampai direbut orang lain, Wildan sadar jika istrinya itu terlalu cantik, apa lagi jika dibiarkan berkeliaran diluar sendirian bisa saja keselamatannya terancam, tiba-tiba saja Wildan teringat dengan Rudi yang dulu sempat menculik istrinya itu, dan itu cukup membuatnya trauma, apa lagi karna kejadian tersebut, Wildan harus kehilangan adik nya Juno. Maka dari itu mulai sekarang Wildan tak ingin gegabah dan membiarkan istrinya itu pergi sendiri tanpa dirinya atau pun keluarga yang lain


'' Sayang, kamu pulang dengan mas nanti, mas gk mau kamu pulang sendiri, mas takut terjadi sesuatu sama kamu dijalan. Oya, lain kali kalau kamu mau kantornya mas, bilang ya? jadi mas bisa suruh supir buat anterin kamu.' ucapnya


'' Sebenarnya tadi aku sedang mengantar pesanan buat mas Rehan, didepan kantor kamu ini mas.'' jelas Kay


'' Hah? jadi kamu baru bertemu dengan laki-laki itu?'' tanya Wildan dengan nada sedikit tak suka


'' Aku cuma mau anterin pesanan dia aja kok mas, habis itu aku langsung kesini.'' jelasnya


'' Itu toko yang ada didepan, milik dia?'' tanya Wildan lagi

__ADS_1


'' Bukan mas, katanya sih punya temannya dia, dan aku kesana buat anterin buket bunga yang dia pesan.'' sambung Kay


'' Oya mas, mas Bisma kemana kok gk kelihatan sih?


'' Kenapa kamu tanyain dia? kangen kamu sama Bisma?'' ucap Wildan dengan nada cemburu.


'' Loh, mas ini kenapa sih? aku kan cuma tanya doang mas, kok jawabnya sinis banget sih? oh aku tau mas cemburu ya?'' tanya Kay menggoda


'' Mana mungkin mas cemburu sama dia, mas kan jauh lebih tampan dari nya,'' ucapnya narsis


'' Wiih,, pede abis kamu mas.'' ucap Kay sambil menggelengkan kepalanya


'' Haha, kan benar, kemarin kamu juga bilangnya begitu, lagipula apa kamu masih mau cari yang lain hem? kamu merasa belum puas sama pusakanya mas?'' ucap Wildan, sambil menatap intens wajah istrinya tersebut, bahkan hembusan nafas nya bisa dirasakan Kay menerpa wajahnya dan itu membuat aliran darahnya berdesir.


Aduk Kay, masa ditatap aja kamu udah nafsu sih, yang benar aja


Gerutu batinnya, sambil menggelengkan kepala


'' Gk kok mas, kepalaku sedikit pusing aja.'' jawabnya beralasan.


Kamu pusing? yasudah kalau gitu istirahat saja diruangan pribadinya mas, karna mas masih ada kerjaan yang mau diurus,'' jelas Wildan


'' Apa itu artinya mas akan ninggalin aku disini sendirian?'' tanya Kay memastikan.


'' Siapa bilang mas mau ninggalin kamu? lagian mas mau ngerjain dimeja nya mas kok.'' jelasnya membuat Kay menghembuskan nafas lega.


'' Kalau gitu, aku disini ajalah buat temani mas Wildan.'' jawab Kay sambil menarik kursi yang ada didepan meja Wildan, lalu meletakan ya disisi pria itu dan mendudukinya.


'' Loh kok duduk disini? mas mau kerja loh.'' ucap Wildan sambil menatap wajah sang istri

__ADS_1


'' Oh kamu gk suka kalau aku dekat-dekat sama kamu? ok, aku akan menjauh darimu sekarang.'' jawab Kay, yang diartikan lain oleh pria itu, ia berpikir jika Kay akan menjauhinya, padahal maksud Kay adalah duduk menjauh dari suaminya itu.


'' Eh..eh.. sayang kok kamu gitu sih? sini-sini dekat mas! maksudnya mas bukan gitu, mana mungkin mas sanggup berjauhan dari kamu, mas hanya merasa kalau kamu ada didekatnya mas, pasti mas kerjanya gk akan konsen sayang, tapi dari pada kamu pergi, lebih baik kamu tetap disini.'' ucapnya dengan tangan yang masih menggenggam lengan istrinya tersebut.


Mendengar ucapan suaminya Kay pun tersenyum,'' Mas justru itu, aku gk akan mengganggu pekerjaanmu, aku akan pindah disofa saja.'' ucapnya lagi, namun tetap Wildan tak mengindahkan nya, malah lelaki itu menarik tangan Kay sedikit kuat kearahnya, hingga akhirnya wanita itu terjatuh tepat dipangkuan sang suami


'' Mas,'' pekiknya saat bo*kongnya mendarat sempurna diatas pangkuan Wildan, tepatnya diatas pusaka sang suami, dan Kay bisa merasakan jika benda itu mengenai miliknya namun masih terhalang kain yang menempel ditubuh keduanya.


Saat Kay ingin bangkit Wildan menahannya membuat Kay hanya bisa pasrah berada dipangkuan suaminya itu.


'' Mas bilang mau kerja? terus kalau aku nya duduk disini gimana cara kamu kerja?'' tanya Kayla


'' Sudah tenang aja, yang penting kamu diem dan jangan banyak bergerak!'' ucap Wildan yang mulai mengerjakan tugas kantornya melalui laptop miliknya.


Kay memperhatikan sedikit pekerjaan suaminya tersebut, namun ia yang hanya lulusan SMA kurang begitu paham, dan akhirnya Kay memilih untuk memainkan ponselnya, Wildan yang tadinya fokus pada layar laptopnya, tiba-tiba pandangannya beralih pada sang istri yang terlihat sedang asik berbalas pesan dengan seseorang, membuat Wildan seketika menghentikan kegiatannya.


'' Kamu sedang chatingan dengan siapa? coba mas lihat.'' ucap Wildan yang langsung merebut ponsel milik istrinya itu membuat Kay langsung panik.


'' Mas iihh, kok diambil sih ponselku? cepat kembalikan!'' ucap Kay sambil mencoba meraih tangan suaminya yang sedang menggenggam ponsel miliknya.


'' Mas hanya penasaran, dengan siapa kamu chatingan,'' ucap Wildan yang langsung membuka aplikasi berwarna hijau tersebut.


'' Maass ih kok dibuka sih.'' ucapnya sebal, wanita itu langsung merampas kembali ponsel miliknya dari tangan suami nya itu, sedangkan Wildan masih menatap istrinya itu dengan pandangan yang sulit diartikan.


'' Jadi selama ini kamu bertukar pesan seperti itu dengannya???


Next


Mampir juga ya dikarya terbaru otor, judulnya Pernikahan Remaja Labil, dan ini lanjutan kisah Rangga dan Putri dinovel otor sebelumnya, yang berjudul CINTAI AKU OM!!!

__ADS_1



__ADS_2